Sukses

Perlukah Terapi Air untuk Bayi?

Terapi air banyak diterapkan dalam layanan spa bayi yang sangat marak belakangan ini. Namun, seberapa efektif terapi air bagi perkembangan kemampuan bayi pada kemudian hari?

Terapi air atau water therapy dikenal dengan berbagai istilah, antara lain hydrotherapy, water flotation, atau aquatic physical therapy.

Dalam terapi air, bayi diajak untuk berendam dalam bak kecil dengan tubuh, terutama bagian leher, disangga oleh pelampung. Bayi kemudian bebas menggerakkan lengan dan tungkainya, betul-betul menyerupai keadaan di dalam kandungan. Prinsip ini banyak diterapkan dalam layanan spa bayi yang sangat marak belakangan ini.

Para peneliti menyebutkan bahwa saat menendang-nendang dalam air, gelombang air akan menstimulasi bayi untuk melatih keseimbangan dan kemampuan koordinasi. Hal ini lalu dihubungkan dengan perkembangan kemampuan untuk merangkak, berjalan dan berenang pada kemudian hari.

Lalu, apakah terapi air sama dengan berenang?

Terapi air meliputi gerakan saat berada di dalam air dengan suhu lebih hangat – suhu air di kolam renang biasa yaitu antara 35-36 derajat celsius.  Sedangkan berenang adalah upaya mencegah tenggelam saat berada di dalam air.

Program renang pada anak sebaiknya dimulai setelah usia 4 tahun. Meski demikian, kemampuan berenang yang kompleks baru dapat dicapai ketika perkembangan motorik anak mencapai tahap usia 4-5 tahun. Apabila diajari berenang lebih dini, waktu yang diperlukan untuk menguasai gerakan ternyata lebih lama dibandingkan dengan anak yang dilatih berenang di atas usia 4 tahun.

Terapi air maupun berenang sangat bermanfaat dalam pertumbuhan dan perkembangan. Selain memperhatikan aspek rekreasi bagi anak, segi keamanan saat melakukan terapi air juga perlu diutamakan. Terapi air harus dilakukan di bawah pengawasan orangtua dan pelatih berpengalaman. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui manfaat terapi air dan berenang pada bayi, apakah memang diperlukan di samping pijat bayi, ataukah pijat bayi saja sudah cukup untuk menggantikan seluruh manfaat terapi air dan berenang. Kita tunggu perkembangan selanjutnya, ya!

0 Komentar

Belum ada komentar