Sukses

Buncit Gara-gara Fast Food, Kok Bisa?

Apakah Anda sering mengonsumsi makanan cepat saji atau fast food? Yuk, cari tahu di sini bagaimana fast food bisa menyebabkan perut buncit.

Restoran fast food sudah semakin menjamur di mana-mana. Selain praktis, fast food juga digemari karena relatif murah. Bicara tentang fast food, tentunya meliputi junk food. Junk food adalah makanan yang sudah diproses sebelumnya, memiliki kandungan garam, gula, kalori, dan lemak yang tinggi namun minim nutrisi. Saat mengonsumsi fast food, kebanyakan orang tertipu dengan penampilan makanan tersebut. Isinya boleh sedikit atau kecil, tapi kalori yang dikandungnya? Sangat luar biasa!

Pada umumnya, kebutuhan kalori per hari adalah 2.000 kalori pada wanita dan 2.500 kalori pada pria. Jumlah kalori ini seharusnya dibagi menjadi tiga kali makan besar dan dua kali makan kecil atau selingan. Namun, dengan mengonsumsi fast food, jangan kaget apabila jumlah kalori yang Anda konsumsi per hari bisa berkali-kali lipat.

Inilah beberapa daftar makanan fast food dan kalori yang dikandungnya:

  1. Hamburger sebanyak 400-1000 kalori.
  2. Sepotong ayam goreng sebanyak 200-350 kalori.
  3. Kentang goreng yang berukuran kecil hingga besar memiliki 400-500 kalori.
  4. Soda sebanyak satu gelas memiliki 200 kalori.
  5. Piza berukuran besar, satu potongnya memiliki 300-400 kalori.
  6. Es krim memiliki 150-300 kalori.

Coba hitung, berapa total kalori yang Anda konsumsi dalam sekali makan jika Anda memesan fast food dalam bentuk paket? Sebagai contoh, biasanya sebuah paket kecil yang terdiri dari satu hamburger, satu kentang goreng, dan satu gelas minuman soda, totalnya bisa mencapai 1.000 kalori. Jika Anda memesan porsi besar atau dengan tambahan makanan penutup, totalnya bisa mencapai 1.500 kalori bahkan 2.000 kalori—setara dengan kalori per hari.

Banyak studi yang sudah menemukan hubungan positif antara fast food dan perut buncit. Kalori yang terlalu berlebihan akan disimpan menjadi lemak di dalam tubuh dan berujung pada perut buncit. Selain memiliki kalori yang sangat tinggi, fast food juga mengandung lemak yang tidak sehat. Lemak yang tidak sehat seperti lemak jenuh dan lemak trans juga menyebabkan perut buncit.

Fast food memang disukai banyak orang, mungkin Anda salah satunya. Tapi ingat, kebiasaan mengonsumsi fast food dapat berujung pada penyakit-penyakit berbahaya, seperti jantung, hipertensi, dan diabetes. Segala penyakit berbahaya itu sangat mungkin diawali dengan gejala perut buncit. Yuk, hindari fast food mulai dari sekarang!

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar