Sukses

Ini Dia Negara yang Penduduknya Paling Rajin Mencuci Tangan

Meskipun penting untuk dilakukan, ternyata masih banyak orang yang tidak mencuci tangan setelah pergi ke toilet. Anda juga seperti itu?

Mencuci tangan. Banyak yang menganggap kegiatan ini sebagai suatu hal yang sepele. Padahal mencuci tangan adalah salah satu langkah mudah untuk cegah penyebaran penyakit berbahaya.

Bakteri di Tangan Anda

Setelah seseorang menggunakan toilet tanpa mencuci tangan, ia dapat ‘membawa’ kurang lebih 700 juta bakteri di sebelah tangannya. Lewat tangan, orang dapat memindahkan bakteri tersebut ke berbagai benda.

Mulai dari pintu, pulpen, gelas, laptop, handphone, dan lainnya. Jika menyentuh mulut atau memegang makanan, bakteri tersebut dapat masuk ke tubuh dan berpotensi menyebabkan penyakit.

Kurang Sadar

Sebuah perusahaan kebersihan, Initial Washroom Hygiene, melakukan sebuah survei terhadap 100 ribu orang. Hasilnya hanya 38% pria dan 60% wanita yang mencuci tangan setelah buang air di toilet.

Gallup International melaporkan sebuah survei besar yang diadakan di Eropa untuk mengetahui seberapa banyak orang yang mencuci tangan setelah pergi ke toilet. Hasilnya di luar dugaan.

Belanda menempati posisi pertama sebagai negara dengan penduduk yang paling jarang mencuci tangan setelah ke toilet. Angkanya cukup tinggi, yaitu mencapai 50%.

Posisi ini diikuti oleh Italia, di mana dengan angka 57%. Kemudian disusul oleh Spanyol dan Prancis, dengan angka 60%, lalu Inggris dengan angka 75%.

Lantas, negara mana yang masuk peringkat 3 besar sebagai negara terbersih karena penduduknya paling rajin cuci tangan? Ternyata posisi ketiga diduduki oleh Portugal dengan 85% dan disusul Moldova dengan 94%. Sedangkan posisi pertama diraih oleh Bosnia & Herzegovina dengan angka 96%.

Cuci Tangan itu Penting!

Sebuah studi yang dilakukan oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine menunjukkan bahwa cuci tangan dengan sabun biasa (bukan sabun antiseptik) dapat menghilangkan bakteri berbahaya di tangan sebesar 82. Sementara mencuci tangan tanpa sabun hanya memusnahkan bakteri sebesar 48%.

Menurut studi WaterAid, satu dari lima bayi baru lahir di negara berkembang di Afrika dan Asia meninggal karena proses kelahirannya tidak ditunjang dengan tangan dan alat yang bersih. Kematian tersebut rata-rata disebabkan oleh sepsis, infeksi bakteri yang berat dan mengancam jiwa.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa hampir 800 ribu anak meninggal setiap tahunnya akibat diare. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan kematian akibat HIV/AIDS, malaria, dan campak digabung menjadi satu.

Padahal, diare sendiri dapat dicegah dengan menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan, salah satunya dengan mencuci tangan. Tak hanya itu, penyakit mematikan seperti ebola juga dapat dicegah penularannya dengan rajin mencuci tangan.

Jadi, sudahkah Anda mencuci tangan setelah buang air di toilet?

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar