Sukses

Inilah Cara untuk Tetap Sehat di Usia Lanjut

Memiliki tubuh yang sehat di usia lanjut merupakan impian bagi semua orang. Namun, apa yang harus dilakukan untuk tetap sehat di usia lanjut? Simak selengkapnya berikut ini.

Saat ini, orang yang memiliki usia lanjut di Indonesia semakin banyak jumlahnya. Pasalnya, usia rata-rata harapan hidup orang Indonesia sudah mencapai 60 tahun lebih.

Setiap orang tentu berkeinginan untuk tetap sehat di usia lanjut. Meski usia lanjut akan mempengaruhi kondisi tubuh kita, tapi setiap orang pasti mendambakan untuk dapat tetap mandiri, dapat melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat di saat usia lanjut.

Namun, jumlah usia lanjut yang sering sakit tidak bisa dibilang sedikit. Para pakar kesehatan di dunia berpendapat bahwa untuk menyiapkan seseorang yang sehat di usia lanjut sudah harus di mulai sejak seseorang masih berupa janin di dalam kandungan. Jadi, apabila janin di dalam kandungan memiliki pertumbuhan yang baik maka setelah lahir tumbuh kembangnya juga akan baik.

Kemudian, dengan menerapkan pola hidup yang baik dengan senantiasa mengatur waktu untuk dapat berolahraga dan makan makanan yang sehat maka kondisi tubuh akan tetap sehat walaupun sudah mencapai usia lanjut.

Keadaan sehat di usia lanjut bukan berarti kesehatan orang usia lanjut tersebut sama dengan kesehatan seseorang saat usia dewasa muda. Kita tidak dapat menghindari proses degenartif, atau proses penuaan. Yang dapat kita lakukan adalah memperlambat proses degeneratif tersebut dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif yang sering di jumpai di usia lanjut.

Beberapa cara untuk tetap sehat di usia lanjut, antara lain:

  1. Menerapkan kebiasan hidup sehat secara terus-menerus.
  2. Mengatur pola makan, dan berolahraga secara teratur
  3. Melaksanakan pemeriksaan berkala, seperti memantau tekanan darah, penglihatan, koordinasi gerak dan juga melakukan general check up secara rutin.
  4. Mengonsumsi makanan dan vitamin yang, baik khususnya untuk tulang.
  5. Melakukan imunisasi untuk usia lanjut, seperti imunisasi Pneumokokus, Influenza dan Herpes Zoster.
  6. Melakukan pengobatan untuk penyakit degeneratif yang diderita.
  7. Menghindari terapi alternatif yang tidak memiliki bukti ilmiah.

Banyak pasien berusia lanjut yang bosan untuk minum obat sehingga mereka beralih pada pengobatan alternatif. Biasanya, pengobatan alternatif tersebut tidak hanya harus mengonsumsi obat-obatan dalam waktu yang lama, namun juga harus mengonsumsi obat-obatan dalam jumlah yang banyak.

Untuk menghindari kejadian seperti ini, setiap pasien usia lanjut harus dapat berkonsultasi dengan dokter, dan dokter yang menangani pasien usia lanjut tersebut harus membentuk tim khusus dan menentukan obat mana yang perlu dikonsumsi dan tidak. Pengobatan di luar pengobatan medis yang tidak memiliki bukti ilmiah harus sedapat mungkin dihindari karena terkadang dapat memperberat penyakit yang diderita.

Selain itu, keluarga juga perlu untuk dapat menerima dan membantu orang yang sudah berusia lanjut, misalnya dengan membantu memperhatikan keadaan dan keamanan pada tempat tinggal orang yang berusia lanjut – seperti pada kamar mandi, tangga dan lantai. Pasalnya, kamar mandi, tangga, ataupun lantai yang dipijak haruslah aman untuk dapat digunakan oleh mereka yang memiliki usia lanjut.

Orang berusia lanjut dapat terus beraktivitas seperti biasa dan melakukan kegiatan sosial ataupun organisasi lainnya. Menurut penelitian, orang usia lanjut yang masih aktif dapat membantu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya.

Jadi, dengan menjaga diri dari beberapa hal di atas, dan juga selalu disiplin dalam melaksanakan pola hidup yang baik, maka sehat di usia lanjut merupakan keadaan yang dapat dicapai oleh setiap orang. 

0 Komentar

Belum ada komentar