Sukses

Miras Oplosan, Membunuh Dalam Sekejap

Banyak yang tidak menyadari, bahwa kesenangan semu sementara dari miras oplosan dapat merenggut nyawa mereka dalam sekejap.

KlikDokter.com – Miras oplosan merupakan minuman yang banyak dijumpai di Indonesia. Miras oplosan mengandung banyak zat berbahaya, salah satunya adalah methanol. Bahkan banyak bahan berbahaya lain yang dimasukkan ke dalam racikan dan menimbulkan efek kumulatif yang berbahaya. Miras oplosan banyak dijadikan minuman favorit kalangan muda yang mendambakan efek euforia alkohol namun dengan harga yang murah. Sayangnya mereka tidak menyadari, bahwa kesenangan semu sementara yang mereka rasakan dapat merenggut nyawa mereka dalam sekejap.

Berbagai bahaya miras oplosan

Miras oplosan memiliki banyak efek, mulai dari penurunan kesadaran sampai efek yang mengancam nyawa. Beberapa bahaya alkohol oplosan adalah:

  • Depresi napas. Pasien dengan keracunan miras oplosan dapat mengalami gangguan pernapasan yang mengancam nyawa. Pernafasan dapat menjadi semakin lambat dan tersengal-sengal. Pada tahap lanjut, pasien dengan keracunan alkohol dapat mengalami henti nafas dan henti jantung.
  • Gangguan asam basa darah

Keracunan alkohol oplosan dapat menyebabkan gangguan asam basa darah atau yang disebut dengan asidosis metabolik. Gangguan ini adalah salah satu gangguan yang mengancam nyawa dan perlu ditangani dengan cepat.

  • Gangguan penglihatan

Methanol memiliki efek toksik pada saraf mata. Pasien dapat mengeluhkan adanya gangguan penglihatan, seolah-olah hanya melihat tirai berwarna hitam. Sayangnya, gangguan penglihatan ini bersifat permanen dan sulit diperbaiki dengan berbagai terapi yang tersedia saat ini.

Penanganan alkohol oplosan

Penanganan alkohol oplosan meliputi pemberian terapi yang bersifat suportif. Pasien dengan gejala sesak nafas, dan gangguan penglihatan setelah minum alkohol oplosan harus mendapatkan terapi yang serius. Pasien ini harus dibawa ke unit gawat darurat terdekat. Berbagai pilihan terapi keracunan alkohol meliputi pemberian cairan yang cukup, dan pengikat methanol seperti ethanol. Apabila seorang mengalami keracunan methanol yang berat, cuci darah dan bantuan nafas buatan dengan intubasi dapat dilakukan.

Jadi, janganlah mencoba minum alkohol oplosan! Setelah mengetahui berbagai bahaya minum alkohol oplosan, semoga wawasan kita menjadi lebih luas dan menjadi lebih kritis dalam memilih jenis minuman yang kita beli. 

0 Komentar

Belum ada komentar