Sukses

Makanan Kaleng Mengandung Virus HIV, Fakta atau Hoax?

Beredar informasi bahwa virus HIV dapat masuk dan hidup di dalam makanan kaleng. Temukan faktanya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Human Immunodeficiency Virus begitulah sebutan keren untuk HIV. Belakangan, virus ini dituding bisa masuk dan hidup di dalam makanan kaleng. Dapatkah dibuktikan secara ilmiah?

Secara sederhana, HIV merupakan virus yang menyerang sistem imun dan menyebabkan penderitanya rentan terserang berbagai jenis infeksi. Parahnya, penderita HIV yang terinfeksi banyak kuman akan mengalami kondisi buruk yang mengancam keselamatan jiwanya.

Virus HIV umumnya ditularkan melalui hubungan seksual tanpa pengaman dan jarum suntik yang digunakan bergantian. Sayangnya hingga kini belum ada obat yang benar-benar dapat menghancurkan virus yang sangat menakutkan ini.

Lalu bagaimana dengan rumor yang menyebutkan bahwa virus HIV dapat masuk dan hidup di dalam makanan kaleng?
Ketahuilah, dalam proses pembuatannya, makanan kaleng harus melewati prosedur pemanasan. Jadi, jika makanan kaleng dihinggapi virus atau bakteri, proses ini akan membunuh dan memusnahkan unsur berbahaya itu.

Di samping itu, virus HIV itu sendiri tidak dapat hidup jika tidak menempel pada sel manusia. Karena pada dasarnya, virus ini membutuhkan inang agar dirinya tidak musnah begitu saja.

Namun, meski makanan kaleng bebas virus atau bakteri berbahaya, bukan berarti Anda bebas mengonsumsinya. Sebab, ada persoalan lain yang akan Anda hadapi.

Bila bukan soal HIV, masalah apa yang dapat ditimbulkan makanan kaleng? Kandungan gula dan garam yang tinggi pada makanan kaleng dapat meningkatkan risiko kegemukan serta gangguan kesehatan lainnya.

Masih ada pertanyaan lain yang mengganjal di benak Anda tentang makanan kaleng? Tenang saja, Anda dapat menghubungi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mendapatkan informasi tentang makanan yang dikonsumsi.

Nah, kembali pada persoalan virus HIV, Anda tak perlu khawatir dengan rumor yang mengaitkannya pada makanan kaleng. Ingat, virus ini tidak dapat hidup dalam makanan kaleng. Tapi tetaplah teliti sebelum membeli jenis makanan apa pun, ya!

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar