Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomeInfo SehatKesehatan UmumApakah Jatuh Cinta Bisa Menyebabkan Jerawat? Ini Faktanya!
Kesehatan Umum

Apakah Jatuh Cinta Bisa Menyebabkan Jerawat? Ini Faktanya!

Aprinda, 15 Mar 2023

Ditinjau oleh dr. Theresia Yunita

Icon ShareBagikan
Icon Like

Katanya, jatuh cinta jadi penyebab munculnya jerawat. Apa benar? Simak penjelasan dokter berikut ini!

Apakah Jatuh Cinta Bisa Menyebabkan Jerawat? Ini Faktanya!

Efek jatuh cinta memang beragam. Bisa membuat pipi terlihat merona, lebih banyak senyum-senyum sendiri, dan banyak berkhayal. Bahkan, katanya bisa bikin jerawat tumbuh subur!

Kalau dari sudut pandang medis, apakah benar jatuh cinta bisa menyebabkan jerawat muncul?

Benarkah Jatuh Cinta Bikin Jerawatan?

Usut punya usut, anggapan jatuh cinta bikin jerawatan tidak muncul tanpa sebab. Penelitian lawas pada jurnal Psychoneuroendocrinology menyebut orang yang sedang jatuh cinta mengalami peningkatan kadar hormon kortisol di dalam tubuhnya. 

Nah, kenaikan hormon inilah yang dipercayai jadi pemicu jerawat. Meski begitu, pengamatan ini tidak menjadi bukti akurat kalau jatuh cinta jadi penyebab kemunculan jerawat di kulit.

Disampaikan oleh dr. Theresia Rina Yunita, jatuh cinta melepaskan hormon cinta yang disebut oksitosin. 

“Dengan adanya produksi hormon oksitosin, justru memberikan efek baik pada kulit, seperti mengurangi keparahan psoriasis, rosacea, hingga dermatitis”, tutur dr. Theresia.

Selain mematahkan asumsi yang salah ini, dr. Theresia juga menjelaskan bahwa jatuh cinta pun tidak memperparah kondisi orang yang kulitnya berjerawat.

“Justru oksitosin memicu proses penyembuhan pada kulit sehingga mengurangi faktor peradangan yang ada pada acne,” paparnya lebih lanjut.

Nyatanya, Jerawat Muncul Karena Hal Ini

Jerawat (acne vulgaris) merupakan peradangan pada kelenjar minyak dan folikel rambut akibat tersumbatnya pori-pori kulit. 

Kotoran, minyak (sebum), dan bakteri yang menumpuk dapat menyebabkan penyumbatan di pori-pori kulit meradang. Akibatnya, jerawat bahkan infeksi bisa terjadi.

Jerawat umumnya muncul pada sekitar usia pubertas (11–13 tahun), yakni saat hormon-hormon seksual mulai aktif bekerja menstimulasi kelenjar minyak. Karena itu, tidak heran kalau jerawat banyak muncul saat usia remaja.

Masa remaja merupakan waktu kebanyakan orang pertama kali jatuh cinta. Itulah mengapa jerawatan kerap dikaitkan dengan fenomena jatuh cinta.

Artikel Lainnya: Kebiasaan Buruk yang Bisa Picu Munculnya Jerawat

Apakah jatuh cinta bisa menimbulkan jerawat? Jawabannya tidak, ya, sesuai dengan penjelasan dokter.

Yuk #JagaSehatmu dari masalah kulit berjerawat dengan memperhatikan pilihan makanan dan menjaga kebersihan kulit!

Kamu bisa mendapatkan banyak tips seputar kesehatan kulit sekaligus konsultasi lebih mudah dengan dokter kulit di layanan Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter.

(JKT)



Jatuh CintaStresHormon KortisolJerawatHormon Dopamin

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter