Kanker

Mengenal Metastasis, Penyebaran Sel Kanker yang Berbahaya

Aprinda, 20 Sep 2023

Ditinjau oleh dr. Gia Pratama

Metastasis kanker pertanda penyakit sudah cukup parah. Pahami penyebaran, gejala, hingga persentase kesembuhannya berikut ini!

Mengenal Metastasis, Penyebaran Sel Kanker yang Berbahaya

Ada banyak istilah yang digunakan dalam dunia medis, salah satunya metastasis.Istilah ini ternyata sering kali digunakan dokter ketika menangani pasien kanker.

Memahami istilah ini penting, terutama untuk kamu yang punya risiko kanker atau memiliki keluarga dengan penyakit kanker. Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Kanker Metastasis?

Menurut dr. Gia Pratama, metastasis adalah sel kanker yang telah menyebar dari lokasi utamanya ke bagian lain atau organ lain di dalam tubuh.

Penyebarannya bisa ke area terdekat atau bahkan ke area tubuh lain yang secara tidak langsung terhubung ke sumber penyakit. Misalnya, kanker usus besar bisa menyebar ke anus yang letaknya berdekatan atau ke hati maupun paru-paru. 

Pada kondisi ini, kanker yang pertama kali muncul disebut dengan kanker primer. Sementara, pembentukan kanker baru di lokasi lain oleh jenis sel kanker yang sama disebut dengan kanker sekunder. 

Meski muncul di lokasi yang berbeda, kanker metastasis memiliki nama yang sama dengan kanker primer. Contohnya, kanker payudara yang menyebar ke paru disebut kanker payudara metastatik, bukan kanker paru.

“Kanker metastasis biasanya sudah berada stadium IV, yang berarti telah menyebar dari lokasi utamanya,” papar dr. Gia.

Oleh sebab itu, kanker payudara yang sudah menyebar ke paru bisa disebut juga kanker payudara stadium IV. 

Kenapa Metastasis Kanker Terjadi?

Penyebab metastasis kanker didasari oleh sifat dari sel kanker itu sendiri. Normalnya, sel memiliki siklus teratur untuk membelah, tumbuh, rusak, dan mati. Layaknya roda yang berputar, sel yang rusak dan mati akan terganti dengan sel baru yang sehat.

Namun pada pasien kanker, sel di tubuhnya mengalami kerusakan genetik. Hal ini menyebabkan sel yang rusak tetap membelah tanpa kendali dan tidak mati. 

Akibatnya, jumlah sel semakin banyak dan bisa membentuk massa yang kamu kenal dengan sebutan tumor ganas

Nah, bila sudah membentuk tumor, sel kanker bisa bermetastasis lewat berbagai cara, di antaranya:

  • Membesarnya ukuran tumor hingga memengaruhi area terdekatnya
  • Berpindah melalui sistem limfatik dan aliran darah ke bagian tubuh lainnya

Penyebaran kanker bisa ke organ atau jaringan mana pun pada tubuh. Namun, paling sering adalah otak, tulang, paru-paru, hati, dan peritoneum.

Tanda dan Gejala Kanker Bermetastasis

Sebagian besar pasien tidak mengeluhkan gejala di awal perkembangan kanker. Namun bila kanker sudah menyebar, gejalanya bisa sangat beragam.

“Gejala kanker metastasis akan sangat bervariasi tergantung pada lokasi sebaran dan jenis kanker,” ujar dr. Gia.

Beliau juga memaparkan bahwa secara garis besar gejala yang umumnya dikeluhkan, antara lain:

  • Nyeri
  • Kelelahan
  • Kesulitan bernapas
  • Perubahan kebiasaan buang air besar atau berkemih

Artikel Lainnya: Ragam Pemeriksaan untuk Mendeteksi Kanker di Tubuh

Bisakah Metastasis Kanker Disembuhkan?

“Pada beberapa kasus mungkin bisa. Tapi kalau mau jujur, dilihat dari statistik, secara persentase angka kesembuhan hasil terapi jauh lebih tinggi pada stadium 1, lalu menurun di stadium 2 dan paling rendah ya stadium 4,” jelas dr. Gia.

Sembuh atau tidaknya pasien bergantung dengan banyak hal, seperti:

  • Jenis kanker
  • Kondisi kesehatan secara umum
  • Jenis perawatan dan respons tubuh terhadap penanganan yang diberikan
  • Seberapa cepat perawatan diberikan

Sering kali, tujuan pengobatan kanker metastasis bukan untuk menyembuhkan, tapi untuk mengendalikan gejala dan memperlambat pertumbuhannya. Dengan begitu, pasien kanker tetap bisa mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. 

Ingin tahu lebih banyak seputar kanker? Konsultasikan ke dokter spesialis onkologi, ya. Lebih mudah, kamu bisa gunakan fitur Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter, lho!

Jangan lupa #JagaSehatmu dengan menerapkan gaya hidup sehat mulai dari sekarang untuk menurunkan risiko kanker di kemudian hari!

(JKT)

Konsultasi Dokter Terkait