Sukses

Arti di Balik Warna Sperma Anda

Warna sperma bisa berbeda-beda, tak hanya putih atau bening. Tapi bisa juga merah, bahkan hitam. Apakah warna sperma memiliki arti tertentu bagi kesehatan?

Bicara tentang program hamil, biasanya pihak wanitalah yang lebih sering berupaya memaksimalkan kesehatan reproduksinya. Padahal, kualitas sperma yang sehat dari pria juga tidak kalah penting, lho.

Faktanya, faktor kesehatan reproduksi pria dan wanita sama besarnya jika ingin terjadi kehamilan. 

Lalu kapan sperma atau air mani dikatakan sehat? Sperma dikatakan normal atau sehat apabila jumlah dalam cairan semen berkisar 15 juta hingga lebih dari 200 juta sperma per mililiter (ml) semen. 

Tidak hanya jumlah, bentuk anatomi atau struktur sel sperma yang normal juga menentukan keberhasilan program hamil. Sperma yang normal atau sehat memiliki struktur kepala oval, ekor yang panjang, serta bergerak lincah.

Sayangnya, ketiga hal di atas tidak dapat dinilai secara kasat mata. Anda perlu melakukan pemeriksaan analisis semen di laboratorium. Tapi tenang, Anda juga bisa melihat kondisi sehat atau tidaknya sperma dari warnanya. 

Jika ditanya warna sperma, sebagian besar orang mungkin akan menjawab putih atau kekuningan. Ternyata, warna sperma bisa bervariasi tergantung dari kondisi kesehatan seseorang, lho!

Artikel Lainnya: Adakah Pengaruh Diabetes Terhadap Kualitas Sperma?

1 dari 2 halaman

Arti Warna Sperma Pria

Layaknya urine atau air kencing, warna sperma pria juga berhubungan dengan kondisi kesehatan saluran kemih dan organ kelaminnya.  Berikut adalah arti warna sperma yang dapat Anda ketahui: 

  • Bening atau Putih pekat

Apabila sperma berwarna bening artinya kesehatan air mani Anda normal. Perubahan warna sperma yang terjadi secara alami pada pria dewasa adalah putih pekat. Kejadian ini merupakan akibat dari seorang pria yang lama tidak ejakulasi, sehingga cairan sperma menumpuk dan menjadi lebih kental. 

  • Kekuningan

Warna sperma yang kekuningan disebabkan oleh usia pria yang semakin tua. Hal ini terjadi secara bertahap, tanpa disadari. Tak hanya itu, pola dan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga menjadi penyebab berubahnya warna sperma menjadi kekuningan. 

Makanan tersebut biasanya mengandung tinggi sulfur, seperti bawang putih, bawang bombay, brokoli dan asparagus. Makanan yang memiliki pigmen kuning seperti kunyit juga bisa mengubah warna sperma menjadi kekuningan.

Artikel Lainnya: Polusi Udara Bisa Menurunkan Kualitas Sperma Pria

  • Kuning Keemasan

Tahukah Anda bahwa warna sperma bisa menjadi kuning keemasan? Ya, warna ini muncul karena adanya urine pada sperma yang dikeluarkan. Ketika seorang pria ereksi lalu ejakulasi, cairan urine terhambat, dan yang keluar adalah sperma.

Namun, pada kasus tertentu, urine juga dapat ikut keluar bersamaan dengan sperma. Inilah alasan mengapa dokter menyarankan pria untuk buang air kecil terlebih dahulu sebelum berhubungan seks.

  • Merah atau Pink

Warna merah muda (pink) atau merah pada sperma menandakan adanya darah yang bercampur pada air mani. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh perdarahan yang terjadi di prostat ataupun saluran kemih saat ejakulasi. 

Perdarahan ini bisa merupakan komplikasi dari infeksi menular seksual, luka saat masturbasi, infeksi pada prostat, testis, atau saluran kencing. Sperma yang berwarna kemerahan juga bisa terjadi setelah pria melakukan prosedur medis tertentu seperti pasang kateter. 

  • Hitam

Sperma berwarna hitam menandakan adanya darah yang sudah mengendap lama. Perubahan warna sperma yang cukup ekstrim ini dikaitkan dengan kondisi cedera pada sumsum tulang belakang ataupun tingginya kadar logam dalam darah, seperti timbal, mangan, dan nikel.

Melihat warna merupakan salah satu cara termudah mendeteksi apakah sperma Anda sehat atau tidak. Selain itu, Anda juga butuh pemeriksaan analisis semen di laboratorium untuk penjelasan yang lebih detail dan akurat. 

Jika mengalami warna sperma yang tidak sehat seperti dijelaskan di atas, segera kunjungi dokter atau dokter spesialis urologi agar dilakukan pemeriksaan serta penanganan yang tepat. Anda juga bisa konsultasi secara online dengan dokter lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter

(OVI/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar