Sukses

Mengatasi Nyeri Otot dan Nyeri Sendi

Anda bekerja keras sepanjang minggu, jadi ketika akhir pekan tiba, Anda ingin menghabiskan waktu dengan bermain. Seperti bermain golf, mendaki di pegunungan, atau latihan yang intens di gym untuk menghidupkan kembali tubuh Anda. Akan tetapi, semua kegiatan tersebut dapat menyebabkan rasa sakit dan rasa kaku yang akan muncul dalam satu atau dua hari kemudian...

KlikDokter.com - Anda bekerja keras sepanjang minggu, jadi ketika akhir pekan tiba, Anda ingin menghabiskan waktu dengan bermain. Seperti bermain golf, mendaki di pegunungan, atau latihan yang intens di gym untuk menghidupkan kembali tubuh Anda.

Akan tetapi, semua kegiatan tersebut dapat menyebabkan rasa sakit dan rasa kaku yang akan muncul dalam satu atau dua hari kemudian. Jangan biarkan nyeri otot yang Anda rasakan itu menghambat aktifitas Anda. Cari tahu penyebab dan berikanlah perawatan yang tepat sehingga Anda dapat terus menikmati aktivitas-aktivitas tersebut.

Lalu kemudian, apa yang kemudian menjadi penyebab nyeri otot? Berikut penjelasannya:

1 dari 4 halaman

Apakah Penyebab Nyeri Otot?

Adalah normal untuk mengalami nyeri otot begitu Anda selesai fitness, selesai melakukan permainan olahraga, atau bahkan setelah melakukan pekerjaan rumah tangga, terutama jika:
  • Anda melakukan aktifitas yang tidak biasa anda lakukan (seperti lari maraton ketika Anda biasanya hanya melakukan lari ringan beberapa kilometer)

  • Anda tiba-tiba meningkatkan level intensitas latihan anda atau meningkatkan lamanya ada latihan.

  • Anda melakukan latihan eksentrik, yang malah memperpanjang bukannya memperpendek otot Anda (Seperti jalan menuruni bukit atau melebarkan tangan ketika melatih otot lengan)

Perubahan-perubahan yang dilakukan dalam latihan yang Anda lakukan ini dapat menyebabkan cedera kecil yang disebut microdamage dalam serat otot dan jaringan ikat yang dikemudian hari akan membuat Anda merasakan sakit pada otot Anda.

Berikut penjelasan apa yang menjadi penyebab nyeri pada sendi:

2 dari 4 halaman

Apa yang Menyebabkan Nyeri Sendi?

Ketika sendi Anda terasa perih dan sakit, yang biasanya merupakan gejala dari osteoarthritis. Kondisi peradangan ini menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia. Tulang rawan yang biasanya menjadi bantalan sendi menipis, meninggalkan sendi merang dan menyakitkan.

Mengobati Nyeri Otot dan Nyeri Sendi

Jika suatu ketika anda mendapatkan sakit pada otot Anda, seperti dilansir oleh WebMD, Anda dapat meminum acetaminophen (Tylenol) atau obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID) seperti ibuprofen (Advil, Motrin), naproxen (Aleve), atau aspirin untuk meringankan ketidaknyaman yang ditimbulkannya. Hanya hati-hati dalam penggunaan NSAID secara terait. Penggunaan jangka panjang OAINS dapat mengganggu kemampuan otot Anda untuk memperbaiki diri.

Terkadang, untuk mengatasi nyeri pada otot dibutuhkan lebih dari sekedar kompres atau atau obat pereda nyeri. Nyeri otot yang datang dengan cepat adalah tanda bahwa otot Anda sudah terluka. Hubungi dokter jika rasa sakit bertambah parah atau berlangsung lebih dari beberapa hari.

Bagaimana cara mencegah nyeri otot dan nyeri sendi? Berikut penjelasannya:

3 dari 4 halaman

Bagaimana Caranya mencegah Nyeri Otot dan Nyeri Sendi?

Para ahli biasanya merekomendasikan untuk melakukan pemanasan sebelum olah raga guna mencegah terjadinya cedera pada otot. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa aktifitas pemanasan tersebut tidak dapat berbuat banyak untuk mencegah nyeri atau cedera.

Beberapa bahan alami telah teruji dan terbukti mencegah sakit otot, termasuk antioksidan seperti vitamin C. Tetapi alangkah baiknya untuk konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum mengambil vitamin apapun dalam dosis yang tinggi. Sebuah studi menemukan bahwa suplemen protein untuk para marinir, ampuh untuk mengurangi sakit otot seusai mereka melakukan latihan yang intens.

Salah satu cara terbaik untuk mencegah sakit otot adalah dengan mengurangi cara Anda melakukan latihan rutin Anda. Mulailah dengan latihan ringan dan tingkatkan secara bertahap. Maka Anda akan memiliki kemungkinan yang kecil mengalami microtrauma.

Jika Anda memiliki kondisi medis atau Anda tidak yakin mengenai kesehatan Anda, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum memulai program olahraga. Dokter Anda dapat membantu Anda menemukan sebuah program latihan yang aman dan efektif untuk Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar