Sukses

Kopi Efektif Atasi Sakit Kepala, Mitos atau Fakta?

Serangan sakit kepala tentu sangat menyiksa bagi penderitanya. Bisakah minum kopi menjadi solusinya?

Klikdokter.com, Jakarta Banyak cara yang dilakukan orang untuk mengatasi sakit kepala yang sangat menyiksa. Selain mengonsumsi obat dan istirahat, minum kopi merupakan salah satu cara yang dipercaya mampu meredakan serangannya.

Salah satu jenis sakit kepala yang cukup sering dikeluhkan adalah migrain. Migrain ditandai dengan sakit kepala pada satu sisi dengan intensitas sedang hingga berat yang dapat berlangsung cukup lama.

Saat terjadi migrain, tubuh melepaskan senyawa kimia yang bernama adenosine. Pelepasan adenosine ini berakibat pada perubahan berbagai kerja tubuh.

Mulai dari munculnya hambatan kerja otak, pelebaran pembuluh darah sementara dan gangguan sistem otak yang mengatur tidur dan pergerakan tubuh.

Akibatnya, penderitanya akan merasa sakit kepala dan sulit berkonsentrasi. Untuk mengatasi keluhan tersebut, kopi ternyata dapat menjadi salah satu solusinya.

Kafein yang terdapat pada kopi memiliki kemampuan dalam menghambat kerja adenosine. Caranya dengan memberikan efek mengecilkan pembuluh darah sehingga sakit kepala perlahan akan mereda.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Lipton RB dkk juga menegaskan hal serupa. Dibandingkan pengobatan sakit kepala menggunakan antinyeri biasa, penambahan kafein dalam obat ternyata mampu memperkuat daya kerja untuk meredakan rasa sakit yang dialami penderitanya.

Meski banyak penelitian yang membuktikan manfaat kopi dapat meredakan sakit kepala, nyatanya tidak sedikit juga orang yang mengeluh migrain justru timbul usai minum kopi. Bagaimana bisa?

Kafein dalam kopi memang tidak secara langsung mencetuskan sakit kepala. Namun pada orang tertentu dapat terjadi apa yang dinamakan ‘caffeine rebound’.

Efek ini terjadi pada mereka yang secara konsisten minum kopi dalam jumlah yang besar. Selain porsi yang terlalu banyak, stimulasi kafein dalam kopi juga ternyata mampu mencetuskan sakit kepala pada mereka yang tergolong sensitif, sekalipun hanya mengonsumsi sedikit kafein.

Untuk segelas kopi ukuran standar mengandung rata-rata 125–250 mg kafein. Mereka yang sensitif dapat mengalami sakit kepala bahkan dengan porsi kecil kopi setara dengan 10 mg kafein.

Sebuah studi menunjukkan konsumsi lebih dari 100 mg kafein per hari dapat meningkatkan risiko sakit kepala hampir tiga kali lipat. Meski demikian, hal ini tidak berlaku pada semua orang.

Bila tak punya masalah dengan kafein, Anda bisa mencoba minum kopi untuk meredakan serangan sakit kepala. Sakit kepala reda, aktvitas pun kembali lancar.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar