Sukses

7 Cara Mengetahui Anda Sudah Cukup Berolahraga

Ada yang berpendapat, sudah melakukan jogging 15 menit, asal keluar keringat, sudah cukup untuk menjawab kebutuhan wajib olahraga hariannya. Benarkah begitu? Yuk simak saran yang pas buat Anda untuk berolahraga bersama dr. Nadia Octavia disini.

Klikdokter.com - Sebuah studi yang dipublikasikan oleh journal of Medicine and Science menunjukkan bahwa kebanyakan pria dan wanita telah merasa melakukan olahraga dengan cukup.

Ada yang berpendapat, sudah melakukan pekerjaan rumah tangga seperti menyapu, mengepel dan mencuci sudah termasuk olahraga dan cukup menjawab kebutuhan kesehatan tubuh. Atau ada juga yang berpendapat, sudah melakukan jogging 15 menit, asal keluar keringat, sudah cukup untuk menjawab kebutuhan wajib olahraga hariannya. (Baca: Pekerjaan Rumah Tangga, Termasuk Olahraga atau Bukan?)

Sudah cukup benarkah demikian? Nah, ada beberapa cara berikut ini yang dapat membantu Anda mengukur apakah yang Anda lakukan sudah cukup berolahraga, tidak berlebih dan tidak kurang, antara lain:

  1. Catat di jurnal

Anda dapat menuliskan catatan atau note mengenai aktivitas berolahraga Anda seperti: jumlah hari atau kapan saja Anda berolahraga, intensitas dan jumlahnya. Jika Anda sudah mendapat catatan dari rekam kegiatan Anda, akan sangat mudah melakukan konsultasi atau bahkan mengukur ke diri sendiri, sudah cukupkah Anda melakukan olahraga.

Atau Anda dapat mempermudah diri dengan menggunakan aplikasi smartphone yang dewasa ini tumbuh menjamur berupa ‘diary’ olahraga secara cuma-cuma.

  1. Perhatikan intensitas

Jika olahraga Anda tergolong berintensitas yang rendah, sebaiknya Anda berolahraga lebih sering dan lebih lama misalnya sekitar 45-100 menit selama 5 hari atau lebih dalam seminggu. Jika jenis olahraga Anda merupakan jenis intensitas yang sedang atau berat seperti jogging atau lari, maka Anda cukup berolahraga selama 15-45 menit selama 3-4x/minggu.

  1. Panduan olahraga

Berdasarkan panduan terakhir dari Centers for Disease Control and Prevention dan the American College of Sports Medicine, wanita dan pria dianjurkan untuk beraktivitas fisik sedang setiap hari selama 30 menit.

  1. Apakah Anda bisa berbicara?

Cobalah untuk berbicara ketika Anda sedang Latihan olahraga. Jika Anda dapat berjalan dan berbicara pada saat yang sama, kemungkinan Anda telah berada pada jalur yang tepat. Namun jika Anda dapat berolahraga sambil bernyanyi, kemungkinan besar intensitas olahraga Anda belum cukup.

Maksud dari tes bicara dan menyanyi ketika berolahraga adalah mengukur beban pernapasan ketika Anda Latihan. Jika Anda masih sanggup bernyanyi ketika olahraga, maka tubuh belum dioptimalkan untuk berolahraga.

  1. Denyut jantung

Untuk menghitung denyut nadi maksimum Anda, gunakan perhitungan: 220-umur Anda. Selama olahraga aerobik, peningkatan denyut jantung hingga 55-70% dapat tergolong cukup.

  1. Pembakaran lemak

Pembakaran lemak akan terjadi paling banyak saat Anda berolahraga dan mencapai 70-80% dari denyut jantung maksimal Anda. Maksudnya, semakin tinggi denyut jantung yang terjadi akibat aktivitas olahraga, maka proses pembakaran yang ada semakin tinggi. Oleh sebab itu jika Anda dalam program menurunkan berat badan, banyak instruktur atau dokter untuk menyarankannya dengan olahraga kategori cardio, seperti lari, berenang, jogging, dan lainnya.

  1. Berkeringat bukan merupakan indikasi utama

Keringat merupakan cara tubuh untuk mengeluarkan panas tubuh dan berbeda-beda pada setiap individu. Jika Anda tidak berkeringat bukan berarti Anda belum cukup berolahraga dan sebaliknya. Berkeringat berdasarkan suhu tubuh, genetik dan pakaian yang Anda gunakan.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](NO)

Baca juga:

Olahraga untuk Atasi Nyeri Punggung

Berolahraga Setelah Melahirkan

3 Olahraga Penambah Mesra Pasangan

  

Ditulis oleh:

dr.Nadia Octavia

Anggota Redaksi Medis

Klikdokter.com

0 Komentar

Belum ada komentar