Sukses

Penemuan Baru Vaksin AIDS

Pada bulan April 2013, peneliti melaporkan suatu gebrakan yang dapat mengubah dunia yaitu penemuan terbaru tentang antibodi yang dapat menetralisir AIDS. Simak info medis dr. Dewi Ema Anindia berikut.

KlikDokter.com - Pada bulan April 2013, peneliti melaporkan suatu gebrakan yang dapat mengubah dunia yaitu penemuan terbaru tentang antibodi yang dapat menetralisir AIDS.

Infeksi HIV merupakan infeksi molekuler yang intensif bermulai dari saat virus menginfeksi inang baru hingga munculnya penyakit AIDS.

Perkembangan AIDS bukan karena tubuh kita tidak dapat melawan HIV, namun akibat pertahanan tubuh yang semakin melemah di saat virus tetap bertahan.

Saat ini, penelitian yang dipimpin oleh Barton Haynes, Direktur di Duke University Human Vaccine Institute di Duke University School of Medicine, berpendapat bahwa mereka menemukan jalan untuk membantu sistem imun manusia.

Dimulai saat infeksi, sistem imun kita langsung aktif dan mengeluarkan antibodi untuk menghancurkan virus HIV.

Pada minggu-minggu pertama, antibodi ini pada umumnya sukses mengeliminasi hampir semua virus namun tetap ada beberapa virus tersisa yang tidak dapat terdeteksi.

Virus-virus yang tidak terdeteksi ini, akan bermutasi dan berkembang biak sampai terbentuk antibodi baru untuk membunuh mereka.

Hingga mencapai suatu titik dimana pembunuhan dari virus memicu replikasi yang lebih banyak  sampai tubuh tidak sanggup lagi melawan virus.

Lalu, bagaimana cara kerja vaksin AIDS?

Silakan klik next untuk melanjutkan.

1 dari 2 halaman

Penemuan Baru Vaksin AIDS

Bagaimana cara kerja vaksin AIDS?

Seperti yang diterbitkan dalam jurnal “Nature”, dalam penelitannya Haynes mengumpulkan dan menyimpan sampel darah dari 400 pasien, dimulai dari saat infeksi HIV.

Haynes menemukan bahwa “neutralizing antibody” muncul setelah 14 minggu infeksi yang dapat berikatan baik dengan virus HIV.

Antibodi ini dapat menjadi senjata perang melawan virus, dan merupakan target kuat untuk pembuatan vaksin.

Haynes berkata bahwa mereka sudah menemukan cara kerja antibodinya namun yang sekarang sedang dicari adalah bagaimana cara mempergunakan antibodi ini untuk vaksin.

Dalam penelitiannya, Ia menemukan bahwa semufa individu yang terinfeksi oleh HIV, mengeluarkan antibodi ini, namun virus HIV dapat mengelabui sistem imun tubuh.

Haynes berpendapat bahwa setiap individu mempunyai cara sendiri untuk melawan HIV, saat ini Haynes dan kolega sedang melakukan peta jalur dari apa yang memicu keluarnya antibodi pada setiap individu.

Ia berharap dapat ditemukan jalur yang sama atau mirip antar individu, dimana kesamaan ini dapat menmberi harapan perkembangan vaksin.

0 Komentar

Belum ada komentar