Sukses

Dianggap Bahaya, Ini Manfaat Nuklir bagi Dunia Kesehatan

Banyak yang tahu bahaya nuklir bagi kesehatan. Namun, tahukah Anda bahwa nuklir juga memiliki manfaat untuk kehidupan manusia?

Nuklir dianggap sebagai sesuatu yang berbahaya dan harus dihindari. Padahal, ada juga manfaat nuklir bagi kehidupan manusia. Salah satunya adalah manfaat nuklir di bidang kesehatan yang dikenal sebagai cabang ilmu kedokteran nuklir.

Melalui bidang ilmu kedokteran nuklir, diagnosis penyakit pasien dapat diketahui dalam waktu yang relatif singkat dan akurat. Melalui bidang ilmu ini juga, manfaat nuklir diketahui berguna untuk mengetahui keadaan organ pasien dengan akurat.

Pada umumnya, manfaat nuklir di bidang kesehatan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu untuk diagnosis dan terapi radiasi. Berikut rinciannya:

1 dari 4 halaman

1. Menegakkan Diagnosis Penyakit

Salah satu manfaat nuklir adalah untuk menentukan diagnosis berdasarkan perubahan biokimia fisiologik di dalam sel atau jaringan. Jenis penyakit yang dapat ditentukan, antara lain penyakit jantung koroner, kelenjar gondok, dan gangguan fungsi ginjal.

Obat radioaktif dimasukkan ke dalam tubuh pasien atau dicampur dengan bahan pemeriksaan dari pasien seperti darah atau urine.

Teknik pemeriksaan ini umumnya tidak menyebabkan rasa tidak nyaman atau sakit pada pasien, tetapi hasilnya dapat diandalkan.

Artikel Lainnya: Kenali Manfaat Nuclear Stress Test untuk Kesehatan

2. Menegakkan Diagnosis Kanker

Manfaat nuklir dalam menegakkan diagnosis juga termasuk dalam mendiagnosis kanker dan tahapan penyakit kanker.

Bila digunakan pada tahap awal, pemeriksaan dengan nuklir dapat bermanfaat besar karena dapat mendiagnosis kanker pada tahap yang paling awal, bahkan sebelum gejala muncul.

Secara lebih spesifik, manfaat nuklir dalam bidang diagnosis kanker ini juga termasuk penentuan atau identifikasi jenis kanker.

2 dari 4 halaman

3. Mendeteksi Penyebaran Kanker

Selain menentukan diagnosis dan tahapan penyakit kanker, nuklir di dunia medis juga dapat digunakan untuk mendeteksi penyebaran kanker pada tulang.

Pada kanker yang ada di tahap lanjut, sel-sel kanker dapat menyebar ke berbagai organ lain, termasuk pada tulang. Penyebaran pada tulang ini dapat tidak memberikan gejala.

Pemeriksaan dengan obat radioaktif dapat mendeteksi adanya sel kanker pada tulang sehingga dapat menentukan dengan tepat langkah yang harus diambil untuk rencana pengobatan pasien.

Artikel Lainnya: Mengupas Soal Radiasi, Penyebab Sekaligus Obat Kanker

4. Mendeteksi Perdarahan pada Saluran Cerna

Manfaat nuklir lainnya adalah untuk mendeteksi adanya perdarahan pada saluran pencernaan. Setelah mengetahui ada atau tidaknya perdarahan, metode pemeriksaan ini juga sekaligus dapat mendeteksi lokasi terjadinya perdarahan.

Obat radioaktif dalam jumlah kecil akan disuntikkan ke dalam tubuh dan akan mengalir ke daerah yang akan diperiksa. Obat radioaktif ini akan mengeluarkan sinar gamma yang dapat dideteksi oleh alat pemindai sehingga dapat menentukan lokasi perdarahan pada saluran cerna.

3 dari 4 halaman

5. Terapi Radiasi Tiroid (Kelenjar Gondok)

Di samping membantu penetapan diagnosis, manfaat nuklir di bidang kesehatan juga berperan dalam terapi-terapi penyakit tertentu. Efek samping radiasi pada terapi nuklir pun sangat rendah bila dibandingkan dengan besarnya manfaat yang diperoleh.

Terapi nuklir telah digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit kelenjar gondok dan hiperfungsi kelenjar gondok yang membandel terhadap pemberian obat-obatan nonradiasi.

Artikel Lainnya: 10 Tips Hilangkan Keloid yang Mengganggu Penampilan

6. Terapi Radiasi Kanker

Manfaat nuklir untuk terapi kanker adalah menghilangkan kanker, terutama yang berukuran kecil. Terapi ini dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan angka kelangsungan hidup dan juga meningkatkan kualitas hidup pasien penderita kanker.

Dengan melakukan terapi radiasi nuklir, diharapkan kanker dapat dikendalikan di bagian tubuh tempat kanker tersebut dan rasa nyeri atau tidak nyaman karena kanker tersebut juga dapat lebih diatasi.

Berbagai manfaat nuklir dalam kedokteran di atas diperoleh dengan menggunakan obat radioaktif yang dinamakan radiofarmaka dalam jumlah kecil. Obat tersebut dimasukkan ke dalam tubuh melalui inhalasi (dihirup), intravena (disuntikan melalui pembuluh darah), atau melalui mulut.

Setelah berada di dalam tubuh, dapat diikuti alurnya di dalam organ atau jaringan, kemudian dipantau menggunakan suatu alat pendeteksi yang ditempatkan di luar tubuh.

Manfaat nuklir bagi kesehatan terus berkembang saat ini. Oleh karena itu, Anda tidak perlu ragu untuk mendiskusikan mengenai terapi ini jika memang diperlukan untuk suatu kondisi tertentu.

Informasi menarik lainnya seputar kesehatan dapat Anda peroleh di aplikasi KlikDokter. Konsultasikan juga masalah kesehatan Anda kepada dokter melalui fitur Live Chat 24 jam.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar