Sukses

Kenali Cara Menghentikan Cegukan

Apa yang harus dilakukan apabila cegukan menetap dalam jangka waktu yang lama?

Klikdokter.com, Jakarta Hampir semua orang, termasuk Anda, mungkin pernah mengalami cegukan. Fenomena ini biasanya terjadi akibat kontraksi involunter otot diafragma tubuh. Namun ada juga cegukan yang diakibatkan oleh faktor-faktor penyebab lainnya.

Ada beragam cara yang biasanya ditempuh oleh orang yang cegukan, mulai dari minum air putih, menarik nafas dalam-dalam, hingga mengangkat kedua tangan. Namun, bagaimana sesungguhnya cara yang tepat untuk menghentikan cegukan?

Kenali penyebab cegukan

Penyebab terjadinya cegukan belum diketahui secara pasti. Beberapa hal yang dianggap dapat memicu terjadinya keluhan ini, di antaranya stres, makan terburu-buru, konsumsi alkohol, merokok, mengunyah permen karet, mengonsumsi makanan pedas, atau karena perasaan tertentu, seperti takut atau girang.

Selain cegukan karena beberapa faktor di atas, ada pula sejumlah kasus cegukan yang berlangsung dalam durasi lama, namun sebenarnya jarang terjadi. Kondisi yang satu ini diduga terjadi akibat mengonsumsi jenis pengobatan tertentu.

Pada sebagian besar kasus, cegukan akan hilang dengan sendirinya. Namun, terkadang cegukan dapat berlangsung terus-menerus dalam durasi yang lama, akibatnya bisa mengganggu aktivitas seseorang.

1 dari 2 halaman

Mengatasi cegukan

Menurut artikel yang dilansir dari situs NHS Choices, kasus-kasus cegukan yang berlangsung lama dapat diawali dengan penanganan di rumah. Beberapa strategi yang dapat diterapkan adalah meminum beberapa teguk air dingin, mengonsumsi satu sendok teh gula, mengonsumsi sedikit cuka, bersandar ke depan, atau memposisikan lutut agar mendekati dada.

Walaupun cara-cara di atas sering dilakukan oleh mereka yang pernah mengalami cegukan, namun sebagian pakar belum mengonfirmasi mengenai hal ini. Mereka menganggap belum ada uji klinis yang dilakukan untuk membuktikan  efektivitas cara-cara yang biasa  dilakukan untuk menghentikan cegukan tersebut.

Cegukan yang diduga timbul akibat penyakit lain yang mendasari, dapat ditangani dengan mengobati penyakit tersebut. Misalnya, seseorang yang mengalami cegukan yang diduga timbul berulang akibat gastroesophageal reflux disease (GERD), biasanya dokter akan menangani lebih dulu keluhan GERD yang dialami. Keluhan ini biasanya ditandai dengan rasa nyeri ulu hati dan regurgitasi cairan lambung ke kerongkongan.

Bila tidak ditemukan adanya penyakit yang mendasari, dokter dapat meresepkan obat-obatan jenis tertentu untuk membantu mengatasi cegukan yang terjadi.

Apabila cegukan tetap berlangsung selama durasi waktu yang lama, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter guna dilakukan wawancara medis yang mendetail dan pemeriksaan fisis secara langsung untuk menentukan kemungkinan penyebabnya.

Cegukan seringkali hilang dengan sendirinya dalam beberapa saat dan tidak membutuhkan pengobatan. Akan tetapi, bila Anda mengalami cegukan yang berlangsung terus-menerus, segera konsultasikan dengan dokter secara langsung,  guna dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk menentukan penanganan yang paling tepat.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar