Mata

Cara Jitu Mengobati Mata Plus Alias Rabun Dekat

Fatin Nur Jauhara, 29 Sep 2022

Ditinjau Oleh dr. Adeline Jaclyn

Pandangan buram saat membaca merupakan tanda kamu memiliki rabun dekat. Berikut adalah beberapa cara mengobati mata plus yang bisa kamu coba mulai dari alami hingga medis.

Cara Jitu Mengobati Mata Plus Alias Rabun Dekat

Rabun dekat atau yang sering dikenal sebagai mata plus, ditandai dengan penderitanya bisa melihat jelas objek yang jauh, tetapi buram saat melihat objek yang dekat. Mengobati mata plus dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari merubah kebiasaan hingga tindakan medis. 

Setiap penderita rabun dekat memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda. Memeriksakan diri ke dokter mata akan membantu kamu dalam menentukan cara mengobati mata plus yang paling sesuai.

Memiliki mata rabun dekat bisa tentu bisa mengganggu aktivitas harian. Pada kebanyakan kasus, kondisinya semakin memburuk seiring waktu. Menurut Data Kementerian Kesehatan RI tahun 2018, gangguan refraksi seperti rabun dekat ini menjadi penyebab kebutaan kedua setelah katarak. 

Disampaikan oleh dr. Adeline Jaclyn, “Rabun dekat bisa menyerang siapa saja, khususnya seseorang yang memiliki riwayat keluarga rabun dekat, merokok saat hamil, hingga usia hamil tak cukup bulan.”

“Beberapa hal yang umum dilakukan untuk mengatasi rabun dekat, seperti penggunaan kacamata atau lensa kontak dan pembedahan refraktif.” tambah dr. Adeline.

Lebih jelasnya, berikut berbagai cara untuk mengobati mata plus:

1. Pakai Kacamata atau Lensa Kontak

Kacamata atau lensa kontak adalah salah satu cara mengobati rabun dekat (hipermetropi) yang paling umum disarankan dokter mata. Kedua alat bantu penglihatan ini dapat membantu kamu melihat lebih jelas dengan memperbaiki cara mata memusatkan cahaya tepat di retina.

Dokter mata biasanya akan memeriksakan seberapa besar rabun dekat yang kamu miliki sebelum meresepkan ukuran lensa yang diperlukan untuk membantu penglihatanmu. 

Kemudian, kamu bisa memilih untuk menggunakan kacamata atau lensa kontak sesuai dengan ukuran lensa yang disarankan dokter mata. 

2. Asupan Vitamin

Asupan nutrisi dan vitamin berperan penting dalam kesehatan mata. Asupan nutrisi yang cukup akan membantu mata menjalankan fungsinya dan menjaga mata dari kerusakan. Meski belum terdapat penelitian mengenai asupan vitamin sebagai cara mengobati mata plus, konsumsi vitamin dapat menurunkan risiko dari masalah kesehatan mata yang lebih parah.

Beberapa vitamin dan nutrisi yang baik untuk kesehatan mata, yaitu:

  • Vitamin A penting untuk menjaga sel penangkap cahaya. Vitamin ini dapat ditemukan pada beberapa sayuran, seperti wortel, bayam, dan kentang
  • Lutein & zeaxanthin memiliki peran dalam menjaga mata dari kerusakan akibat blue light dan sinar ultra violet. Zat gizi ini dapat sering ditemukan dalam sayuran hijau
  • Vitamin C berfungsi untuk memberikan antioksidan di aqueous humor (cairan bening pada mata). Buah-buahan, seperti jeruk, jambu, dan paprika banyak mengandung vitamin C
  • Vitamin E berperan dalam melawan radikal bebas yang bisa menurunkan kesehatan jaringan mata. Beberapa sumber vitamin E pada makanan, seperti kacang-kacangan,biji bunga matahari, dan minyak nabati
  • Asam lemak esensial penting untuk menjaga kesehatan retina agar fungsi mata berjalan dengan baik. Salah satu sumber asam lemak esensial terbaik adalah suplemen minyak ikan

Artikel lainnya: Selain Wortel, Ini Makanan yang Membuat Mata Sehat

3. Istirahatkan Mata

Melakukan aktivitas yang menggunakan mata, seperti melihat komputer, menjahit, atau membaca buku, dapat membuat otot mata tegang dan lelah. Kamu bisa menerapkan aturan 20-20-20 untuk mengistirahatkan mata.

Cara melakukan aturan 20-20-20 yaitu berhenti bekerja setiap 20 menit sekali dan melihat sekeliling dengan jarak 20 kaki atau enam meter selama 20 detik.

Saat kamu mengistirahatkan mata, ada baiknya juga minum air untuk menjaga diri tetap terhidrasi. Jika tubuh terhidrasi, mata juga akan terhidrasi.

Minum teh hijau selama mengistirahatkan mata dapat memberikan manfaat lebih banyak lagi. Teh hijau mengandung antioksidan katekin yang dapat membantu memproduksi air mata untuk pelumasan yang lebih baik.

Artikel lainnya: Mengenal Teknik 20-20-20 untuk Mencegah Mata Lelah

4. LASIK

Laser-assisted in situ keratomileusis atau LASIK merupakan salah satu prosedur bedah mata yang paling sering digunakan untuk memperbaiki penglihatan. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan laser untuk membentuk kembali kornea mata sehingga penglihatan kembali baik.

Cara mengobati rabun dekat dengan prosedur ini hanya membutuhkan waktu 15 menit. Dokter bedah akan membuat flap atau lapisan tipis di kornea. Dokter bedah kemudian akan melipat kembali flap tersebut. Lalu, laser akan dokter bedah gunakan untuk mengikis jaringan bagian dalam kornea sehingga kelengkungan kornea kembali normal.

Waktu pemulihan dari bedah LASIK cenderung cepat dan pasien jarang mengeluhkan rasa tidak nyaman setelah pulih. Efek samping ringan yang mungkin terjadi setelah prosedur ini berupa mata kering, sensitif terhadap cahaya, dan muncul floaters (garis atau bintik yang muncul di penglihatan).

Lebih lanjut, lasik juga bisa menyebabkan komplikasi, seperti peradangan mata, infeksi, dan pergeseran flap kornea.

Artikel lainnya: Benarkah LASIK Bisa Mengobati Mata Plus

5. Photorefractive keratectomy (PRK)    

PRK juga merupakan prosedur bedah mata menggunakan laser. Para prosedur ini, dokter bedah akan mengangkat epitelium atau lapisan terluar kornea, lalu menggunakan laser untuk mengikis jaringan bagian dalam kornea sehingga kelengkungan kornea kembali normal.  

Sebuah studi dari British Journal of Ophthalmology menyimpulkan bahwa, perbaikan rabun dekat dengan PRK membuahkan hasil yang baik. Bahkan setelah observasi selama tiga tahun, potensi rabun dekat terulang cenderung rendah. 

Cara mengobati mata plus ini memiliki risiko efek samping, di antaranya bekas luka, infeksi, sensitif terhadap cahaya, dan penglihatan kabur.

Artikel Lainnya: Inilah Efek Samping LASIK yang Wajib Diketahui

6. Refractive Lens Exchange

Refractive lens exchange (RLE) adalah prosedur bedah dengan mengganti lensa alami dengan lensa buatan yang bertujuan untuk memperbaiki penglihatan. Prosedur ini hampir mirip dengan prosedur operasi katarak.

Biasanya, dokter bedah akan menganjurkan prosedur ini bagi pasien yang tidak dapat menjalani LASIK atau PRK. Dengan kata lain, jika kondisi rabun dekat yang diderita sudah sangat parah.

Seperti prosedur lainnya, RLE juga dapat menimbulkan efek samping seperti perdarahan, infeksi, muncul floaters di penglihatan, dan peningkatan tekanan di mata (hipertensi okular).

Artikel Lainnya: Cara Menjaga Kesehatan Mata

Pengobatan mata plus yang paling ampuh sejauh ini adalah dengan melakukan operasi. Dilansir dari Cleveland Clinic, bahkan dengan operasi sekalipun, rabun dekat memiliki potensi untuk kambuh kembali setelah beberapa tahun.

Oleh sebab itu, sebaiknya kamu melakukan cek mata rutin ke dokter untuk #JagaSehatmu. Melakukan perawatan mata dengan arahan dari dokter spesialis mata, membuat kesehatan mata dapat selalu terjaga. 

Kamu juga bisa mengetahui tips menjaga kesehatan mata lainnya di aplikasi Klikdokter. Bisa juga dengan bertanya langsung dengan dokter dokter spesialis mata melalui fitur Tanya Dokter secara mudah dan cepat!.

(APR/JKT)

Kesehatan Mata
Kaluzny, B. J., et al. Diakses pada 2022. Three-year outcomes after high hyperopia correction using photorefractive keratectomy with a large ablation zone. The British journal of ophthalmology, 103(6), pp. 849–854. Kates MM, Tuli S. Diakses pada 2022. What Is LASIK Eye Surgery?. JAMA.324(8), pp 815. Optometrist New York. Diakses pada 2022. Eyes and Nutrition. Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Farsightedness. Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Farsightedness. American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2022. Farsightedness: What is Hyperopia? Journal Of Agricultural And Food Chemistry. Diakses pada 2022. Green Tea Catechins and Their Oxidative Protection in the Rat Eye.