Sukses

Ini Bahaya Tato Temporer Bagi Kesehatan Kulit

Tato temporer terkadang menjadi pilihan bagi mereka yang sekedar ingin mencoba untuk mengaplikasikan tato di tubuhnya. Namun, tahukah Anda bahwa tato temporer dapat berbahaya bagi kesehatan kulit? Berikut info medisnya.

Tato temporer atau tato non-permanen memang sering dipakai orang-orang untuk sekedar bersenang-senang atau mencoba-coba. Selain harganya yang relatif lebih murah, tato jenis ini juga tidak bersifat permanen dan lama-kelamaan akan hilang seiring dengan waktu.

Walau diminati, penggunaan tato temporer ini juga harus berhati-hati! Pasalnya, jenis tato temporer tertentu dapat mengakibatkan reaksi alergi berat pada penggunanya.

Salah satu laporan pada British Medical Journal mencacat bahwa penggunaan black henna untuk tato temporer pada seorang anak menyebabkan reaksi alergi berat berupa bengkak, lepuh dan nyeri pada kulit yang ditato. Black henna ini berbeda dengan henna yang biasa digunakan untuk tato temporer pada umumnya. Sebagian besar pengguna henna menggunakan henna cokelat. Namun belakangan, ini henna hitam atau black henna juga banyak bermunculan karena lebih cepat kering dan lebih tahan lama di kulit.

Henna itu sendiri sebenarnya merupakan pewarna yang berasal dari tanaman. US Food and Drug Administration (FDA) menyatakan bahwa penggunaan henna hanya direkomendasikan untuk pewarna rambut, dan bukan untuk diaplikasikan di kulit.

Henna umumnya berwarna jingga atau kecokelatan. Namun pada black henna atau henna hitam, kandungan di dalamnya ditambahkan p-phenylenediamine (PPD) hingga 30%, yang diduga dapat menyebabkan reaksi pada kulit saat digunakan atau beberapa saat setelahnya.

Oleh karena itu, penggunaan black henna tidak dianjurkan untuk digunakan sebagai bahan dasar tato temporer. Demikian pun ketika akan menggunakan produk henna atau pewarna temporer lainnya. Sebaiknya dilakukan tes alergi terlebih dahulu di kulit agar apabila muncul reaksi alergi, hal ini dapat diketahui dengan segera, dan kulit pun akan terhindar dari reaksi alergi berat.

0 Komentar

Belum ada komentar