Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomeInfo SehatKulit6 Cara Penularan Cacar Monyet (Monkeypox) yang Harus Diwaspadai
Kulit

6 Cara Penularan Cacar Monyet (Monkeypox) yang Harus Diwaspadai

Siti Nurmayani Putri, 03 Nov 2023

Ditinjau oleh dr.Atika

Icon ShareBagikan
Icon Like

Selain ditularkan dari hewan ke manusia, ternyata penularan cacar monyet juga bisa terjadi antarmanusia. Ini 6 cara penyebaran virus mpox yang harus kamu tahu.

6 Cara Penularan Cacar Monyet (Monkeypox) yang Harus Diwaspadai

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI beberapa waktu lalu, melaporkan satu kasus suspek cacar monyet akibat virus monkeypox (mpox).

Virus penyebab cacar monyet ini dikenal bisa berinkubasi (menginfeksi tubuh hingga menunjukkan gejala) dalam waktu singkat, sekitar 4 hingga 20 hari.

Disampaikan dr. Atika, orang yang mengalami cacar monyet bisa mengalami gejala awal, berupa demam, ruam kulit, nyeri kepala, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri punggungnyeri otot, dan lemas.

Lalu, bagaimana cara penularan cacar monyet (mpox) pada manusia? Yuk, kita bahas satu per satu di sini.

1. Kontak dengan Hewan yang Sakit

Kamu bisa terkena cacar monyet ketika melakukan kontak fisik dengan hewan yang terinfeksi monkeypox, misalnya dicakar atau digigit. Lalu, penyebaran cacar monyet bisa melalui apa lagi?

Virus monkeypox juga bisa menular melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, ruam kulit, atau mukosa (lapisan kulit dalam) hewan yang terinfeksi.

Beberapa hewan yang bisa menularkan cacar monyet, di antaranya anjing, kelinci, tikus, mencit, monyet, landak, serta rusa.

Agar tidak tertular virus monkeypox dari hewan, Kemenkes menganjurkan kamu untuk menghindari kontak dengan hewan liar, terutama yang sakit atau mati.

2. Memakan Daging Hewan yang Terinfeksi

Selain melalui kontak langsung, penyebaran virus mpox juga bisa terjadi ketika kamu memakan daging atau darah hewan yang terinfeksi.

Karenanya, jika mengonsumsi daging hewan, pastikan untuk memasaknya terlebih dahulu hingga matang, ya!

Artikel Lainnya: Kenali 7 Gejala Cacar Monyet untuk Lakukan Pencegahan

3. Kontak Erat dengan Penderita Cacar Monyet

Cacar monyet dapat menyebar dari manusia ke manusia melalui kontak erat dengan penderita. Virus mpox bisa menular ketika kamu bertatap muka, bersentuhan dengan kulit, berciuman, maupun berhubungan seksual dengan pengidap cacar monyet.

Soalnya, cacar monyet bisa menular melalui cairan pernapasan, bisul, ataupun luka. Meski begitu, WHO mengatakan diperlukan penelitian lanjutan untuk mengonfirmasi penularan virus monkeypox melalui udara.

Umumnya, cacar monyet menular ketika bersentuhan dengan luka pada tubuh penderita. Menurut WHO, luka cacar monyet yang bisa menular adalah yang kondisinya sudah berkerak, keropengnya lepas, dan terbentuk lapisan kulit baru di bawahnya.

4. Berhubungan Seks dengan Pengidap Penyakit Mpox

Efektivitas Vaksin Cacar Monyet

Cara cacar monyet menular bisa melalui kontak seksual dengan orang yang terinfeksi virus monkeypox. Kamu bisa mengidap cacar monyet ketika melakukan aktivitas seks melalui vagina, oral, maupun anal.

Bahkan, mpox bisa menular ketika kamu menyentuh alat kelamin ataupun anus pengidap cacar monyet.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat, penularan cacar monyet juga bisa terjadi ketika kamu memeluk, memijat, mencium, dan bertatap muka lama dengan penderita monkeypox.

Semua orang, apa pun orientasi seksualnya bisa terjangkit virus monkeypox ketika memiliki kontak erat dengan penderita cacar monyet.

Artikel Lainnya: Waspadai Ancaman Cacar Monyet di Indonesia

5. Menyentuh Barang Penderita Monkeypox

Kamu bisa tertular cacar monyet ketika menyentuh benda yang terkontaminasi virus monkeypox. Benda yang dimaksud, misalnya pakaian, handuk, seprei, tempat tidur, ataupun barang lain milik penderita cacar monyet.

Bukan tidak mungkin, cairan pernapasan ataupun tetesan luka dari penderita menempel pada benda tersebut sehingga penularan terjadi.

6. Ditularkan dari Ibu ke Bayi

Menurut Kemenkes, penularan cacar monyet juga bisa terjadi dari ibu hamil ke janin. Meski begitu, diperlukan penelitian lanjutan untuk mengonfirmasi cara penularan virus monkeypox selama kehamilan.

Yang jelas, cacar monyet bisa menular melalui kontak kulit dari ibu yang terinfeksi dengan bayinya.

Mengetahui penularan cacar monyet pada manusia penting agar kamu dapat mencegah penyebarannya. Agar tidak tertular cacar monyet, # JagaSehatmu dengan tidak melakukan kontak dengan hewan liar maupun orang yang terinfeksi, serta memasak daging hingga matang.

Apabila kamu mengalami gejala mirip infeksi monkeypox, segera hubungi rumah sakit terdekat. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit kami lewat layanan Tanya Dokter dan booking dokter spesialis kulit dengan layanan Temu Dokter di Klikdokter.

Ikuti terus informasi seputar kesehatan terbaru dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(ADT/JKT)

Cacar Monyet

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter