Sukses

Jangan Tertukar, Ini Beda ADD dan ADHD pada Anak

Walaupun terkesan sama, ADD dan ADHD pada anak berbeda, lho! Apa perbedaannya? Simak penjelasan tentang beda ADD dan ADHD pada anak berikut ini.

Anak terlalu aktif dan mudah teralihkan konsentrasinya sering membuat orang tua khawatir. Tak sedikit yang menduga, “Apakah anak saya memiliki ADD (Attention Deficit Disorder) atau ADHD?”

Ketika membicarakan ADHD, sering kali istilah ADD juga muncul. ADD adalah istilah yang digunakan untuk anak dengan diagnosis ADHD dan identik dengan perilaku sulit memerhatikan. 

Namun, sekarang istilah ADD tidak lagi digunakan. Karena, para dokter dan ahli memutuskan semua jenis attention deficit disorder disebut ADHD, meski anak tersebut tidak hiperaktif.

Perbedaan ADD dan ADHD sebenarnya tidak terlalu jelas dan memang tidak mudah bagi orang awam untuk membedakannya. Untuk itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk memastikannya.

1 dari 4 halaman

Mengenal ADHD pada Anak

ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah gangguan perilaku yang khas dengan gejala sulit memerhatikan, hiperaktif, disertai dengan dorongan impulsivitas yang tinggi. 

Gangguan ini tak hanya ditemukan pada anak, namun juga pada orang dewasa.

Terdapat tiga tipe besar gangguan ADHD, yaitu:

  • ADHD Dominan Inatentif

Anak dengan tipe ADHD inatentif lebih banyak menunjukkan gejala yang berhubungan dengan kesulitan memerhatikan dan memfokuskan diri.

Tipe ADHD inilah yang sering kali dimaksud dengan ADD. Beberapa tanda khas ADD atau ADHD inatentif yang sering ditemukan biasanya ialah pelupa, berantakan dalam melakukan sesuatu, dan sulit menyelesaikan pekerjaan.

Anak dengan ADD biasanya tidak hiperaktif. Mereka tidak tampak kelebihan energi seperti yang umumnya terlihat pada anak ADHD. Bahkan, anak ADD cenderung terlihat hanyut dalam dunianya sendiri.

Artikel lainnya: Ini 6 Gejala ADHD pada Anak yang Harus Diwaspadai

  • ADHD Dominan Hiperaktif-Impulsif

Anak dengan tipe ADHD ini memiliki sangat banyak energi. Anak dengan gangguan ini sering kali tidak bisa berhenti bergerak. Hal ini tak jarang membahayakan dirinya atau mengganggu orang lain.

Gejala yang khas ditemukan pada anak dengan ADHD tipe ini adalah memotong orang saat berbicara dan kesulitan menunggu giliran. 

Selain itu, anak sering melakukan gerakan berulang yang mengganggu, seperti mengetuk-ngetuk meja atau melakukan gerakan tiba-tiba di saat yang tidak tepat.

Anak dengan tipe ADHD ini akan terus bergerak dan banyak membuat keputusan yang mendadak tanpa banyak pertimbangan. 

Namun, anak ADHD tipe hiperaktif-impulsif biasanya tidak memiliki gangguan dalam memerhatikan. Jika ada, maka biasanya tidak terlalu menonjol.

  • ADHD Tipe Kombinasi

Anak dengan ADHD ini menunjukkan semua gejala, baik inatentif atau ketidakmampuan memerhatikan dan hiperaktif.

2 dari 4 halaman

Apa Bedanya dengan ADD?

Dari penjelasan di atas, dapat disederhanakan bahwa ADD merupakan salah satu tipe ADHD dan bukan hal yang sama. Jadi, kondisi ini bergantung pada gejala yang muncul pada anak Anda dan diagnosis dari dokter. 

Apabila Anda memiliki kecurigaan anak sulit berkonsentrasi, sulit menyelesaikan tugas, atau bahkan cenderung sangat aktif yang mengarah ke ADHD atau ADD, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis anak atau psikiater anak.

Artikel lainnya: Hiperfokus, Gejala ADHD yang Jarang Diketahui

3 dari 4 halaman

Bedakah Cara Mengatasinya?

Secara umum, cara mengatasinya sama yaitu dengan terapi obat-obatan dan psikoterapi. 

Tentunya, tujuan dari terapi ini adalah membantu mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup anak, karena bisa mengurangi masalah yang mungkin muncul di kesehariannya. 

Obat-obat yang diberikan pun juga bisa berbeda tergantung dari gejala yang muncul. Namun, fungsinya tetap sama yaitu menyeimbangkan senyawa kimia di otak sehingga anak bisa fokus. 

Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter mengenai terapi yang sesuai dengan anak, karena gejala dan kondisi anak bisa berbeda.

Kini, sudah tidak perlu bingung lagi dengan istilah ADD dan ADHD. Namun, Anda tidak bisa melabeli seorang anak dengan istilah ADD atau ADHD tanpa pemeriksaan lengkap oleh dokter. Tetap disarankan membawa si kecil ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Bila Anda masih ragu atau bingung mengenai gangguan ADD dan ADHD pada anak, jangan ragu untuk bertanya kepada dokter spesialis anak lewat fitur Live Chat di KlikDokter ya!

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar