Sukses

Pertolongan Pertama pada Korban Gigitan Ular

Gigitan ular dapat mengandung bisa atau racun berbahaya. Jangan panik, lakukan langkah pertolongan pertama berikut untuk mengatasi gigitan ular.

Berpetualang di alam bebas bisa jadi hobi yang sayang untuk dilewatkan. Akan tetapi, Anda wajib berhati-hati ancaman risiko digigit ular. Itu sebabnya, pertolongan pertama digigit ular wajib Anda diketahui.

Meski demikian, tidak semua jenis hewan melata itu berbahaya. Hanya sekitar 15 persen ular di seluruh dunia serta 20 persen di Amerika Serikat yang berbisa dan gigitannya dapat menyebabkan luka parah hingga kematian.

Namun, gigitan ular berbisa, misalnya seperti kobra, akan menciptakan kondisi kegawatdaruratan medis dengan risiko kematian.

Saat orang sekitar Anda dipatuk ular, jangan panik. Lakukan langkah pertolongan pertama digigit ular berikut.

1 dari 4 halaman

1. Pastikan Korban untuk Bersikap Tenang

Penanganan gigitan ular yang pertama adalah meyakinkan korban kalau gigitan bisa diatasi dengan tepat dan benar.

Sementara itu, bawa korban secepat mungkin menuju fasilitas kesehatan terdekat dan punya peralatan mendukung.

2. Posisikan di Tempat yang Aman

Hindari area-area di mana ular mungkin bersembunyi, seperti di bawah batu atau balok kayu. Bila Anda sedang mendaki gunung atau menjelajahi area yang baru, sebaiknya ketuk-ketuk dulu area di hadapan Anda dengan tongkat kayu.

Saat diberi cukup peringatan dengan ketukan kayu, ular biasanya akan memilih untuk menjauhi Anda.

Artikel lainnya: 7 RS yang Sediakan SABU untuk Korban Digigit Ular Kobra

3. Tanggalkan Segala Benda di Sekitar Luka Gigitan

Lepaskan pakaian ataupun aksesori, seperti cincin dan gelang di sekitar area gigitan (bila ada). Pasalnya, area gigitan sangat mungkin untuk membengkak dan menghalangi selama proses pertolongan pertama.

2 dari 4 halaman

4. Meminimalkan Gerakan

Arahkan korban untuk meminimalkan gerakan. Hal itu bertujuan untuk mencegah racun makin meluas ke bagian tubuh lain.

Jika perlu, buatlah pembidaian longgar di area bekas gigitan ular. Cara sederhana ini dapat membantu korban untuk tak banyak bergerak.

5. Pastikan Area Tergigit Berada di Bawah Jantung

Penanganan gigitan ular berikutnya adalah dengan memosisikan lokasi gigitan tidak lebih tinggi dari pada jantung atau dada.

Misalnya, area tangan yang dipatuk, pastikan organ tersebut tak diangkat melebihi atau sejajar jantung dan dada.

6. Hindari Pembendungan Ketat terhadap Bagian Tubuh Tertentu

Jangan pakai torniket atau mengikat bagian tubuh tertentu pada korban. Pengikatan yang tidak tepat berisiko mematikan seluruh sel atau jaringan. Biasanya hal itu disebabkan ikatan yang terlalu kuat.

Pada kondisi tersebut, aliran darah bisa berhenti total. Ujungnya, bisa terjadi kematian jaringan total hingga berujung pada amputasi.

Artikel lainnya: Ramai King Kobra, Ini Pertolongan Pertama Digigit Ular

3 dari 4 halaman

7. Hindari Terlalu Banyak Menyentuh atau Mengelola Area Gigitan

Jangan tekan bagian yang tergigit dengan kompres dingin atau berusaha memotongnya dengan pisau. Anda juga tidak boleh mengisap racun ular menggunakan mulut.

8. Hindari Pemberian Makanan atau Minuman

Sebaiknya orang yang baru digigit ular tidak diberi makanan atau minuman lewat mulut. Korban rentan tersedak ketika kehilangan kesadaran. Hindari juga untuk memberikan minuman, berupa alkohol atau kopi.

Kopi dan alkohol bisa mempercepat diserapnya racun oleh tubuh. Jangan pula memberi sembarang obat tanpa rekomendasi dokter.

9. Segera Cari Pertolongan, jika Ada Perburukan

Biasanya, setelah gigitan ular berbisa, timbul rasa nyeri terbakar yang cukup berat di area tersebut dalam waktu 15-30 menit. Kondisi dapat berkembang menjadi pembengkakan, memar, serta perubahan warna pada luka hingga ke lengan atau tungkai.

Tanda dan gejala lainnya termasuk mual, sesak napas dan rasa lemas secara umum, serta rasa aneh di mulut.

Jangan sia-siakan waktu untuk mencari atau membunuh ular tersebut. Prioritaskan korban dengan segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat. Jika Anda ingat, jelaskan ciri-ciri binatang melata yang mematuk kepada petugas medis.

Demikianlah tindakan pertolongan pertama digigit ular. Karena bisa berakibat fatal, selalu berhati-hati, ya, saat berada di alam liar. Satu hal lagi, jangan pernah memancing amarah ular karena dapat memperburuk keadaan.

Yuk berdiskusi lebih lanjut dengan dokter seputar topik ini di fitur Live Chat 24 Jam dari Klikdokter.

[HNS/JKT]

3 Komentar

  • Kuc******esia

    Tidak berguna

  • Aie******

    ari ukur mapagahan mah kabeh ge bisa..bisa dibawa k dr soteh lamun teu gempeur..nu puguhna mah make gebog cau dok nu dipacok oray mah

  • pon******is

    lah itu kebanyakan di bawa kerumah sakit atau kelinik mulu.... kalo itu mah semua orang jg tau dok. kalo si korban berada di luar jangkauan rumah sakit seperti berada di hutan atau pedesaan atau kampung yg berada jauh diari kelinik atau rumah sakit. keburu madar atuh dok korbannya.