Sukses

Lidah Buaya, Si Hijau untuk Atasi Nyeri Sendi

Lidah buaya memang sudah dikenal lama dapat digunakan sebagai terapi untuk rambut. Namun, tahukah Anda bahwa lidah buaya juga dapat digunakan sebagai terapi untuk atasi nyeri sendi? Berikut ulasannya.

Lidah buaya, atau aloe vera, dikenal sejak lama memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Penggunaan lidah buaya untuk tubuh, di antaranya adalah untuk rambut, kulit, dan untuk sendi.

Untuk terapi sendi, ada yang mengatakan bahwa lidah buaya atau aloe vera ini bisa digunakan sebagai salah satu terapi alternatif dalam pengobatan nyeri sendi. Namun, benarkah demikian?

Nyeri sendi bisa merupakan gejala dari suatu kondisi medis yang dapat disebabkan oleh beberapa penyakit, di antaranya adalah rheumatoid artritis, gout artritis, dan osteoartritis.

Walaupun penyebabnya berbeda, kondisi yang terjadi pada nyeri sendi pada dasarnya disebabkan oleh peradangan sendi. Peradangan pada sendi ini menyebabkan keluhan nyeri, bengkak, kemerahan, terasa lebih hangat dari kulit sekitar, dan terbatasnya gerakan pada sendi yang terkena radang sendi.

Lalu, bagaimana dengan terapi lidah buaya untuk nyeri sendi?

Lidah buaya atau aloe vera ternyata memang terbukti dapat mengatasi keluhan yang terjadi pada peradangan. Lidah buaya memiliki efek antiperadangan dengan menghambat jalur siklooksigenase dan menurunkan produksi prostaglandin E2 – produk dasar penyebab terjadinya keluhan nyeri sendi.

Selain itu, lidah buaya atau aloe vera memiliki 75 zat aktif yang terdiri dari vitamin, enzim, mineral, gula, asam lemak, hormon, anthraquinone dan asam amino.  

Apakah manfaat dari zat aktif yang ada pada lidah buaya tersebut?

  • Vitamin

Lidah buaya atau aloe vera mengandung vitamin A, C, E, B12, asam folat, dan kolin. Vitamin A, C, dan E merupakan antioksidan yang dapat menetralisir adanya radikal bebas. Proses peradangan akan menghasilkan radikal bebas, lidah buaya atau aloe vera ini dapat menangkal proses tersebut dengan sifat antioksidan yang dimilikinya.

  • Enzim

Lidah buaya/aloe vera mengandung 8 enzim, salah satunya adalah bradikinase. Bradikinase merupakan enzim yang dapat membantu menurunkan peradangan yang terjadi.

  • Mineral

Lidah buaya/aloe vera mengandung kalsium, krom, selenium, tembaga, magnesium, mangan, kalium, natrium, dan zink. Beberapa mineral tersebut merupakan antioksidan yang dapat berfungsi menangkal radikal bebas.

  • Gula

Lidah buaya atau aloe vera mengandung gula dengan rantai tunggal dan rantai ganda, salah satunya yaitu alprogen yang memiliki efek antiperadangan.

  • Anthraquinone

Anthraquinone yang terkandung di dalam lidah buaya salah satunya yaitu aloin dan emodin yang memiliki efek antinyeri, antibakteri, dan antivirus.

  • Asam lemak

Asam lemak pada lidah buaya memiliki efek antiperadangan. Selain itu, asam lemak lupeol juga memiliki efek antinyeri dan antiseptik.

  • Hormon

Lidah buaya/aloe vera mengandung hormon auxin dan gibberelin yang membantu proses penyembuhan luka dan memiliki efek antiperadangan.

  • Asam amino

Salah satu asam amino yang terkandung di dalam lidah buaya/aloe vera adalah asam salisilat. Asam salisilat ini memiliki efek antiperadangan dan antibakteri.

Meskipun berbagai manfaat dari lidah buaya telah ditemukan, penggunaannya untuk pengobatan radang sendi masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, terutama mengenai efektivitas terhadap pengobatan radang sendi, dosis terapi, serta tingkat keamanan dan efek sampingnya.

0 Komentar

Belum ada komentar