Campak sering dianggap sebagai penyakit masa kanak-kanak. Faktanya, orang dewasa yang belum memiliki kekebalan juga dapat terkena campak, terutama jika belum mendapatkan vaksinasi lengkap atau belum pernah mengalami infeksi sebelumnya. Pada orang dewasa, campak dapat menyebabkan gejala yang cukup berat dan berisiko menimbulkan komplikasi.
Mengenali ciri-ciri campak pada orang dewasa penting karena pada tahap awal penyakit ini dapat terlihat seperti infeksi saluran pernapasan biasa.
Ciri-Ciri Campak pada Dewasa di Awal Penyakit
Setelah seseorang terpapar virus campak, gejala biasanya muncul sekitar 7–14 hari kemudian. Fase awal umumnya berlangsung beberapa hari sebelum ruam muncul.
Ciri-ciri campak pada dewasa yang sering ditemukan meliputi:
- Demam tinggi
- Batuk
- Pilek atau hidung berair
- Mata merah dan berair
- Tubuh terasa lemas atau tidak enak badan
- Sakit kepala
- Sakit tenggorokan
Studi pada pasien campak dewasa di Turki menemukan demam dan ruam pada seluruh pasien, sedangkan malaise, batuk, sakit kepala, dan sakit tenggorokan juga sangat sering terjadi.
Penelitian yang lebih baru pada pasien dewasa di Romania juga menunjukkan demam, batuk menetap, dan gejala saluran pernapasan sebagai bagian dari gambaran klinis yang dominan.
Muncul Bercak Koplik di Dalam Mulut
Salah satu ciri campak yang cukup khas adalah munculnya Koplik spots, yaitu bintik kecil berwarna putih atau kebiruan pada dasar kemerahan di bagian dalam pipi.
Bercak ini biasanya muncul sekitar 1–3 hari setelah gejala awal dan dapat terlihat sebelum ruam kulit berkembang. Meski demikian, tidak semua pasien memiliki bercak Koplik sehingga ketiadaannya tidak dapat digunakan untuk menyingkirkan campak.
Ruam Khas yang Menyebar dari Wajah
Setelah beberapa hari mengalami demam dan gejala saluran pernapasan, muncul ruam yang menjadi salah satu ciri-ciri campak pada orang dewasa paling mudah dikenali.
Ruam campak biasanya:
- Berupa bintik atau bercak kemerahan yang datar dan sedikit menonjol.
- Dimulai dari wajah atau garis rambut.
- Menyebar ke leher dan kemudian turun ke dada, tubuh, lengan, hingga kaki.
- Beberapa bercak dapat menyatu menjadi area kemerahan yang lebih luas.
Menurut WHO, ruam biasanya muncul sekitar 3–5 hari setelah gejala awal dan dapat bertahan selama beberapa hari sebelum berangsur menghilang.
Gejala Lain yang Dapat Menyertai
Selain ciri-ciri campak pada dewasa yang klasik, beberapa pasien dapat mengalami gejala lain, terutama ketika infeksi cukup berat.
Keluhan tersebut dapat berupa mual, muntah, diare, kehilangan nafsu makan, sesak napas, atau nyeri tubuh. Studi pada pasien dewasa di Romania menemukan bahwa gangguan saluran cerna cukup sering muncul, sedangkan gangguan fungsi hati juga ditemukan pada banyak pasien yang dirawat di rumah sakit.
Mengapa Campak pada Orang Dewasa Perlu Diwaspadai?
Campak tidak selalu berakhir sebagai penyakit ringan. Orang dewasa dapat mengalami komplikasi seperti pneumonia, infeksi telinga, diare dan dehidrasi, serta ensefalitis atau peradangan otak.
Dalam studi terhadap pasien dewasa yang dirawat di rumah sakit selama wabah campak di Yunani, pneumonitis merupakan salah satu komplikasi penting dan keterlibatan hati juga sering ditemukan.
Risiko penyakit berat juga meningkat pada kelompok tertentu, termasuk orang dengan gangguan sistem imun dan ibu hamil.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri jika mengalami ciri-ciri campak pada orang dewasa, terutama demam tinggi yang disertai batuk, pilek, mata merah, dan ruam yang menyebar dari wajah.
Cari pertolongan segera jika muncul sesak napas, penurunan kesadaran, kejang, kelemahan berat, atau kondisi memburuk dengan cepat.
Jika campak dicurigai, hindari datang langsung ke ruang tunggu fasilitas kesehatan tanpa memberi tahu terlebih dahulu karena campak sangat menular. Tenaga kesehatan dapat mengatur pemeriksaan agar risiko penularan kepada pasien lain dapat dikurangi.
Bagaimana Mencegah Campak?
Cara terbaik mencegah campak adalah vaksinasi MMR (measles, mumps, rubella). Orang dewasa yang belum memiliki bukti kekebalan dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui apakah membutuhkan vaksinasi.
Vaksinasi penting bukan hanya untuk melindungi diri, tetapi juga membantu mengurangi penyebaran virus kepada orang yang rentan.
Jadi, apa ciri-ciri campak pada orang dewasa?
Demam tinggi, batuk, pilek, mata merah dan berair, lemas, sakit kepala, sakit tenggorokan, kemudian muncul ruam khas yang menyebar dari wajah ke seluruh tubuh.
Ingin membaca artikel lebih mudah, belanja produk kesehatan di official shop KlikDokter, atau memantau tips medis harian? Yuk, unduh aplikasi KlikDokter sekarang juga. Jangan lupa juga untuk terhubung dengan seluruh media sosial kami melalui
- Bîrluțiu V, Bîrluțiu RM. Measles—Clinical and Biological Manifestations in Adult Patients, Including a Focus on the Hepatic Involvement: Results from a Single-Center Observational Cohort Study from Romania. Journal of Clinical Medicine. 2024;13(18):5535. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/39337022/
- Clinical and laboratory features of adult measles cases detected in Van, Turkey.Journal of Infection and Public Health. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25933560/
- Clinical characteristics and outcomes of measles outbreak in adults: A multicenter retrospective observational study of 93 hospitalized adults in Greece. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32877891/
- Lee D, Mercer O, Halai V, et al. Severe measles with pneumonitis in an immunocompetent adult.Clinical Microbiology and Infection. 2024. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11415568/
- World Health Organization. Measles. 2026. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/measles
- Centers for Disease Control and Prevention. Clinical Overview of Measles. 2026. https://www.cdc.gov/measles/hcp/clinical-overview/index.html
- Centers for Disease Control and Prevention. Measles Symptoms and Complications. 2026. https://www.cdc.gov/measles/signs-symptoms/index.html
- Centers for Disease Control and Prevention. MMR Vaccine: What You Need to Know. https://www.cdc.gov/vaccines/hcp/current-vis/mmr.html
:format(webp)/article/fMGELHXAZJgKHo6qT_h4X/original/z1qaasco2v6kgsxn60crhuqbeub2vft8.jpg)