Sukses

Tubuh tidak Boleh Terbentur Saat Haid, Benarkah?

Sebagian masyarakat percaya bahwa tubuh tidak boleh terbentur saat haid. Namun apakah hal itu benar?

Klikdokter.com, Jakarta Saat sedang haid, tubuh tidak boleh terbentur, terjatuh, dan terpukul oleh benda keras terutama di bagian perut. Sebab, benturan tersebut bisa menyebabkan muntah darah dan rahim terluka. Begitulah kepercayaan yang diyakini masyarakat. Namun apakah hal itu benar?

Sebenarnya, baik dalam keadaan haid atau tidak haid, seseorang memang harus menjaga tubuh agar tidak mudah terbentur. Benturan, terutama di daerah perut, memang dapat berakibat fatal karena terdapat banyak organ di dalamnya, seperti lambung, usus, hati, limpa, rahim, dan kandung kencing.

Hanya saja, kondisi haid tidak menyebabkan seorang wanita menjadi lebih mudah memar atau berdarah bila terbentur. Benturan yang terjadi saat haid juga tidak akan menyebabkan dampak yang lebih fatal dibandingkan benturan yang dialami saat tidak haid.

Memang ada wanita tertentu yang lebih mudah mengalami memar saat haid. Salah satu kemungkinan yang menjadi penyebabnya adalah adanya perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron saat haid. Perubahan kadar kedua hormon itu diduga menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi lebih mudah pecah dan menimbulkan lebam di kulit.

Akan tetapi, hal tersebut tidak akan menyebabkan perdarahan yang berbahaya atau lebam yang luas. Bila muncul lebam, umumnya hanya lebam kecil yang tidak menimbulkan keluhan apa pun.

Jadi, informasi bahwa tubuh lebih mudah memar atau berdarah saat haid tidaklah perlu dikhawatirkan. Meski demikian, penting untuk menjaga tubuh agar tidak mudah terbentur, baik saat haid maupun saat tidak haid.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar