Sukses

13 Fakta Menarik Seputar Boneka Seks

Boneka seks sering kali menjadi perbincangan banyak orang. Bentuknya yang benar-benar mirip manusia merupakan daya tarik yang membuatnya laris di beberapa negara.

Boneka seks atau sex doll merupakan sex toy yang memiliki bentuk, ukuran dan tampilan seperti manusia. Boneka seks memiliki wajah, kepala, pelvis dan bagian tubuh lainnya ditambah dengan aksesoris (vagina, anus, mulut dan penis) untuk digunakan sebagai rangsangan seksual. Aksesoris tersebut bisa bergetar, dilepas ataupun diganti-ganti.

Berikut ini beberapa fakta menarik seputar boneka seks:

  1. Seorang pria di Michigan menikah dengan boneka seks. Pria dengan nama panggilan “Davecat” itu memang tidak menikah secara legal, namun ia menganggap boneka seks tersebut sebagai istrinya. Davecat juga memiliki dua boneka seks lain yang ia anggap sebagai para kekasihnya. Masing-masing memiliki akun di Twitter.
  2. Di Jepang, boneka seks kadang disebut “Dutch wives”. Hal ini berawal karena boneka seks diciptakan oleh para pelaut asal Belanda yang harus berlayar di laut lepas selama berbulan-bulan dan membutuhkan bantuan untuk melakukan aktivitas seks. Mereka juga memakaikan baju pada boneka seks tersebut, yang dibuat dari bahan kulit kemudian menjualnya pada masyarakat Jepang.
  3. Pembuatan boneka Barbie ternyata berdasarkan dari boneka seks. Pada tahun 1950, boneka Bild Lilli diciptakan di Jerman, boneka kecil dengan tampilan serupa aktris Jerman yang cantik dibuat khusus untuk pria dewasa. Dia tidak memiliki ‘lubang’, namun berpenampilan seksi.
  4. Boneka seks bisa memiliki bobot yang cukup berat. Boneka sintetis dapat memiliki berat dari 34 sampai 52 kg. Oleh karena itu, tidak banyak wanita yang gemar menggunakan boneka seks.
  5. Perusahaan bernama Realdoll juga memproduksi boneka seks berwujud pria. Jumlah penjualannya hanya 10 persen dari seluruh total penjualan dan tidak memiliki pilihan yang terlalu banyak. 
  6. Orang yang menyukai boneka di Realdoll disebut “iDollators”. Mereka sangat antusias sampai-sampai memperlakukan boneka seks sebagai pendamping mereka yang nyata. Kebanyakan dari pria yang menjadi iDollators mengatakan bahwa mereka terlalu sulit berurusan dengan wanita, dan mereka memperlakukan boneka seks seperti seorang Dewi.
  7. Pencipta produk Fleshlight pernah mencoba untuk mematenkan sebuah boneka seks tahun 1995, berupa patung manekin yang diisi dengan cairan berminyak.
  8. Pada tahun 90-an, Howard Stern membeli boneka seks di Realdoll untuk acaranya, melakukan hubungan seks dengannya serta menyiarkannya secara langsung. Penjualan Realdoll melonjak dan kini perusahaan telah menjual sekitar 300 Realdoll dengan harga mulai dari $5.500 per Realdoll.
  9. Pasangan suami istri asal Inggris memiliki lebih dari 240 boneka seks. Mereka menggunakannya sebagai teman makan malam, minum teh di sore hari, dan menonton TV.
  10.  Ternyata sudah ada boneka seks untuk seekor anjing!
  11. Boneka seks juga bisa berbentuk binatang, orang dengan bobot overweight, orang dengan transgender, orang yang usia lanjut dan bentuk alien.
  12.  Sebuah studi yang dilakukan tahun 2008 mengenai pencarian lewat internet tentang boneka seks, menunjukkan bahwa negara Filipina teratas kemudian Australia dan USA. Yang terbanyak adalah kota-kota seperti Sydney dan Melbourne, diikuti oleh Los Angeles dan Chicago.
  13.  Boneka seks yang semakin mirip manusia malah akan terkesan ‘mengerikan’. Pada tahun 1970, Masahiro Mori, perakit robot asal Jepang, menciptakan istilah “uncanny valley” untuk menjelaskan fenomena di mana semakin robot terlihat hidup, maka manusia akan semakin merasa tidak suka. Manusia dapat menerima tampilan robot yang masih berbentuk robot, namun jika sudah berbentuk seperti manusia maka akan sangat mengganggu. Tak heran bila boneka seks yang menyerupai wanita asli, malah membuat iDollators sulit untuk ereksi. [RS]                                                                                   

1 Komentar