Sukses

Hati-Hati, Spons Cuci Piring Bisa Bawa Penyakit

Ternyata, spons pencuci piring termasuk dalam benda yang paling disukai kuman untuk bersarang.

Spons pencuci piring merupakan benda yang pasti ditemukan di dapur Anda. Selain untuk mencuci piring, spons juga berguna mencuci berbagai alat makan lainnya, bahkan seluruh permukaan dapur seperti porselen dan wastafel.

Bahkan terkadang kita menggunakan spons tersebut untuk membersihkan kotoran yang bukan berasal dari makanan, misalnya dasar panci.

Spons merupakan benda yang akan tahan digunakan sampai bertahun-tahun, bahkan kita masih dapat menggunakannya meski telah berubah bentuk dan warna. Benar-benar bermanfaat, bukan?

Namun, tahukah Anda bahwa spons pencuci piring yang sangat Anda andalkan tersebut merupakan sebuah ancaman?

“Musuh” di Balik Spons Pencuci Piring

Spons yang selalu kita biarkan lembap merupakan media yang sangat baik untuk perkembangan kuman. Tercatat Eschericia coli, Staphilococcus, Salmonella, dan kuman berbahaya lainnya bersarang dalam spons pencuci piring Anda. Kuman-kuman tersebut merupakan penyebab berbagai macam penyakit di antaranya penyakit saluran pencernaan seperti diare, demam tifoid, hingga keracunan makanan.

Derajat penyakit yang ditimbulkan bisa ringan, berat, dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Kuman-kuman pada spons dapat berpindah ke tubuh manusia secara cross infection (infeksi silang), melalui alat makan yang dicuci dengan menggunakan spons kotor tersebut.

Cara Menjaga Kebersihan Spons Pencuci Piring

Untuk itu, penting bagi kita untuk memelihara kebersihan alat pencuci piring. Berikut beberapa cara untuk menjaga kebersihan spons pencuci piring:

  1. Bersihkan spons pencuci piring dengan menggunakan microwave. Pastikan spons dalam keadaan basah, karena jika tidak maka spons akan terbakar. Masukkan spons basah ke dalam microwave selama 2 menit pada suhu ‘high’, waktu 2 menit ini sudah cukup  untuk membunuh kuman-kuman. Hati-hati saat mengeluarkan spons dari microwave. Menurut United State Department of Agriculture (USDA), microwave dapat membunuh kuman 99,99%.
  1. Gunakan larutan seperempat sampai setengah sendok teh pemutih (klorin) per liter air hangat. Rendam spons selama satu menit. Menurut USDA, pemutih klorin dapat membunuh kuman pada spons hingga 99.98%.
  1. Simpanlah spons yang telah dibersihkan di tempat yang kering. Merendam spons dengan cairan sisa pencuci piring tidaklah benar. Alih-alih membuat spons tetap steril, sisa cairan pencuci piring yang mengandung minyak, sambal, dan sisa makanan lain justru malah membuat kuman semakin tumbuh subur.
  1. Gantilah spons setiap dua minggu sekali. Dengan mengganti spons akan menghindarkan kita dari risiko infeksi kuman akibat spons.
  1. Jangan gunakan spons untuk mencuci benda-benda lain seperti wastafel, lantai, dan benda yang sangat kotor seperti dasar panci.

Dengan memelihara kebersihan spons pencuci piring, maka kita telah menjaga kesehatan diri sendiri dan menghindarkan keluarga dari risiko penularan penyakit.

0 Komentar

Belum ada komentar