Sukses

Apakah Implan Payudara Bisa Pengaruhi Kualitas ASI?

Implan payudara pada ibu menyusui katanya dapat menurunkan kualitas ASI. Benar atau tidak, ya? Cari tahu fakta medis selengkapnya!

Memiliki bentuk payudara yang indah adalah impian banyak wanita. Hal itulah yang kemudian membuat kaum hawa melakukan implan payudara. 

Memang, implan bisa membuat bentuk payudara terlihat lebih menarik. Namun, banyak kabar simpang siur mengenai metode ini. Salah satunya adalah mengenai kabar bahwa implan payudara dapat menurunkan kualitas ASI.

Artikel Lainnya: Benarkah Ukuran Payudara Memengaruhi Produksi ASI?

1 dari 3 halaman

Implan Payudara Tak Pengaruhi Kualitas ASI

Faktanya, implan dipasang jauh dari kelenjar payudara. Artinya, pemasangan implan relatif aman dan tidak mempengaruhi kualitas ASI secara langsung.

Hal tersebut dapat diraih apabila pemasangan implan payudara mengikuti prosedur ketat, dan dilakukan oleh orang yang bersertifikat atau ahli.

Implan yang dianjurkan untuk dipasang adalah jenis silikon padat, sebab memiliki risiko yang lebih rendah. 

Terkait anggapan mengenai silikon padat dapat menghasilkan ASI yang terasa seperti karet, hal tersebut tidaklah benar. Silikon padat memiliki sistem yang sudah cukup mumpuni untuk melindungi payudara — terutama ASI — dari kontaminasi.

Implan itu sendiri, walaupun silikon, tapi diselimuti kapsul pada bagian luar. Hal itu mencegah silikon menyebar.

Artikel Lainnya: Apakah Pompa ASI Bisa Membuat Bentuk Payudara Berubah?

2 dari 3 halaman

Implan Payudara Tetap Miliki Risiko saat Menyusui

Implan yang sebaiknya dihindari adalah silikon cair. Meski lebih instan dan menjanjikan, penggunaan silikon cair bisa berdampak buruk bahkan dapat menyebabkan Anda kehilangan payudara.

Bagaimana pun penggunaan silikon cair tidak dianjurkan. Penggunaan silikon tersebut dapat menyebabkan gangguan produksi ASI, gangguan saraf, dan lainnya.

Silikon cair yang dimasukkan ke dalam tubuh berpotensi menyatu dengan jaringan, termasuk dengan kelenjar susu. 

Jika silikon cair menyatu dan terjadi infeksi serta radang, maka harus dilakukan pembongkaran seluruh kelenjar susu termasuk pengangkatan payudara. Apabila tidak segera diangkat, hal tersebut dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Tidak berhenti di situ, penggunaan implan payudara juga berpotensi menyebabkan nyeri dan kesulitan saat menyusui. Hal ini karena tekanan yang sebelumnya telah disebabkan oleh pemasangan implan akan ditambah oleh kelenjar susu yang terisi.

Implan payudara terbukti tidak mempengaruhi kualitas ASI. Namun, tindakan tersebut tetap berisiko mengganggu proses menyusui. Oleh karena itu, sebelum melakukan implan payudara, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut kepada dokter bedah plastik yang memang sudah ahli di bidangnya. 

Pilihlah juga klinik yang terjamin mutunya dan memiliki tenaga ahli. Hindari melakukan sembarangan, karena malah berpotensi membuat Anda kehilangan payudara.

Jika punya pertanyaan mengenai implan payudara, asi, menyusui, atau hal-hal lain mengenai kesehatan, Anda dapat berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar