Sukses

Sexting, Tren yang Menjamur di Kalangan Usia Muda

Apakah Anda familiar dengan istilah sexting? Istilah yang satu ini sedang tren di kalangan usia muda. Perlukah melakukannya?

Sexting adalah tindakan mengirimkan, menerima, atau meneruskan foto seksual atau pesan bernada seksual secara elektronik (seperti SMS, email, dan aplikasi pesan lainnya). Sebuah survei yang dilakukan Drexel University di Amerika Serikat menemukan 88% dari responden berusia 18-82 tahun mengakui pernah melakukan sexting.

Dari survei tersebut ditemukan bahwa, kegiatan ini cenderung dilakukan oleh mereka yang sedang menjalani relasi yang berkomitmen. Pada mereka yang menjalani relasi serius, sexting berkaitan dengan kepuasan seksual.

Namun, ada pula bahaya yang perlu diwaspadai –terutama bagi kaum muda. Pada remaja usia 14-18 tahun ditemukan bahwa 20% mengakui pernah mengirimkan gambar dirinya yang bernuansa seksual. Selain itu 40% mengakui pernah menerima pesan bernada seksual. Dan lebih dari 75% remaja yang melakukan sexting mengakui sudah melakukan hubungan seksual.

Remaja rawan melakukan perilaku ini karena beberapa alasan. Seperti adanya peer pressure, rasa penasaran, merasa sedang jatuh cinta, dan lain-lain. Selain itu pada remaja, bagian otak yang dinamakan prefrontal cortex belum berkembang. Bagian ini yang bertugas untuk mengontrol impuls, menyelesaikan masalah, dan mempertimbangkan pilihan-pilihan.

Perlu diingat, pada masa sekarang ini dengan keterbukaan informasi semua hal dapat disebarkan melalui internet dengan mudah dan cepat. Jika Anda melakukan sexting seperti mengirimkan foto maka foto tersebut akan dengan mudah disebarluaskan dan akan ada dampak psikologis yang harus dihadapi.

Jika Anda memilih untuk melakukan sexting, sebaiknya pertimbangkan dengan matang apakah Anda yakin akan berbagi informasi ini dengan orang lain. Jika informasi tersebut tersebar luas, siapkah Anda menerima risikonya?

Ingatlah, saat ingin mencari pekerjaan atau mendaftar sekolah, pihak perusahaan dan sekolah dapat dengan mudah melakukan background check melalui internet. Apabila muncul informasi berkaitan dengan sexting, bisa saja hal tersebut mempengaruhi penilaian terhadap anda.

Jadi, perlukah melakukan sexting? Pilihan ada di tangan Anda. Namun, bijaklah sebelum memutuskannya.

(DA/ RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar