Sukses

Dampak Buruk Olahraga saat Perut Kosong

Inilah yang terjadi dengan tubuh Anda jika melakukan olahraga saat perut kosong.

Klikdokter.com, Jakarta Banyak rumor yang mengatakan bahwa olahraga saat perut kosong dapat membakar lemak lebih banyak. Secara logika, anggapan ini memang dapat dibenarkan. Tapi tahukah Anda bahwa olahraga dengan perut kosong juga dapat berdampak buruk bagi tubuh?

Tidak dimungkiri, tidak makan sebelum olahraga memang dapat membakar lebih banyak lemak. Namun di satu sisi, hal ini juga membuat tubuh mendapatkan ‘tekanan’ yang lebih besar.

Direktur the Exercise and Biochemical Nutrition Laboratory di Baylor University, Texas, Darryn S. Willoughby, Ph.D., C.S.C.S., mengungkapkan bahwa olahraga dengan perut kosong dapat menyebabkan pelepasan hormon kortisol. Hal ini membuat tubuh memecah otot untuk menggunakan protein sebagai bahan bakar.

Fast cardio memang dapat memengaruhi oksidasi lemak. Namun sayangnya, hal ini juga berdampak pada penurunan protein yang tentunya bukan hal baik bagi tubuh,” ungkap Willoughby.

Faktanya, para ahli lebih menganjurkan Anda untuk mengonsumsi sedikit makanan sebelum olahraga. Ini agar tubuh memiliki energi yang cukup untuk melakukan gerakan-gerakan saat olahraga. Semakin bertenaga tubuh Anda, semakin intens dan lama sesi olahraga yang dilakukan, semakin banyak pula lemak yang bisa dibakar.

Mengapa hanya boleh makan sedikit? Ini karena mengonsumsi makanan yang terlalu banyak sebelum olahraga dapat mengganggu pencernaan dan menyebabkan sakit perut, kram, hingga mual. Kondisi ini terjadi karena di saat bersamaan otot dalam perut juga sedang bekerja keras untuk mencerna makanan yang baru Anda makan.

Sejatinya, olahraga merupakan kegiatan positif yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Jangan sampai kegiatan ini justru menjadi malapetaka bagi diri Anda sendiri karena melakukan olahraga saat perut kosong. Salam sehat!

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar