Sukses

Bahaya Microbeads untuk Kesehatan

Banyak produk perawatan kulit yang mengandung butiran-butiran halus dari partikel plastik, atau disebut juga dengan microbeads. Berbahayakah

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah Anda mengira bahwa di dalam produk-produk yang Anda gunakan setiap hari seperti sabun mandi, pembersih muka, dan pasta gigi, memiliki kandungan plastik? Faktanya, banyak produk yang dijual secara masal di pasaran mengandung microbeads. Microbeads adalah butiran-butiran halus yang terbuat dari partikel plastik dan biasa ditemukan dalam produk perawatan kulit.

Lalu apa bahayanya bagi kesehatan manusia? Sebagai polutan, microbeads—yang berukuran kurang dari satu milimeter—bisa masuk ke rantai makanan, mengotori laut dan sungai, dan pada akhirnya masuk ke pencernaan manusia.

Department for Environment, Food and Rural Affairs (Defra) mengatakan, berdasarkan sejumlah bukti yang ditemukan, pihaknya melarang penggunaan microbeads pada kosmetik dan semua produk perawatan kulit karena telah terbukti mencemarkan laut. Menurut penelitian yang dilakukan di Universitas Plymouth, Inggris, setiap kali Anda mencuci wajah menggunakan produk kosmetik yang mengandung skrub, 94.500 “lepas” bersama air limbah.

Larangan tersebut tentu saja tidak mengada-mengada, karena para ilmuwan telah menemukan bukti yang mengkhawatirkan, bahwa ikan-ikan menjadi beracun karena lingkungan mereka tercemar dengan miliaran partikel plastik kecil yang biasa ditemukan di scrub wajah, sabun mandi, dan jenis kosmetik lainnya.

Selain itu, microbeads  juga mengandung bahan kimia beracun yang disebut polybrominated diphenyl eters (PBDE) yang diketahui bisa menyebabkan masalah neurologis seperti penurunan fungsi kekebalan tubuh dan masalah kesuburan. Hasil penelitian itu menunjukkan bawa 12,5 persen PBDE pada mikroba masuk dalam tubuh ikan. Ini akan menjadi masalah untuk kesehatan apabila ikan yang sudah tercemar ini dikonsumsi oleh manusia.

Bukti lain microbeads dapat berdampak pada kesehatan, beberapa ahli gigi mengklaim bahwa microbeads dapat berkontribusi pada pembentukan plak, karang gigi, dan radang gigi. Meski begitu, penelitian belum menemukan apakah microbeads penyebab pasti gangguan-gangguan kesehatan mulut dan gigi tersebut.

Hingga kini penggunaan microbeads telah dilarang di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Kanada dan Inggris. Para aktivis lingkungan juga terus mendesak perusahaan-perusahaan kosmetik untuk menghentikan penggunaan microbeads dalam produk-produk mereka.

Jika Anda ingin membeli produk kecantikan kulit, jangan malas untuk membaca kemasan produk. Cek apakah tertera bahan seperti polyethylene (PE) atau polypropylene (PP), karena keduanya ini mengandung microbeads yang tak hanya berbahaya bagi lingkungan, tetapi juga kesehatan Anda dan keluarga.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar