Sukses

Langsing dengan Minum Green Coffee

Green coffee diyakini mampu membakar lemak secara cepat, walau tanpa disertai olahraga maupun diet ketat. Tertarik untuk mencobanya?

Green coffee atau kopi hijau merupakan biji kopi yang tidak melalui proses roasting (pemanggangan). Proses pemanggangan tersebut menyebabkan berkurangnya asam klorogenat yang terkandung pada biji kopi. Sehingga green coffee memiliki kadar asam klorogenat  yang lebih tinggi dibandingkan jenis kopi lainnya (roasted coffee beans). Asam klorogenat yang terdapat pada green coffee dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Green coffee menjadi sangat popular setelah diumumkan manfaatnya untuk menurunkan berat badan pada acara The Dr. Oz Show tahun 2012. Dr. Mehmet Oz menyatakan bahwa green coffee membakar lemak secara cepat walau tanpa disertai olahraga maupun diet ketat. Green coffee menurunkan berat badan dengan meningkatkan konsumsi dari deposit lemak, seperti yang diperlihatkan oleh perubahan persentase massa lemak setelah mengonsumsi green coffee. Selain itu, green coffee juga mencegah penimbunan lemak.

Asam klorogenat mampu memengaruhi penyerapan glukosa di dalam tubuh, sehingga menjaga kadar glukosa darah serta mengatur metabolisme yang terjadi di tubuh. Pada obesitas atau kelebihan berat badan, konsumsi green coffee lima kali sehari selama 4 sampai 12 minggu mampu menurunkan berat badan sebanyak 2.5 sampai 3.7 kilogram.

Green coffee sangat aman untuk dikonsumsi. Belum ada penelitian yang membuktikan green coffee tidak boleh dikonsumsi oleh wanita hamil atau menyusui. Namun, sebaiknya dihindari jika Anda sedang hamil atau sedang menyusui.

Perlu diketahui bahwa green coffee mengandung kafein, sama seperti jenis kopi lainnya, sehingga efek samping yang ditimbulkan bisa berupa insomnia, kecemasan dan gelisah, sakit perut, mual dan muntah, serta peningkatan irama jantung dan pernapasan. Meski demikian, efek samping yang ditimbulkan dapat berbeda-beda pada setiap orang. 

0 Komentar

Belum ada komentar