Sukses

Benarkah Anak-anak Lebih Rentan Terserang Leukemia?

Anak-anak memang rentan terkena banyak penyakit. Tapi, apakah leukemia salah satunya?

Klikdokter.com, Jakarta Seperti yang telah banyak diketahui, leukemia adalah salah satu jenis kanker yang paling mematikan dan tidak mengenal usia. Tapi benarkah anggapan bahwa anak-anak lebih rentan terkena leukemia dibandingkan orang dewasa?

Sebelum membahasnya lebih jauh, Anda harus memahami tentang penyakit leukemia itu sendiri terlebih dahulu. Penyakit yang satu ini dikenal juga dengan sebutan kanker darah karena memang menyerang darah.

Leukemia erat kaitannya dengan produksi sel darah putih oleh sumsun tulang. Saat diproduksi secara berlebihan, sel-sel ini berisiko menyerang sel darah yang sehat. Padahal sebenarnya sel darah putih bertugas untuk melawan virus dan infeksi dalam tubuh.

Apa akibatnya jika hal tersebut terjadi? Akibatnya darah tidak dapat berfungsi dengan baik. Tak hanya itu, tubuh pun menjadi lemah dan tidak memiliki daya tahan yang kuat.

Penyebab leukemia yang paling sering adalah faktor genetik. Faktor ini jugalah yang menjadi risiko paling besar pada anak untuk terkena leukemia. Disamping itu, kelainan bawaan sejak lahir juga memperbesar potensi anak untuk menderita leukemia. Misalnya pada anak dengan down syndrome.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah daya tahan tubuh pada setiap anak yang berbeda-beda. Anak yang memiliki daya tahan tubuh rendah, tentu akan lebih mudah terserang penyakit, tak terkecuali leukemia. Selain itu, paparan zat kimia atau asap rokok pun turut mempengaruhi daya tahan tubuh anak.

Lalu bagaimana cara mengenali tanda-tanda anak yang terserang leukemia? Berikut beberapa tanda yang bisa Anda amati:

  • Anemia. Keluhan ini disebabkan karena tubuh kekurangan sel darah. Biasanya wajah terlihat pucat, gampang lelah, dan sesak napas.
  • Demam berkepanjangan. Sel darah putih yang tidak normal membuat anak rentan terkena infeksi dan sering demam secara berkepanjangan tanpa alasan yang jelas.
  • Mudah berdarah dan memar. Adanya gangguan pada darah juga menghambat proses pembekuan darah sehingga mudah sekali terjadi pendarahan –seperti mimisan dan pendarahan gusi.

Gejala lainnya yang bisa Anda kenali adalah turunnya berat badan tanpa penyebab yang jelas, sakit kepala, perut buncit (hati dan limpa membesar), serta munculnya bintik-bintik merah kecil.

Namun semua gejala leukemia di atas harus diikuti dengan pemeriksaan penunjang lebih lanjut –seperti MRI dan CT Scan. Periksakan anak Anda sejak dini bila memiliki risiko besar terhadap penyakit ini. Perhatikan juga asupan gizi setiap harinya.

[NP/ RH]

1 Komentar