Kanker

Berbagai Komplikasi Kanker Serviks yang Perlu Anda Tahu

Tamara Anastasia, 26 Mei 2021

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Kanker serviks merupakan penyakit yang gejalanya sulit dideteksi. Tidak hanya mematikan, kanker serviks juga dapat menimbulkan komplikasi kesehatan lain.

Berbagai Komplikasi Kanker Serviks yang Perlu Anda Tahu

Salah satu penyakit yang paling ditakuti wanita adalah kanker serviks. Kanker ini banyak merenggut nyawa wanita di dunia, termasuk Indonesia. 

Ketika tidak segera ditangani dan kondisinya sudah mencapai stadium lanjut, kanker serviks bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan lain. Berikut adalah komplikasi kanker serviks yang perlu Anda ketahui. 

1 dari 2

Sekilas Tentang Kanker Serviks

Kanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV). Terjadinya kanker diawali dengan perubahan sel-sel sehat yang bermutasi menjadi abnormal. 

Nantinya, sel-sel abnormal ini akan berkembang cepat dan berubah menjadi tumor. Jika tidak segera ditangani, tumor ini nantinya akan berkembang menjadi kanker. 

Setiap wanita berisiko terkena kanker serviks. Namun, ada beberapa faktor risiko yang meningkatkan wanita terkena kanker rahim:

  • Memiliki riwayat keluarga dengan kanker serviks.
  • Merokok di usia muda. 
  • Gemar minum alkohol. 
  • Berusia di atas 40 tahun.
  • Obesitas.
  • Sering berganti-ganti pasangan seks. 
  • Hamil dan melahirkan di usia muda.

Artikel Lainnya: Daftar Makanan untuk Mencegah Kanker Serviks

Gejala dari kanker serviks sendiri sebenarnya sulit diketahui. Bahkan, gejala baru muncul ketika tumor sudah mulai berkembang. Gejala yang dapat dialami oleh penderita kanker serviks adalah:

  • Perdarahan vagina yang tidak normal.
  • Siklus menstruasi tidak teratur.
  • Nyeri hebat di panggul bawah.
  • Nyeri saat berhubungan seks.
  • Nyeri pinggang.
  • Badan lemas dan mudah lelah. 
  • Penurunan berat badan secara drastis.
  • Cairan vagina berbau dan tidak normal. 
2 dari 2

Komplikasi Akibat Kanker Serviks

Apabila tidak ditangani segera, kanker serviks akan menyebabkan gangguan kesehatan lainnya. Berikut adalah beberapa komplikasi akibat kanker serviks yang perlu Anda tahu: 

  1. Penyempitan Vagina 

Dokter Theresia Rina Yunita menjelaskan, penyempitan vagina merupakan komplikasi yang sering dialami oleh pengidap kanker serviks. Hal itu disebabkan oleh pengobatan radioterapi yang membuat vagina menyempit. 

Nantinya, tim dokter dapat memberikan beberapa pilihan pengobatan seperti mengoleskan krim mengandung hormon atau menggunakan vagina dilator. Vagina dilator berfungsi mengembalikan fleksibilitas vagina.

Artikel Lainnya: Benarkah Efek Terapi Radiasi Kanker Serviks Bikin Vagina Menyempit?

  1. Gagal Ginjal 

Gagal ginjal adalah komplikasi yang dapat terjadi ketika wanita mengidap kanker serviks. Ginjal adalah organ yang berfungsi membuang kotoran dari dalam tubuh. 

Nantinya kotoran akan dibuang melalui urine melalui saluran ureter. Pada beberapa kasus, kanker serviks bisa menimbulkan komplikasi karena adanya tekanan berlebih pada ureter. Kondisi inilah yang nantinya bisa menyebabkan gagal ginjal

  1. Menopause Dini 

Menopause dini bisa terjadi jika ovarium diangkat. Kondisi ini juga bisa terjadi ketika ada ovarium yang rusak akibat efek samping dari radioterapi. Menopause dini ditandai dengan vagina kering, gairah seks jadi menurun, menstruasi berhenti atau jadi tidak teratur, dan sebagainya,” ujar dr. Theresia.

  1. Limfedema 

Melansir NHS UK, limfedema adalah salah satu kondisi yang dapat terjadi akibat kanker serviks. Limfedema ditandai dengan pembengkakan tungkai atau lengan akibat penyumbatan pembuluh getah bening. 

Apabila kelenjar getah bening yang terletak di panggul telah diangkat, hal itu dapat mengganggu kerja normal sistem limfatik tubuh. Salah satu fungsi sistem limfatik adalah mengalirkan cairan berlebih dari jaringan tubuh. 

Adanya gangguan pada proses ini dapat menyebabkan penumpukan cairan di jaringan yang disebut limfedema. Dampaknya, beberapa bagian tubuh tertentu menjadi bengkak. 

Artikel Lainnya: Benarkah Makan Es Krim Saat Haid Picu Kanker Serviks?

  1. Rasa Sakit Berlebih 

Rasa sakit atau nyeri saat mengidap kanker serviks bisa menyebar hingga saraf, tulang, dan otot. Umumnya dokter akan memberikan obat pereda nyeri untuk mengatasi nyeri. 

Akan tetapi, obat ini tidak akan bertahan lama, karena setelah efek obat itu hilang, mungkin Anda akan kembali merasakan rasa sakit tersebut. 

  1. Perdarahan Berlebih 

Dokter Theresia Rina mengatakan, “Perdarahan berlebih juga bisa terjadi ketika kanker menyebar hingga vagina, usus, dan juga kandung kemih. Bahkan, tidak sedikit pasien yang mengalami perdarahan saat buang air kecil atau buang air besar. Namun, kondisi ini bisa diturunkan dengan obat penurun tekanan darah.”

  1. Penggumpalan Darah 

Risiko komplikasi penggumpalan darah dapat meningkat setelah melakukan kemoterapi dan istirahat setelah operasi. Kondisi ini tergolong berbahaya. 

Sebab jika penggumpalan terjadi di kaki dan bergerak menuju paru-paru, pasokan darah ke paru-paru bisa menjadi berkurang.

Artikel Lainnya: Waspada, Kanker Ini Sering Menyerang Wanita!

  1. Fistula 

Fistula ditandai dengan terbentuknya sambungan abnormal di antara dua bagian tubuh. Dalam kasus kanker serviks, sambungan abnormal ini bisa terjadi di antara kandung kemih dan vagina. Nantinya, kondisi ini menyebabkan keluarnya urine tanpa henti dari vagina.

  1. Dampak Emosional 

Pengidap kanker bisa mengalami gangguan emosional yang berujung pada depresi. Tanda-tanda khas depresi adalah merasa sedih, putus asa, dan kehilangan minat pada hal-hal yang Anda suka.

Hubungi dokter jika Anda merasa depresi. Ada berbagai perawatan efektif yang tersedia, termasuk mengonsumsi obat antidepresan dan terapi perilaku kognitif.

Itu dia sembilan komplikasi yang dapat terjadi akibat kanker serviks. Untuk tahu informasi mengenai kanker lainnya, Anda bisa membaca artikel kesehatan di aplikasi Klikdokter.

(OVI/AYU) 

Kanker Serviks