Sukses

Benarkah Mendengkur Pengaruhi Irama Jantung?

Konon mendengkur berhubungan erat dengan gangguan irama jantung atau aritmia. Apa kata medis?

Klikdokter.com, Jakarta Mendengkur saat tidur, memang terkesan seperti hal yang biasa, karena sebagian besar orang pernah mengalaminya. Namun belakangan, banyak yang menyebut bahwa mendengkur berhubungan erat dengan gangguan irama jantung atau aritmia. Benarkah?

Faktanya, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa orang-orang yang mendengkur saat tidur berisiko untuk terkena serangan jantung, serangan depresi, dan gangguan mimpi buruk.

Direktur medis di Sleep Center Thomas Jefferson University and Hospitals, Karl Doghramji mengungkapkan, orang yang mendengkur parah mempunyai risiko kematian 40% lebih dini ketimbang mereka yang tidak mendengkur. Hal ini terkait dengan sejumlah masalah kesehatan, mulai dari jantung hingga depresi.

Meski berhubungan dengan sejumlah masalah kesehatan, hingga saat ini belum ada penelitian sahih yang menyebutkan bahwa mendengkur berhubungan erat dengan gangguan irama jantung atau aritmia.

“Kalau orang terbiasa mendengkur lantas berpikiran terkena gangguan irama jantung (aritmia), itu tidak benar. Kebiasaan mendengkur tidak menimbulkan aritmia,” kata dokter spesialis aritmia, Yoga Yuniadi, SpJP(K)., seperti dikutip dari liputan6.com.

Yoga mengungkapkan bahwa dengkuran yang biasa terjadi saat tidur berbeda dengan dengkuran yang terjadi akibat gangguan irama jantung.

Pada penderita gangguan irama jantung, dengkuran yang terjadi seperti seseorang yang menghadapi sakratulmaut (tarikan napas panjang). Ini adalah akibat dari adanya penyumbatan pembuluh darah ke bilik (ventrikel) jantung, yang pada akhirnya menyebabkan detak jantung tidak teratur.

“Kondisi mendengkur yang khas ini dapat membuat seseorang meninggal hanya dalam jangka waktu 9 menit,” ungkap Yoga.

Jadi dapat disimpulkan bahwa mendengkur tidak berhubungan dengan gangguan irama jantung atau aritmia. Meski demikian, Anda sebaiknya menjauhi gaya hidup yang dapat membuat Anda mendengkur saat tidur. Karena seperti yang disebutkan, orang yang mendengkur parah mempunyai risiko kematian 40% lebih dini.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar