Sukses

5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Suntik Botox

Ketika berurusan dengan kerutan, salah satu jawabannya yang tentu tidak asing lagi adalah botox. Sebelum Anda menggunakannya, Anda perlu mengetahui beberapa fakta beriku...

Oleh: dr. Nadia Octavia

Klikdokter.com - Flek-flek hitam, kerutan, cekungan pada wajah merupakan efek normal dari penuaan (dan tentu saja paparan sinar matahari). Ketika berurusan dengan kerutan, salah satu jawabannya yang tentu tidak asing lagi adalah botox. Sebelum Anda menggunakannya, Anda perlu mengetahui beberapa fakta berikut:

  • Botox dan keracunan makanan
    Tahukah Anda bahwa botulinum toxin A atau yang lebih dikenal dengan botox merupakan neurotoksin yang diproduksi oleh bakteri Clostridium Botulinum?

    Bakteri? Ya. Toksin yang dikeluarkan oleh bakteri tersebut dapat menyebabkan botulism, yaitu suatu kondisi paralisis atau kelumpuhan. Salah satu jenis botulism menyebar melalui makanan yang tidak diproses sempurna. Bakteri ini juga sering terdapat pada debu dan tanah.

    Bakteri ini memproduksi neurotoksin, yaitu substansi yang merusak jaringan saraf. Racun ini yang biasa digunakan pula oleh kalajengking dan tarantula untuk membunuh mangsanya. Pada manusia, botulism dapat menyebabkan kelemahan otot, gangguan penglihatan dan ptosis.

  • Botox dan paralisis
    Terdapat 7 jenis toksin botulinum, yang diidentifikasikan dengan huruf A hingga G. Botulinum toxin atau botox yang biasa digunakan untuk tujuan estetis, akan mencegah otot untuk berkontraksi. Namun jika botulinum toxin yang masuk ke dalam tubuh terdapat dalam konsentrasi yang tinggi, seperti pada penyakit botulism, dapat menyebabkan kelumpuhan otot pernafasan.

  • Botox dan kerutan
    Untuk apa sengaja menyuntikkan racun ke dalam tubuh? Botox telah diuji dan disetujui untuk mengatasi masalah kerutan terutama pada glabellar lines, kerutan di antara alis atau crow's feet, kerutan di sekitar mata. Mekanismenya sederhana. Jika Anda tidak dapat menggerakkan otot, maka Anda tidak dapat mengalami kerutan. Efeknya sendiri tidak bertahan lama, hanya 3-4 bulan saja.

  • Botox bukan hanya untuk tujuan kosmetik
    Injeksi botox dapat juga digunakan untuk mengatasi migrain kronis, mata yang juling, produksi keringat yang berlebihan, inkotinensia urin dan kondisi lainnya yang berkaitan dengan otot. Efeknya sendiri bersifat temporer, biasanya bervariasi antara 3-10 bulan tergantung kondisinya.

  • Lakukan injeksi botox di tangan dokter yang terlatih
    Injeksi botox tidaklah sama seperti melakukan manicure atau pedicure. Injeksi botox merupakan suatu prosedur medis yang harus dilakukan oleh dokter yang profesional dan terlatih. Efek samping yang mungkin didapat dari injeksi botox antara lain adalah: memar, nyeri kepala, gatal dan nyeri.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman utama website kami.[](NO)

 

Baca juga: 

0 Komentar

Belum ada komentar