Sukses

Inilah Tanda Serangan Jantung Sebulan Sebelumnya

Sebulan sebelum serangan jantung menyerang, tubuh memberikan beberapa tanda yang harus Anda sadari. Apa saja tanda-tandanya? Ini diantaranya.

Serangan jantung atau miokardial infark adalah salah satu masalah kesehatan yang sering menyebabkan kematian. Kondisi ini terjadi ketika jantung kehilangan suplai oksigen akibat sumbatan mendadak di pembuluh darah. 

Apabila seseorang mengalami serangan jantung, ia membutuhkan penanganan dari dokter sesegera mungkin agar nyawanya tertolong. 

Sebuah penelitian yang dipublikasi dalam Circulation, A Journal of the American Heart Association mengatakan tanda serangan jantung sebetulnya bisa dideteksi lebih awal, bahkan satu bulan sebelum kejadian. 

Kesimpulan gejala ini didapat berdasarkan penelitian yang dilakukan di lima rumah sakit. Rumah sakitnya tersebar di negara bagian Arkansas, Carolina Selatan, dan Ohio, di Amerika Serikat. Penelitian ini melibatkan 515 orang wanita dengan rentang usia 29 hingga 57 tahun.

Artikel Lainnya: 4 Tanda dan Gejala Serangan Jantung Saat Olahraga

Menariknya, gejala yang ditemui bukanlah nyeri dada, melainkan perubahan tubuh yang sering dianggap sepele orang kebanyakan orang. Meskipun penelitian ini hanya fokus mengamati kaum wanita, namun, bukan berarti pria dapat memandang remeh, ya. Berikut beberapa tanda sebulan sebelum serangan jantung terjadi:

  1. Rasa Lelah 

Sebanyak 70 persen peserta penelitian melaporkan mengalami kelelahan berlebih sehingga tidak dapat mengerjakan aktivitas ringan dan sederhana.  

  1. Gangguan Tidur 

Sebanyak 48 persen peserta penelitian mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur dapat berupa insomnia (sulit tidur) serta menjaga kualitas tidur. 

  1. Sesak Napas Mengganggu

Sesak napas dirasakan oleh 42 persen responden. Sesak akibat sulit bernapas ini diakui cukup mengganggu oleh kebanyakan peserta penelitian. 

  1. Masalah Pencernaan

39 persen responden mengatakan mengalami masalah pencernaan, seperti nyeri perut, mual, serta muntah.

  1. Cemas 

Sebanyak 35 persen responden penelitian mengaku mengalami rasa cemas berlebih yang tidak diketahui penyebabnya.  

  1. Nyeri dada

Sekitar 30 persen responden mengalami nyeri dada yang merupakan ciri khas serangan jantung. Terkadang, nyeri dada ini juga ditemukan di kondisi lain seperti asam lambung naik (GERD), masalah paru, masalah otot, atau masalah tulang di area dada. Nyeri dada sering tidak dihiraukan oleh orang yang sebenarnya berisiko mengalami serangan jantung.   

Artikel Lainnya: Jangan Remehkan 8 Gejala Penyakit Jantung Ini!

Tanda-tanda di atas merupakan peringatan dini serangan jantung yang sering luput dari kecurigaan dokter. Sebab tanda di atas mirip dengan gejala penyakit lainnya. 

Kendati demikian, tidak semua orang yang mengalami kelelahan atau gangguan tidur sudah pasti akan terkena serangan jantung. Gejala tersebut hanya dicurigai sebagai tanda sebulan sebelum serangan jantung apabila memiliki faktor risiko tertentu. 

Risiko serangan jantung, misalnya, terkait usia. Risiko rentan serangan jantung bagi pria berada di atas usia 45 tahun dan wanita di atas 55 tahun. Apabila punya riwayat penyakit jantung, diabetes, hipertensi, atau  kolesterol, Anda berisiko mengalami miokardial infark. Selain itu, orang yang punya kebiasaan merokok juga dapat berisiko mengalami serangan jantung. 

Waspadai gejala dan faktor risiko di atas. Lakukan pengecekan kondisi jantung menyeluruh dengan bantuan dokter. Berbagai metode bisa dilakukan seperti elektrokardiogram (EKG), enzim jantung, serta angiografi. 

Pemeriksaan tersebut berguna untuk menegakkan diagnosis dini sehingga   pencegahan serangan jantung pun bisa lebih baik. Apabila masih ada yang ingin ditanyakan tentang tanda sebulan sebelum serangan jantung, konsultasi langsung ke dokter. Untuk konsultasi lebih praktis, ajukan pertanyaan langsung dengan dokter di aplikasi Live Chat di aplikasi aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

1 Komentar

  • Sai Yukihara

    Pagi dok.saya sebelumnya pernah cek jantung.sebab saya sering mengalami sakit atau nyeri dada dibagian dada kiri.tapi dari hasil lab jatung saya baik.tapi sampe sekarang saya masih sering sakit dada kiri saya.apalagi sekarang bulan puasa,saat solat tarawih,nafas sesak,kadang nyri dibagian bawah keti