Sukses

Awas, Efek Samping Jahe Bisa Berakibat Buruk pada Kondisi Ini

Meski bermanfaat, jahe juga dapat memicu sejumlah efek samping. Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsinya bila memiliki penyakit atau kondisi kesehatan ini.

Jahe merupakan rempah yang umum ditemui dalam makanan dan minuman sehari-hari. Tidak hanya enak dan hangat, jahe juga bisa membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Salah satu manfaatnya yang paling terkenal adalah untuk meredakan mual.

Meski demikian, jahe juga dapat memicu efek samping pada beberapa orang. Misalnya saja, alergi, diare, rasa terbakar di ulu hati, dan iritasi pada area mulut. Selain itu, konsumsi jahe juga tidak dianjurkan bagi orang-orang yang memiliki penyakit atau kondisi kesehatan tertentu. Siapa saja?

 

1 dari 2 halaman

Hindari Jahe dalam Kondisi Kesehatan Ini

Konsumsi jahe dapat menimbulkan masalah bagi beberapa orang yang memiliki penyakit atau kondisi kesehatan tertentu. Efek samping jahe pada mereka bisa saja berakibat buruk. Berikut adalah kelompok orang yang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi jahe sebelum berkonsultasi dengan dokter:

1. Orang yang Memiliki Kelainan Darah

Berdasarkan teori, jahe dapat mengurangi kemampuan sel darah (trombosit) untuk berkumpul dan menutup luka sehingga meningkatkan risiko perdarahan. Namun, penelitian menemukan bukti yang masih saling bertentangan. 

Artikel lainnya: Ragam Manfaat Jahe bagi Penderita Asma

Jika Anda memiliki kelainan pembekuan darah, misalnya saja hemofilia, berkonsultasilah dulu dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi jahe terutama dalam bentuk suplemen. Apabila Anda mengonsumsi jahe dan timbul keluhan seperti mudah memar, mudah berdarah, atau perdarahan yang sulit berhenti, segera hentikan.

 

2. Orang yang Sedang Mengonsumsi Obat Tertentu

Interaksi obat terjadi jika Anda mengonsumsi obat-obatan bersamaan dengan makanan atau minuman tertentu. Interaksi obat dapat menyebabkan berkurangnya efektivitas obat untuk menyembuhkan penyakit. Ini adalah obat-obatan yang dapat menimbulkan interaksi dengan jahe:

  • Anti-platelet, obat untuk penyakit jantung (misalnya clopidogrel).
  • Antikoagulan, obat untuk menghambat pembekuan darah (misalnya warfarin).
  • Antiradang nonsteroid/ OAINS, misalnya aspirin.
  • Antihipertensi, misalnya kaptopril.
  • Obat diabetes, misalnya metformin.

Jika Anda menggunakan obat-obatan tersebut, konsultasikan dahulu dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi jahe dalam bentuk apa pun.

Artikel lainnya: Atasi Serangan Asam Urat dengan Jahe

3. Ibu Hamil

Jahe banyak disarankan untuk wanita hamil, terutama pada trimester pertama, karena bahan alami ini diyakini dapat mengurangi mual dan muntah.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda mengonsumsi jahe. Bagi ibu hamil, dosis jahe yang disarankan adalah 1000–1500 mg per hari, yang dibagi dalam 2–4 kali konsumsi. Lebih dari itu, jahe dikhawatirkan dapat berdampak negatif, seperti rasa terbakar pada lambung.

 

4. Penderita Diabetes

Jahe memiliki efek mengurangi kadar gula darah. Karena itu, penderita diabetes harus memantau gula darah setelah mengonsumsi jahe. Penderita diabetes yang terlalu banyak mengonsumsi jahe dapat merasa lemas atau pusing. Jika kondisi ini tidak kunjung membaik, segera cari bantuan medis.

Apabila penderita diabetes memang ingin mengonsumsi jahe secara rutin, mereka harus berbicara dengan dokter tentang obat yang tepat untuk mengurangi kemungkinan penurunan kadar gula darah.

Pada umumnya, jahe yang dikonsumsi sehari-hari dalam bentuk makanan atau minuman jarang sekali menimbulkan efek samping, atau hanya menimbulkan efek samping ringan.

Efek samping sering kali timbul akibat konsumsi jahe yang terlalu banyak. Secara umum, Anda tidak dianjurkan mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe per hari.

Hingga kini, bukti ilmiah mengenai efek samping jahe untuk kesehatan masih bertentangan. Walau demikian, sebaiknya orang-orang dengan penyakit atau kondisi kesehatan tertentu tetap waspada. Terlebih jika Anda mengonsumsi jahe dalam jumlah besar, misalnya dalam bentuk suplemen.

Bagi Anda yang punya pertanyaan seputar manfaat jahe atau informasi kesehatan lainnya, dapat bertanya langsung kepada tim dokter kami. Gunakan layanan Live Chat dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

[NWS/ RS]

1 Komentar

  • Amalia Syamsiah

    Sy suka mnggodok jahe lalu pki gula merah sk d.minum pg n dore.bgimna apakah ada efek samping krna kdg2 kolesterol n adam urat sy sk naik mohon jawabanya?