Demam Berdarah

Cara Mudah Antisipasi Wabah Demam Berdarah

Novita Permatasari, 03 Sep 2020

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Musim hujan masih berlangsung. Awas, wabah demam berdarah mengintai Anda. Lakukan langkah mudah ini untuk melindungi diri Anda dan keluarga.

Cara Mudah Antisipasi Wabah Demam Berdarah

Sepanjang Januari 2016 tercatat ada sekitar 3.298 kasus demam berdarah dengan jumlah kematian sebanyak 50 orang. Hal ini disampaikan oleh Direktorat Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonosis Kementerian Kesehatan pada situs Departemen Kesehatan RI.

Penyakit demam berdarah tersebut kerap mewabah di musim hujan. Agar terhindar dari penyakit ini, Anda perlu melakukan berbagai upaya antisipasi. Karena demam berdarah bisa sangat berbahaya saat menyerang kesehatan Anda.

Seputar demam berdarah

Demam berdarah atau juga disebut demam berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue dari genus Flavivirus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Jenis nyamuk ini senang bersarang dan bertelur di air tergenang yang jernih. Hal ini dijelaskan oleh dr. Karin Wiradarma.

“Musim hujan yang menyebabkan genangan di mana-mana pun turut berkontribusi menyuburkan populasi nyamuk ini. Jadi, sebaiknya Anda berjaga-jaga,” pesannya.

Jika merunut awal penyakit ini masuk ke Indonesia, Jakarta dan Surabaya adalah dua kota pertama yang memiliki kasus penyakit demam berdarah, tepatnya pada 1968. Selanjutnya, virus ini pun menyebar ke seluruh Indonesia.

Dengan penyebaran yang begitu cepat, Indonesia pun ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai negara dengan angka demam berdarah paling tinggi se-Asia Tenggara pada 2010. Jumlah kasus DBD yang terjadi pada saat itu adalah 150.000 kasus, yang menyebabkan kematian 1.317 jiwa.

Artikel Lainnya: Mengapa Tifus Bisa Datang Bersamaan dengan DBD?

Berdasarkan pemaparan dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid, bila kondisi penderita sudah parah, akan terjadi kebocoran dinding pembuluh darah, sehingga salah satu komponen darah (plasma) keluar dari pembuluh darah.

Kebocoran inilah yang kemudian menyebabkan pasien menjadi lemah dan mengalami sesak napas karena rongga paru terisi cairan dan perut terasa semakin begah karena cairan tersebut.

“Kondisi ini umumnya terjadi setelah demam turun atau setelah demam berlangsung selama 3-4 hari. Hal inilah yang menyebabkan demam berdarah dengue berbahaya. Kebocoran plasma dapat dibuktikan dengan kadar hematocrit yang meningkat melalui pemeriksaan laboratorium,” jelasnya.

Nah, dengan berbagai bahaya demam berdarah yang mengintai, ayo segera lakukan upaya pencegahan. Awali dengan memperhatikan benda-benda yang ada di sekitar Anda.

1 dari 1

Hal Sederhana untuk Mencegah Demam Berdarah

Berikut ini adalah berbagai tips pencegahan terhadap wabah demam berdarah yang bisa Anda lakukan di rumah. Dengan langkah kecil ini, Anda dapat menghalau kehadiran nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah:

1. Rutin membersihkan bak mandi

Nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di air. Biasanya, nyamuk betina bertelur pada dinding bak yang terisi air. Oleh sebab itu, bersihkan bak mandi setidaknya seminggu sekali untuk memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti.

2. Bersihkan perabotan yang menampung air

Periksa vas bunga, ember, atau wadah yang biasanya menampung air. Bersihkan secara rutin setidaknya dua kali seminggu untuk menghindari nyamuk berkembang biak di dalamnya.

3. Pasang kasa nyamuk atau kelambu pada jendela atau pintu masuk

Cara ini sangat penting untuk menjaga agar nyamuk tidak masuk ke dalam ruangan. Sembari menghalau nyamuk, Anda bisa mendesain ulang ruangan. Karena kini telah banyak dijual kelambu dalam berbagai variasi warna dan motif.

Artikel Lainnya: Memerangi DBD dengan Nyamuk Ber-Bakteri Wolbachia

4. Hindari di luar ruangan pada waktu-waktu tertentu

Waktu subuh, sore dan senja adalah waktu dimana nyamuk berkeliaran. Oleh sebab itu, atur kembali agenda Anda, dan sebaiknya hindari berada di luar ruangan pada waktu tersebut.

5. Gunakan pakaian yang melindungi kulit

Pilih kemeja atau pakaian lengan panjang dan celana panjang untuk menutupi kulit Anda. Bila Anda ingin mengenakan rok, cobalah untuk melapisinya dengan stocking, sehingga kulit Anda tetap terlindungi.

6. Oleskan losion anti nyamuk saat beraktivitas di luar

Jika terpaksa harus beraktivitas di luar, gunakan losion penolak nyamuk untuk melindungi diri Anda. Untuk berjaga-jaga, oleskan juga setiap sebelum tidur.

7. Hindari menggantung baju terlalu lama

Baju kotor adalah sarang favorit bagi nyamuk. Jadi, jangan sampai Anda menyimpan baju kotor atau menggantung pakaian yang sudah terpakai terlalu lama di kamar.

Demam berdarah bisa sangat berbahaya bila sudah menginfeksi. Untuk menghindarinya, lakukan berbagai langkah sederhana di atas, terutama selama musim hujan saat nyamuk Aedes aegypti “bergentayangan”. Selain itu, jaga daya tahan tubuh Anda dengan menjaga asupan sehat dan tetap berolahraga secara rutin.

Jika masih ada pertanyaan mengenai DBD bisa langsung Download Aplikasi Klikdokter. Dokter kami segera menjawab pertanyaan Anda.

[RVS]

Musim Hujan
DBD
demam berdarah
Aedes aegypti
daya tahan tubuh
losion anti-nyamuk
Wabah Demam Berdarah
mencegah demam berdarah