Kulit

Kenali 7 Gejala Cacar Monyet untuk Lakukan Pencegahan

dr. Alvin Nursalim, SpPD, 31 Okt 2023

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Masyarakat Indonesia kembali waspada dengan ditemukannya kasus cacar monyet di Jakarta. Apa saja gejala cacar monyet?

Kenali 7 Gejala Cacar Monyet untuk Lakukan Pencegahan

Penyakit cacar monyet (monkeypox) sedang mengguncang dunia kesehatan. Beberapa hari lalu pemerintah Indonesia mengonfirmasi temuan kasus infeksi cacar monyet sudah berjumlah 24 orang (31/10/2023). Masyarakat juga perlu mengenali apa saja gejala cacar monyet, agar dapat melakukan tindakan pencegahan.

Cacar monyet merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit ini dapat ditularkan melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, lesi kulit atau mukosa hewan yang terinfeksi. Infeksi pada manusia dapat terjadi melalui penanganan kera yang terinfeksi, tikus raksasa Gambia dan tupai Gambia.

Artikel Lainnya: 6 Cara Penularan Cacar Monyet yang Harus Diwaspadai

Lalu apa saja gejala dari cacar monyet yang perlu dikenali. Berikut adalah gejala cacar monyet ini:

1. Demam

Demam merupakan gejala yang tidak spesifik dari infeksi virus. Seorang yang terkena cacar monyet akan mengalami gejala awal berupa demam.

Biasanya demam timbul sebelum ruam kulit muncul. Demam merupakan tanda bahwa sistem imunitas tubuh sedang melakukan fungsinya sebagai pertahanan terhadap virus yang masuk ke dalam tubuh manusia.

Demam merupakan salah satu gejala awal dari cacar monyet. Masa inkubasi dari penyakit ini adalah 6-16 hari, yang berarti gejala demam dapat timbul dalam kisaran 6-16 hari sejak seorang terkena infeksi virus ini.

2. Ruam Kulit

Ruam kulit biasanya muncul dimulai dari wajah dan kemudian menyebar di tempat lain di tubuh. Lesi ini dapat mengalami perubahan bentuk, dimulai dari papul (benjolan padat), lalu berubah menjadi vesikel (gelembung lepuh berisi cairan), sampai akhirnya diikuti pembentukan kerak pada kulit. Gejala pada kulit biasanya timbul dalam 1-3 hari setelah timbulnya demam.

3. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Pembengkakan kelenjar getah bening merupakan salah satu gejala awal dari cacar monyet. Pembengkakan kelenjar getah bening dapat terjadi karena perkembangan sistem pertahan tubuh, berupa sel darah putih di berbagai kelenjar getah bening pada tubuh manusia.

Beberapa lokasi dari kelenjar getah bening adalah ketiak, leher dan selangkangan. Seiring dengan membaiknya kondisi tubuh dari gejala cacar monyet, maka pembesaran kelenjar juga akan berkurang.

Artikel Lainnya: Kena Cacar Monyet, Berapa Lama Akan Sembuh?

4. Nyeri Otot

Nyeri otot merupakan gejala umum yang dialami pada infeksi virus. Gejala nyeri otot, atau akrab dikenal dengan myalgia, disebabkan peradangan pada otot akibat virus yang bersirkulasi di dalam tubuh manusia. Karena terjadinya peradangan hebat, penderita cacar monyet akan merasa otot yang nyeri dan tubuh terasa meriang.

5. Sakit Kepala

Jika seorang terkena cacar monyet, maka dirinya juga biasanya mengeluhkan adanya sakit kepala. Sakit kepala terjadi karena berbagai senyawa yang dikeluarkan tubuh selama proses peradangan, guna melawan infeksi.

Namun, gejala ini biasanya akan menghilang seiring dengan perbaikan infeksi virus. Obat golongan paracetamol juga bermanfaat dalam meredakan nyeri kepala dan demam pada penderita infeksi virus.

6. Kelelahan

Kelelahan atau rasa lelah yang berlebihan adalah gejala umum lainnya pada cacar monyet. Penderita sering merasa sangat lelah dan kurang berenergi. Memang kelelahan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi. Ketika sistem kekebalan tubuh aktif melawan virus, ini dapat menguras energi dan menyebabkan rasa lelah. Selain itu, demam yang sering terjadi pada cacar monyet juga dapat menyebabkan kelelahan.

7. Sakit Perut

Beberapa penderita cacar monyet juga mengalami sakit perut, mual, muntah, atau diare. Gejala ini terutama terjadi pada kasus-kasus yang lebih parah. Sakit perut, mual, muntah, dan diare bisa terjadi karena virus cacar monyet dapat memengaruhi saluran pencernaan. Ini adalah gejala yang lebih umum pada kasus cacar monyet yang lebih berat, di mana virus telah menyebar ke berbagai organ tubuh.

Teridentifikasinya kasus cacar monyet pada 24 pasien hingga artikel ini dinaikkan (31/10/2023) memang tengah menggegerkan masyarakat.

Tindakan ini perlu didukung oleh seluruh lapisan masyarakat dengan mengenali beragam gejala cacar monyet. Jika kamu mengalami atau menjumpai tanda-tanda seperti yang dipaparkan di atas, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

[RVS]

virus
Demam Tinggi
Cacar Monyet