Sukses

Penyebab Cacingan yang Tak Disadari pada Anak

Cacingan pada anak bisa terjadi karena beberapa sebab. Yuk, kenali berbagai penyebab cacingan pada anak, yang mungkin saja tidak disadari orang tua.

Cacingan adalah salah satu penyakit yang sering kali dijumpai pada anak-anak. Meskipun tergolong tidak mematikan, Anda sebagai orang tua tetap tidak boleh mengabaikan kondisi cacingan pada anak. 

Pasalnya, cacingan dapat menghambat tumbuh kembang mereka. Ini dapat terjadi karena cacing akan menyerap nutrisi yang harusnya dilakukan oleh usus. 

Selain itu, cacing tersebut juga dapat menyebabkan anemia akibat perdarahan kronis pada saluran cerna.

Kenali Gejala Cacingan pada Anak

Cacingan merujuk pada infeksi cacing dalam tubuh manusia. Beberapa jenis cacing penyebab cacingan yang sering menyerang anak adalah cacing gelang, cacing pita, dan juga cacing kremi. 

Sementara itu, beberapa gejala anak cacingan antara lain:

  • Lemas.
  • Sering Mengantuk.
  • Pucat.
  • Sakit Perut Menetap.
  • Perut Kembung Hingga Membesar.
  • Mual dan Muntah.
  • Diare.
  • BAB Berdarah.

Artikel Lainnya: Kenali Gejala Infeksi Cacing Pita pada Tubuh

1 dari 3 halaman

Penyebab Anak Cacingan

Sebelum gejala-gejala tersebut dialami si Kecil, Anda harus mengetahui penyebab cacingan pada anak agar dapat menghindari pemicunya. Beberapa pemicu tersebut adalah:

  1. Tidak Cuci Tangan Sebelum Makan

Cuci tangan adalah kebiasaan baik yang disarankan untuk dilakukan secara rutin demi mencegah infeksi bakteri atau virus, terlebih sebelum makan. 

Tidak hanya itu, anak yang jarang cuci tangan sebelum makan juga lebih mungkin mengalami cacingan. 

Hal ini karena telur cacing diketahui dapat berada di tangan dan kuku anak. Kemudian, telur-telur ini bisa masuk ke mulut bersamaan dengan makanan. 

Terlebih lagi, jika Anda tidak mengetahui apakah si Kecil bermain di tempat yang bersih atau tidak.

  1. Jajan Sembarangan

Jajanan atau makanan yang tidak terjaga kebersihannya, khususnya yang berada di pinggir jalan dan terbuka, akan mudah terpapar debu dan dihinggapi lalat. 

Padahal, lalat adalah hewan yang sangat mungkin membawa telur cacing dan bakteri lainnya.

Belum lagi kalau penjual makanan tidak menjaga kebersihan tangan saat menyajikan dan mengambil makanan. 

Jajan sebenarnya tidak dilarang selama kebersihan dari penyajian dan tempat makanan yang akan dibeli anak anda bersih dan tertutup.

Artikel Lainnya: Ada Cacing Dalam Jerawat, Bagaimana Bisa?

  1. Bermain Tanah dan Tidak Menggunakan Alas Kaki

Mungkin Anda juga sudah tahu bahwa tanah adalah tempat yang nyaman bagi cacing untuk hidup. 

Salah satu cacing yang hidup di tanah adalah cacing tambang yang diketahui larvanya dapat menginfeksi dengan cara masuk melalui permukaan kulit.

Anak yang bermain tanah, tidak menggunakan alas kaki, serta tidak mencuci tangan, kaki, dan kukunya sehabis main tanah berisiko cacingan.

  1. Makan Daging yang Belum Matang

Cacing pita diketahui berkembang biak di dalam tubuh sapi atau babi. Nah, mengonsumsi daging yang belum benar-benar matang juga dapat menjadi penyebab cacingan yang mungkin tidak disadari.

Daging yang kurang matang mungkin mengandung telur cacing yang masih hidup sehingga jika dimakan dapat menetas di dalam usus anak dan tumbuh menjadi cacing pita.

  1. Bermain di Perairan Kotor

Beberapa jenis cacing memiliki siklus hidup di perairan kotor atau di danau, misalnya cacing hati dan cacing kandung kemih. 

Saat anak berenang dan berendam di perairan kotor tersebut, larva kedua cacing tersebut dapat menginfeksi dengan cara berenang dan masuk melalui permukaan kulit.

Artikel Lainnya: Kapan Anak Perlu Minum Obat Cacing?

2 dari 3 halaman

Cara Mencegah Cacingan

Mencegah cacingan pada anak sebenarnya cukup mudah dan sederhana. Beberapa langkah di bawah ini bisa si Kecil coba.

  • Cuci Tangan Pakai Sabun

Cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Jangan lupa bersihkan juga sela-sela kuku anak. Pastikan untuk selalu cuci tangan sebelum dan setelah makan.

  • Biasakan Memakai Alas Kaki

Mengingat cacing tambang dapat masuk melalui kulit ketika anak bermain di tanah, hindari main tanah. Jangan lupa untuk selalu menggunakan alas kaki ketika bermain  di luar.

  • Rutin Menggunting Kuku

Telur cacing dapat bertengger di sela kuku anak yang panjang dan kotor. Karena itu, gunting kuku secara rutin agar kebersihan tangan anak terjaga.

  • Jangan Biarkan Anak Mengisap Jempol atau Menggigiti Kuku

Kebiasaan mengisap jempol atau menggigiti kuku serap dilakukan anak-anak. Setop kebiasaan ini, terlebih jika anak main di tempat kotor, jarang cuci tangan, dan kukunya panjang dan kotor.

  • Konsumsi Obat Cacing

Cara lain untuk mengatasi anak cacingan adalah dengan mengonsumsi obat cacing. Obat ini juga dapat dikonsumsi secara rutin setiap 6 bulan untuk mencegah cacingan.

Cacingan pada anak dapat dengan mudah dicegah dengan menghindari lima penyebab di atas. 

Selain itu, sangat penting juga bagi si Kecil untuk selalu menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Jangan ketinggalan informasi kesehatan terkini di aplikasi KlikDokter.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar