Sukses

4 Aplikasi Meditasi untuk Menenangkan Pikiran

Meditasi itu susah? Anda hanya butuh dua hal: aplikasi meditasi yang memadai dan pikiran terbuka untuk memulainya.

Klikdokter.com, Jakarta Mingyur Rinpoche, seorang master meditasi dan penulis buku laris, dijuluki sebagai “orang paling bahagia di dunia”. Gagasannya mengenai kebahagiaan sederhana saja. “Kondisi tenang, damai, dan sukacita tanpa perlu stimulasi dari lingkungan luar,” katanya. Dan bagi pria kelahiran Nepal ini, meditasi adalah satu jalan untuk menyeimbangkan jiwa dan pikiran di tengah dunia yang makin riuh.  

Julukan yang disematkan kepada Rinpoche bukan tanpa alasan. Ia termasuk salah satu meditator yang diundang untuk menjadi “percobaan” ilmiah Prof Richard Davidson, neuroscientist ternama di University of Wisconsin, Amerika Serikat.

Davidson ingin mempelajari pola aktivasi otak saat seseorang meditasi. Ia kemudian menemukan bahwa para meditator tersebut memiliki tingkat aktivasi yang lebih tinggi di area amigdala dan korteks prafrontal otak. Kedua bagian ini sangat berkaitan erat dengan konsentrasi dan pengendalian emosi.

Meditasi itu mudah

“Meditasi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja,” kata Rinpoche. Kuncinya adalah fokus terhadap apa yang Anda rasakan. Anda tak perlu mengosongkan pikiran, sebagaimana yang banyak orang kira.

Ya, tak sedikit orang yang menganggap kalau meditasi berarti mengosongkan pikiran. Padahal ini keliru. “Meditasi adalah tentang mengenali kesadaran (awareness),” jelas Rinpoche. Anda mencoba menyadari segala sesuatu yang memasuki pikiran tanpa bereaksi terhadapnya. Perhatikan dengan baik, dan jangan ditepis dengan paksa. 

Selain itu, Rinpoche menekankan pentingnya bernapas dalam meditasi. Betapapun “berisik” pikiran dan emosi Anda saat bermeditasi, menyadari bahwa Anda sedang bernapas adalah hal yang penting.

“Anda tak perlu terlalu berkonsentrasi. Cukup dengan menyadari napas Anda,” tegas Rinpoche.

 

1 dari 2 halaman

Aplikasi meditasi terbaik

Banyak sekali aplikasi meditasi yang tersedia di iOS maupun Android. Untuk pemula, jangan khawatir karena Anda akan dipandu oleh “guru” meditasi sehingga tidak akan bingung. Berikut adalah empat aplikasi meditasi yang kami rekomendasikan untuk Anda:

1. Headspace (Android / iOS)

Aplikasi meditasi yang satu ini merupakan favorit Gwyneth Paltrow dan Emma Watson. Anda dapat mencoba trial-nya sebanyak 10 sesi dasar selama 10 menit. Setelah itu, Anda harus berlangganan untuk menikmati fitur-fiturnya. Dinarasikan oleh pendirinya sendiri Andy Puddicombe, seorang mantan biarawan, Headspace dapat membantu pikiran Anda lebih tenang.

2. Calm (Android / iOS)

Ketika pertama kali memasuki aplikasi ini, Anda akan disambut dengan suara burung dan air serta pemandangan danau biru. Sangat refreshing! Seperti Headspace, Calm juga cocok untuk pemula. Aplikasi ini menyediakan program-program gratis untuk beragam kebutuhan. Baik itu untuk meredakan kecemasan, membantu tidur lebih nyenyak, meningkatkan fokus, dan sebagainya.

3. The Mindfulness App (Android / iOS)

The Mindfulness App adalah salah satu aplikasi meditasi yang paling lengkap dan mudah diakses. Ada pengenalan mengenai mindfullness selama 5 hari, sesi meditasi yang berbeda (mulai dari 3–30 menit), dan pengingat agar Anda selalu fokus dengan latihan. Anda dapat mencoba free trial selama 1 bulan.

4. Smiling Mind (Android / iOS)

Sedikit berbeda dari ketiga aplikasi yang sudah dijelaskan, Smiling Mind khusus didesain untuk anak-anak dan remaja—meski demikian, orang dewasa juga dapat mencobanya. Program meditasinya dibagi berdasarkan usia, mulai dari 7–11 tahun. Jika Anda memiliki anak yang bermasalah dengan emosinya, aplikasi gratis ini mungkin dapat membantu.

Aplikasi meditasi sangat bermanfaat, terutama bagi Anda yang pemula. Selain dapat membantu membangun kebiasaan bermeditasi, “guru” meditasi yang mereka sediakan juga dapat membuat Anda stay on track. Selamat mencoba!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar