Gigi Mulut

Sakit Gigi Sehabis Makan Daging Kambing? Ini Penyebabnya

Klikdokter, 30 Jun 2023

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Punya keluhan sakit gigi setelah makan daging kambing? Bisa jadi kamu mengalami salah satu dari tiga hal ini.

Sakit Gigi Sehabis Makan Daging Kambing? Ini Penyebabnya

Tidak lengkap rasanya merayakan Idul Adha tanpa ada sajian daging kambing di meja makan. Baik dimasak gulai atau hanya sekadar diolah jadi sate, rasa daging kambing memang terasa lezat. 

Akan tetapi, bagaimana jadinya jika muncul keluhan gigi sakit setelah makan daging kambing? Apa penyebabnya, ya? 

Penyebab Sakit Gigi Habis Makan Daging Kambing

Sakit gigi memang jadi keluhan yang umum terjadi. Meski bukan gangguan kesehatan yang langsung fatal akibatnya, sakit gigi bisa menurunkan kualitas hidup seseorang.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan sakit gigi, seperti gigi retak, gigi berlubang, gigi sensitif, hingga nyeri sendi. 

Namun, bagaimana jadinya jika sakit gigi yang kamu rasakan muncul setelah makan daging kambing? 

Berikut adalah penyebab gigi terasa sakit setelah makan daging kambing:

1. Ada Lubang Tersembunyi di Gigi

Tidak semua orang bisa menyadari adanya lubang pada gigi mereka. 

Jika serat atau ada bagian daging kambing yang tidak terkunyah dengan baik, maka daging tersebut bisa masuk ke dalam lubang, kemudian menumpuk dan membusuk.

Apabila tidak segera dibersihkan, sisa makanan yang membusuk ini akan menimbulkan rasa nyeri hebat. 

Artikel Lainnya: Daftar Makanan yang Efeknya Buruk bagi Gigi

2. Punya Penyakit Gusi

Salah satu penyebab paling umum sakit gigi adalah penyakit gusi. Penyakit gusi mengacu pada peradangan jaringan lunak dan kerusakan tulang yang mengelilingi serta menahan gigi pada tempatnya. 

Akibatnya, gusi bisa saja mengalami penurunan dan pembengkakan bila terjadi infeksi.

Turunnya gusi sering mengakibatkan makanan mudah tersangkut di sela-selanya. Gusi yang turun menyebabkan adanya jarak di antara sela gigi. 

Kondisi ini membuat makanan mudah masuk ke celah tersebut. Lalu, membusuk dan memicu sakit gusi.

3. Akar Gigi yang Terbuka 

Kondisi akar yang terbuka disebut resesi. Akar yang terbuka bisa menjadi sangat sensitif terhadap makanan dingin, panas, dan asam karena tidak lagi dilindungi oleh gusi dan tulang yang sehat.

Sebagai contoh, jika kamu mengonsumsi sop kambing atau gulai dalam keadaan panas, dapat memicu terjadinya rasa nyeri akibat gigi yang sensitif.

4. Gangguan Sendi Temporomandibular (TMJ) 

Gangguan TMJ dapat disebabkan oleh berbagai jenis masalah. Misalnya cedera (trauma), radang sendi, atau kelelahan otot rahang karena kebiasaan mengepalkan atau menggertakkan gigi.

Terkadang, otot di sekitar TMJ yang digunakan untuk mengunyah bisa menjadi kejang, terutama saat mengunyah makanan yang keras atau kenyal sehingga menimbulkan rasa sakit pada daerah sendi rahang. 

Artikel Lainnya: Sakit Perut Setelah Makan Daging, Apa Penyebabnya?

Cara Mengatasi Gigi Sakit Karena Makan Daging Kambing

Ibu Hamil Lebih Mudah Sakit Gigi?

Jika gigi sudah telanjur sakit setelah makan daging, cara paling tepat untuk mengatasinya adalah dengan mencari tahu penyebab utamanya. 

Berikut adalah cara mengatasi gigi sakit karena makan daging: 

  • Menggunakan Dental Floss

Flossing merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk membersihkan dari sisa-sisa makanan yang tersangkut pada sela gigi dan sepanjang garis gusi. 

Adanya penumpukan makanan ini dapat meningkatkan risiko penyakit mulut, seperti gigi berlubang, penyakit gusi, hingga bau mulut. 

Jika serat daging kambing yang terselip menjadi penyebabnya, kamu bisa menggunakan sikat interdental atau benang khusus untuk membersihkan sela gigi. 

  • Berkumur dengan Air Garam

Berkumur dengan larutan air garam hangat merupakan cara alami yang dapat membersihkan bakteri di mulut dan meredakan rasa sakit di gigi. Sebab, garam memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri alami. 

Kamu bisa melarutkan garam dalam air hangat, kemudian berkumurlah selama 10-15 detik dan buang.

Selain air garam, kamu juga bisa berkumur dengan obat kumur yang mengandung chlorhexidine. Ini merupakan obat kumur antiseptik yang paling efektif terhadap agen plak dan bersifat bakteriostatik serta bakterisida. 

Artikel lainnya: Cara Mengatasi Makanan Tersangkut di Gigi

  • Kompres Bagian Luar Gigi 

Jika sakit gigi disebabkan oleh adanya pembengkakan, kamu dapat mengompres bagian gigi yang sakit. 

Gunakan handuk bersih dan es batu di dalamnya, lalu tempelkan pada pipi daerah yang sakit. 

Cara ini dapat memberikan sedikit kenyamanan dan meredakan rasa sakit untuk sementara waktu.

  • Konsumsi Obat Penghilang Rasa Sakit

Apabila rasa sakit pada gigi sudah tidak tertahankan, mengonsumsi obat pereda rasa sakit bisa menjadi solusinya. 

Acetaminophen yang juga dikenal dengan paracetamol merupakan salah satu obat analgesik dan antipiretik yang paling sering digunakan untuk mengatasi nyeri di gigi. 

  • Tambal Gigi

Apakah penyebab sakit gigi yang kamu alami karena adanya lubang? Jika ya, satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah dengan tambal gigi.  

Dokter gigi akan memeriksa kondisi gigimu dan menentukan perawatan yang tepat.

Itulah beberapa cara mengatasi gigi sakit karena makan daging kambing. 

Perlu diingat, cara-cara tersebut hanyalah bersifat sementara. Ada baiknya untuk tetap melakukan pemeriksaan ke dokter gigi untuk dicari tahu penyebabnya dan ditangani secara tepat.

Cari tahu informasi kesehatan lainnya seputar gigi dan mulut di aplikasi KlikDokter. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter melalui layanan Tanya Dokter. Yuk, #JagaSehatmu selalu!

[RS]

Sakit Gigi