Sukses

Kenali Tanda Anak Kurang Gizi

Kekurangan gizi bisa berbahaya bagi anak. Apa saja ciri-ciri anak kurang gizi? Ketahui tanda anak kekurangan gizi dan cara mengatasinya di sini.

Anak yang kurang gizi pasti membuat setiap orang tua khawatir. Malnutrisi atau kurang gizi adalah keadaan di mana terjadi kekurangan energi, protein, dan nutrien lain yang bisa menyebabkan efek samping pada komposisi dan fungsi tubuh, serta keadaan klinis anak. 

Kekurangan gizi dapat menyebabkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan. Dampak jangka pendeknya yaitu penurunan daya tahan tubuh yang membuat anak rentan sakit. 

Sementara, dampak jangka panjangnya ialah gangguan tumbuh kembang, kognitif, tubuh pendek, penurunan produktivitas di sekolah maupun kerja pada saat dewasa, serta rentan mengalami obesitas dan penyakit degeneratif saat dewasa nanti.

Nah, ada beberapa penyebab anak kurang gizi, bisa merupakan faktor dari dalam maupun luar. 

Faktor dari dalam bisa berupa gangguan saat di kandungan, yaitu berat badan lahir rendah, prematur, kurang gizi pada ibu hamil, dan kelainan bawaan sejak lahir. 

Sedangkan, faktor dari luar adalah asupan yang kurang, kondisi sosial-ekonomi lemah, pengetahuan ibu yang kurang, sering sakit karena tidak diimunisasi, kebersihan dan sanitasi yang buruk, serta paparan terhadap sumber infeksi dan polusi.

Artikel Lainnya: 11 Makanan Sehat dan Bergizi yang Disukai Anak

1 dari 3 halaman

Ciri-Ciri Anak Kurang Gizi

Kondisi anak yang kurang gizi harus ditangani dengan cepat dan tepat! Oleh karena itu, Anda wajib mengetahui ciri-ciri anak kurang gizi berikut ini.

  1. Gampang Sakit

Anak yang kurang gizi lebih rentan terserang penyakit, seperti batuk dan pilek. Karena, daya tahan tubuhnya kurang baik.Bila Anda tidak ingin anak mudah sakit, pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan gizi hariannya.

Dengan begitu, anak tidak akan gampang terkena penyakit meski berada di lingkungan yang kurang kondusif atau sehat.

  1. Rambut dan Kulit Menjadi Kering

Kekurangan vitamin A, D, E, dan K bisa membuat rambut dan kulit anak jadi kering. Pastikan Anda tidak lupa menambahkan asupan vitamin dan mineral pada makanan anak sehari-hari.

  1. Telat Bicara

Keterlambatan bicara sering dikaitkan dengan faktor keturunan. Padahal, kondisi ini lebih diakibatkan oleh kurangnya vitamin B12.

Untuk menghindari hal ini, berikan si Kecil makanan tinggi vitamin B12, seperti daging sapi, ayam, ikan, produk susu, dan telur.

  1. Anak Hiperaktif

Anak yang hiperaktif umumnya punya sistem pencernaan yang kurang baik, sehingga bukan tidak mungkin bila anak kurang gizi.

Agar ia tidak kurang gizi, berikan makanan yang baik untuk pencernaan, seperti pepaya dan yoghurt. Hindari memberi anak makanan siap saji, ya.

  1. Gigi yang Berlubang

Anak yang kekurangan gizi lebih mudah mengalami gigi berlubang. Karena, kesehatan tulang dan gigi sangat dipengaruhi oleh kecukupan kalsium dan vitamin larut lemak.

Artikel Lainnya: 4 Tips Mengoptimalkan Gizi Anak

2 dari 3 halaman

Cara Mengatasi Kekurangan Gizi pada Anak

Untuk mencegah anak kurang gizi, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

  1. Perhatikan Asupan Makanan

Berikan anak asupan makanan yang bergizi lengkap dan seimbang. Pemberian makanan pada anak harus disesuaikan dengan usia dan kebutuhan gizinya. Beda usia, beda pula jumlah, jenis, dan tekstur makanan yang diberikan.

  1. Rutin Kontrol

Anda harus rajin membawa anak untuk memeriksakan penambahan berat dan tinggi badan setiap bulan. Terutama bila anak masih berusia 2 tahun ke bawah, di mana anak masih berada dalam masa emas tumbuh kembangnya.

  1. Hindari Junk Food dan Minuman Manis

Jangan memberi junk food dan minuman manis terlalu banyak kepada anak. Karena, asupan tersebut tidak memiliki gizi yang optimal untuk tumbuh kembangnya. 

Anak akan jadi kenyang dan tidak dapat mengonsumsi makanan dengan gizi yang cukup.

  1. Suplemen

Anak usia 6 bulan ke atas rentan mengalami anemia defisiensi besi. Jadi, Anda bisa berkonsultasi kepada dokter mengenai pemberian suplemen besi maupun nutrien lainnya.

Itulah tanda-tanda anak kurang gizi yang perlu Anda cermati. Bila menemukan kondisi di atas pada si Kecil, segera berkonsultasi dengan dokter gizi klinis. Gunakan fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter untuk konsultasi dokter lebih praktis.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar