Kanker

Benarkah Metode Dry Cleaning Bisa Picu Kanker Darah?

dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, 28 Okt 2021

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Bahan PERC yang digunakan dalam metode dry cleaning disebut-sebut bersifat karsinogenik dan bisa memicu penyakit kanker darah. Benarkah?

Benarkah Metode Dry Cleaning Bisa Picu Kanker Darah?

Punya banyak baju bagus yang pembersihannya mesti dengan metode dry cleaning? Hati-hati, menurut sejumlah kabar, terlalu sering membersihkan pakaian dengan dry cleaning bisa memicu kanker darah.

Informasi tersebut tentu datang bukan tanpa alasan. Sebab, larutan tetrachlorethylene atau perchlorethylene (PERC) yang digunakan dalam dry clean diduga bersifat karsinogenik dan bisa menyebabkan kanker pada manusia.

Simak lebih lanjut mengenai bahaya dry cleaning terhadap kesehatan, termasuk sebagai penyebab kanker darah berikut ini.

 

1 dari 2

PERC dalam Dry Cleaning Memicu Kanker

Larutan PERC dapat membersihkan noda dan kotoran di pakaian tanpa air. Biasanya, bahan ini berfungsi mencuci kain sutra, organdi, wol, leather (kulit), dan bahan lain yang cukup sulit dibersihkan secara konvensional.

Bila dicuci secara konvensional, beberapa bahan tersebut bisa rusak dan tidak dapat digunakan kembali.

Artikel Lainnya: Metode Cuci Dry Cleaning Rentan Picu Gangguan Kesehatan?

Namun, The International Agency for Research on Cancer (IARC) dari WHO sudah menyatakan larutan PERC memang tergolong zat karsinogenik yang berpotensi menimbulkan kanker.

Kanker yang disebabkan larutan PERC bukan kanker darah saja. Ada pula kanker esofagus, kandung kemih, dan kelenjar getah bening (limfoma).

Oleh sebab itu, American Cancer Society mengatakan petugas dry cleaning dan pekerja pabrik kimia yang memakai PERC lebih berisiko terkena jenis-jenis kanker tersebut.

Selain itu, senyawa PERC akan tetap ada di baju usai dry clean selesai. Zat tersebut nantinya dapat melekat di kulit atau terhirup ketika bernapas. Nantinya zat PERC bisa mencapai paru hingga masuk ke aliran darah.

Dalam jumlah sedikit, senyawa itu dapat dikeluarkan lewat urine. Tapi, bila terlalu sering terpapar, PERC akan tertumpuk di dalam tubuh sehingga memicu kanker.

Tentu saja kanker tidak langsung terjadi dalam waktu singkat. Sebelum menjadi kanker, larutan PERC akan memberikan efek buruk ringan terlebih dahulu, yaitu kebingungan dan sakit kepala.

Pada tingkat yang lebih berat, PERC dapat menyebabkan rasa ingin pingsan, hingga kerusakan sel saraf dan otak yang lebih parah.

Artikel Lainnya: Pengobatan Kanker Darah, Benarkah Bisa Menurunkan Kesuburan?

2 dari 2

Hindari Dry Cleaning untuk Kurangi Risiko Kanker

Menimbang adanya risiko yang sudah dijelaskan di atas, ada baiknya Anda mulai mengurangi mencuci pakaian dengan dry clean.

Pada dasarnya, bahan-bahan kain yang kompleks masih bisa bersih jika dicuci dengan cara konvensional.

Beberapa alternatif mencuci yang lebih lembut misalnya merendam pakaian dengan air sabun, atau mencuci lembut dengan tangan sehingga tidak akan merusak permukaan kain.

Cairan PERC yang digunakan dalam metode dry cleaning memang bersifat karsinogenik dan dapat menimbulkan gangguan saraf hingga kanker. Untuk mengurangi risiko tersebut, kurangilah penggunaan dry clean.

Bila ingin tanya lebih lanjut seputar penyebab kanker darah atau jenis lainnya, chat dokter online lewat Konsultasi Seputar Kanker di Klikdokter.

(FR/AYU)

Cairan kimia
Dry Cleaning
Kanker Darah