Sukses

Cara Melakukan Senam Kegel

Senam kegel terbukti menyimpan berbagai manfaat bagi kesehatan. Bagaimana cara melakukan senam kegel yang benar? Simak caranya di sini.

Mungkin Anda sudah sering mendengar tentang senam kegel. Senam ini berfungsi menguatkan otot-otot dasar panggul yang menopang rahim, kandung kemih, usus halus, dan rektum. 

Mudahnya, senam kegel dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun! Banyak faktor yang dapat melemahkan otot-otot dasar panggul, di antaranya kehamilan, melahirkan, operasi, penuaan, dan berat badan berlebih. 

Nah, Anda bisa mendapatkan manfaat dari senam kegel bila sering mengalami kebocoran urine ketika bersin, tertawa, atau batuk, ada keinginan untuk berkemih yang tidak dapat ditahan (inkontinensia urine), dan kebocoran feses (inkontinensia fekal).

Senam kegel juga dapat dilakukan saat hamil atau setelah melahirkan untuk mencegah inkontinensia urine. 

Selain itu, senam kegel dibarengi terapi dan konseling seks dapat membantu wanita yang mengalami kesulitan orgasme. Lalu, bagaimana cara senam kegel yang benar? Simak di bawah ini!

 

 

1 dari 3 halaman

1. Temukan Otot-Otot yang Tepat

Cara senam kegel yang tepat adalah melatih otot yang tepat, yaitu otot dasar panggul. 

Untuk mengetahui otot-otot dasar panggul, coba hentikan urine saat Anda berkemih. Jika berhasil, maka Anda telah menemukan otot yang tepat. 

Namun, hal ini cukup dicoba sekali saja. Karena, jika sering melakukan ini sewaktu berkemih, maka akan berpotensi meningkatkan risiko infeksi saluran kemih

Artikel Lainnya: Berbagai Kegunaan Senam Kegel

2. Gunakan Teknik yang Tepat

Ketika Anda berhasil mengidentifikasi otot-otot dasar panggul, kosongkan kandung kemih dan bersandarlah. 

Kencangkan otot-otot dasar panggul Anda. Tahan kontraksi selama 5 detik, kemudian relaksasi selama 5 detik. 

Lakukan sebanyak 4-5 kali. Anda dapat meningkatkan kontraksi selama 10 detik, diikuti dengan relaksasi selama 10 detik. 

3. Jaga Fokus Anda

Untuk mewujudkan hasil terbaik, cara senam kegel berikutnya ialah fokus mengencangkan otot-otot dasar panggul saja. 

Hati-hati, jangan menekuk otot-otot perut, paha, atau bokong. Bernapaslah dengan relaks dan hindari menahan napas. 

Artikel Lainnya: Manfaat Senam Kegel yang Tak Terduga untuk Pria

2 dari 3 halaman

4. Ulangi Beberapa Kali

Anda dapat melakukan senam kegel selama setidaknya tiga set setiap hari. Satu set dapat dilakukan dengan pengulangan hingga sepuluh kali. 

Kalau Anda sudah terbiasa, boleh saja bila ingin meningkatkan sesi latihan senam kegel.

5. Lakukan Kapan Pun 

Lakukan senam kegel sebagai bagian dari rutinitas Anda sehari-hari. Aktivitas ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. 

Bahkan, senam kegel bisa dilakukan tanpa diketahui orang lain. Contohnya, sewaktu Anda duduk di balik meja, saat bersantai, atau lainnya.

Bila melakukan senam kegel secara rutin, Anda dapat merasakan hasilnya (seperti frekuensi urine bocor yang berkurang) dalam waktu beberapa bulan. Namun, kalau keluhan tak kunjung membaik, diskusikan lebih lanjut dengan dokter.

Itulah beberapa cara senam kegel yang bisa Anda coba. Bila ingin konsultasi ke dokter lebih mudah seputar kesehatan organ kewanitaan, pakai LiveChat dari Klikdokter.

(FR/AYU)

3 Komentar