Kanker

Benarkah Merica Bermanfaat untuk Melawan Kanker?

Tamara Anastasia, 23 Jul 2021

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Merica mengandung zat piperin yang disebut sebagai antikanker. Bagaimana cara peperin bisa melawan kanker? Ketahui info lengkapnya di sini.

Benarkah Merica Bermanfaat untuk Melawan Kanker?

Merica atau lada hitam merupakan rempah-rempah yang dapat menambah citra rasa masakan. Tak hanya sebagai bumbu penyedap rasa makanan, merica atau lada hitam juga diketahui bermanfaat untuk mencegah dan membantu mengatasi kanker.

Untuk tahu bagaimana cara merica dapat melawan kanker, simak ulasan di bawah ini.

1 dari 2

Bagaimana Merica Dapat Melawan Kanker?

Menurut dr. Devia Irine Putri, beberapa penelitian menyebutkan bahwa merica (black pepper) memiliki potensi sebagai antikanker. Salah satu kandungan utama merica, yaitu zat piperin, bekerja menghambat perkembangan sel kanker.

Selain itu, dr. Devia Irine Putri juga mengatakan kandungan antioksidan dalam merica mampu membantu menjaga kesehatan dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak akibat paparan radikal bebas.

Radikal bebas sendiri adalah molekul yang menyebabkan berbagai penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi, dan kanker. Selain antioksidan, merica juga punya kandungan antiinflamasi yang bisa mencegah peradangan di dalam tubuh.

Artikel Lainnya: Apa Benar Kunyit Bisa Mengobati Kanker Hati?

Tak hanya itu, sekelompok peneliti dari Universidade Federal do Rio de Janeiro di Brasil pernah mencoba memahami bagaimana piperin dapat memengaruhi sel kanker kolorektal.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa merica bisa menekan pertumbuhan kanker. Akan tetapi, tidak ada penelitian lebih lanjut yang menjelaskan mekanisme piperin dalam melawan kanker.

Para peneliti pun membuat hipotesis yang menyimpulkan kemampuan piperin untuk memengaruhi jalur Wnt/β-catenin. Jalur Wnt/β-catenin berfungsi sebagai tombol on/off terhadap perkembangan sel kanker.

Pada beberapa kasus kanker, jalur ini terjebak di dalam posisi aktif dan mendorong perkembangan tumor.

Menurut penelitian, piperin dari merica dapat menghambat sinyal kanker dan mengganggu pertumbuhan sel kanker kolorektal.

Zat piperine dapat mencegah aktivasi catenin dan menghentikan ekspresi gen yang mendukung perkembangan tumor tanpa memengaruhi sel-sel sehat lainnya.

Jika hanya dilihat dari kesimpulan studi, merica memang berpotensi menjadi bahan alami yang membantu melawan kanker.

Akan tetapi, dr. Devia Irine Putri menegaskan, penelitian tentang manfaat merica untuk mengatasi kanker belum diujicobakan kepada manusia. Saat ini studinya masih terbatas pada level test tube atau hewan.

Jadi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas merica untuk mengatasi kanker.

Artikel Lainnya: Digital Rectal Examination, Metode untuk Mendeteksi Kanker Prostat

2 dari 2

Jangan Hanya Mengandalkan Merica

Anda tidak boleh hanya mengandalkan merica untuk mengobati penyakit kanker.

“Kalau memang sudah terdiagnosis kanker, terapinya harus mengikuti anjuran dari dokter. Misalnya lakukan kemoterapi, terapi radiasi, dan sebagainya,” tegas dokter Devia.

“Pasien kanker mungkin disarankan untuk mengonsumsi obat antinyeri atau obat yang mengurangi efek samping dari terapi yang dilakukan. Kombinasikan semua ini dengan istirahat yang cukup, makan makanan bergizi, dan olahraga,” lanjut dr. Devia Irine.

Apabila ingin mengonsumsi merica, kombinasikan dengan makanan sehat lainnya. Konsultasikan kepada dokter yang menangani kanker mengenai takaran atau cara mengolah merica yang sehat.

Itu dia penjelasan mengenai manfaat merica untuk mengatasi kanker. Untuk tahu informasi kesehatan lainnya, Anda dapat membaca artikel di apliaksi Klikdokter.

(OVI/JKT)

Kanker