Sukses

Hubungan Antara Penyakit Kanker dan Keguguran

Tahukah Anda bahwa penyakit kanker dan keguguran adalah dua kondisi yang sangat sulit untui dipisahkan?

Klikdokter.com, Jakarta Sudah enam tahun menjalani pernikahan, namun belum dikaruniai momongan. Kata dokter, wanita tersebut menderita penyakit kanker, sehingga berkemungkinan kecil untuk hamil. Jika pun hamil, dokter memvonisnya dengan risiko keguguran yang tinggi.

Sebenarnya, apa hubungan penyakit kanker dan keguguran?

Kanker adalah penyakit mematikan, yang juga dapat memengaruhi sistem reproduksi wanita. Artinya, tingkat kesuburan seorang wanita yang menderita kanker akan sangat menurun, sehingga kemungkinan untuk hamil menjadi sangat kecil. Jika pun hamil, wanita penderita kanker tersebut memiliki risiko tinggi untuk mengalami keguguran.

Secara umum, ada dua faktor yang menyebabkan hal in. Pertama, faktor penyakit itu sendiri, dan yang kedua adalah faktor pengobatan.

Kanker merupakan penyakit kompleks, yang menyebabkan kerja sistem di dalam tubuh tidak beraturan akibat proses peradangan yang terjadi. Sehingga, hal ini menyebabkan penurunan nafsu makan, daya tahan tubuh serta keseimbangan hormonal dalam tubuh.

Kejadian-kejadian tersebut berujung pada penurunan kesuburan, sampai dengan peningkatan risiko keguguran.

Selain itu, proses pengobatan kanker juga dapat memengaruhi perkembangan janin dalam kandungan. Penderita kanker biasanya menjalani berbagai proses pengobatan, seperti pembedahan, kemoterapi dan radioterapi tergantung pada jenis kanker yang diderita.

Pengobatan tersebut berpotensi menyebabkan keguguran atau gangguan pada proses perkembangan janin. Jika pun berhasil dilahirkan, bayi berisiko mengalami untuk mengalami cacat bawaan.

Jadi, jika Anda memiliki kerabat atau sahabat yang menderita penyakit kanker, sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terkait kemungkinan dirinya untuk hamil. Dengan demikian keguguran dapat dicegah jika hamil kelak.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar