Sukses

Kurangi Risiko Kanker Prostat dengan Minum Kopi

Minum kopi bukan hanya bagian dari gaya hidup, karena ternyata minum kopi juga bisa meningkatkan taraf kesehatan kita – salah satunya untuk menurunkan risiko kanker prostat.

Kopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Manfaat kopi yang mampu membuat kita merasa segar dan meningkatkan daya konsentrasi juga telah diketahui oleh banyak orang.

Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa kopi memiliki manfaat tersembunyi bagi pria. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dapat menurunkan risiko kanker prostat.

Mengenal Soal Prostat

Prostat merupakan salah satu organ yang terdapat pada sistem reproduksi pria. Prostat berfungsi untuk menghasilkan cairan prostat yang penting untuk melindungi sperma.

Kanker prostat merupakan salah satu kanker yang paling umum terjadi pada pria. Beberapa faktor risiko kanker prostat di antaranya usia, riwayat kanker pada keluarga, dan etnik tertentu. Faktor-faktor lain seperti kegemukan, hormon, diet, dan aktivitas fisik juga berkaitan dengan penyakit kanker prostat.

Hubungan Antara Kopi dan Kanker Prostat

Penelitian mengenai hubungan antara konsumsi kopi dan kanker prostat telah dilakukan sejak tahun 1960-an. Dalam beberapa tahun terakhir ada lebih dari 10 penelitian mengenai manfaat kopi dalam menurunkan risiko kanker prostat. Sebanyak 8.973 pria dengan kanker prostat dan 206.096 partisipan dari berbagai belahan dunia terlibat dalam penelitian-penelitian tersebut.

Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi kopi mampu menurunkan risiko kanker prostat pada pria secara signifikan. Dibandingkan dengan pria yang jarang atau tidak pernah minum kopi, minum kopi secara teratur dapat menurunkan risiko kanker prostat sebanyak 12 persen. 

Lantas, kita pasti bertanya mengapa mengonsumsi kopi dapat menurunkan risiko kanker prostat? Ada empat zat utama dalam kopi yang mampu menurunkan risiko kanker prostat. Keempat zat ini bersinergi memberikan efek positif dalam menghambat pertumbuhan sel kanker pada prostat. Keempat zat tersebut yaitu:

  • Kafein. Kafein di dalam kopi dapat menekan pertumbuhan sel tumor.
  • Cafestol dan kahweol. Zat ini memiliki efek antikanker.
  • Asam klorogenik. Asam klorogenik memiliki efek antioksidan pada tubuh.

Namun demikian, hal ini tidak serta-merta menjadi alasan bagi kita untuk mengonsumsi kopi sebanyak-banyaknya.  Karena kopi juga bersifat asam, minum kopi terlalu sering juga tidak baik untuk tubuh terutama bagi lambung. Oleh karena itu, konsumsi kopi yang dianjurkan tidak melebihi dua cangkir per hari.

Pilihlah kopi rendah kadar asam untuk mengurangi dampak negatif terhadap lambung. Jika Anda terbiasa minum kopi manis, cobalah untuk mengganti gula Anda dengan gula rendah kalori untuk menjaga keseimbangan kadar gula darah Anda.

 

Referensi:

  1. Cao S, Liu L, Yin X, Wang Y, Liu J, Lu Z. Coffee consumption and risk of prostate cancer: a meta-analysis of prospective cohort studies. Carcinogenesis. 2014 Feb;35(2):256-61. PubMed PMID: 24343360.
  2. Kolberg M, Pedersen S, Mitake M, Holm KL, Bohn SK, Blomhoff HK, et al. Coffee inhibits nuclear factor-kappa B in prostate cancer cells and xenografts. The Journal of nutritional biochemistry. 2016 Jan;27:153-63. PubMed PMID: 26419686.
  3. Liu H, Hu GH, Wang XC, Huang TB, Xu L, Lai P, et al. Coffee consumption and prostate cancer risk: a meta-analysis of cohort studies. Nutrition and cancer. 2015;67(3):392-400. PubMed PMID: 25706900.

0 Komentar

Belum ada komentar