Darah

11 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Hati

dr. Valda Garcia, 25 Okt 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Organ hati memiliki fungsi yang vital, sehingga kamu harus menjaga kesehatannya. Beberapa makanan ini bisa melindungi kesehatan hatimu.

11 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Hati

Melindungi kesehatan hati sangat penting karena fungsi organ tersebut sangat vital. Fungsi hati meliputi untuk memecah karbohidrat, membuat glukosa, dan mendetoksifikasi tubuh.

Hati juga bisa menyimpan nutrisi dan menciptakan empedu untuk mencerna dan menyerap nutrisi dalam makanan dengan benar.

Meski tidak mungkin untuk mengelola semua faktor risiko gangguan hati, mengonsumsi asupan tertentu dapat membantu menjaga kesehatan hati. 

Berikut adalah daftar makanan yang baik untuk hati

1. Oatmeal

Awas, Kesalahan Saat Makan Oatmeal Ini Justru Bikin Gemuk!

Mengonsumsi oatmeal adalah cara mudah untuk menambahkan serat ke dalam makanan. Serat dalam gandum dapat membantu menjaga fungsi hati. 

Oatmeal kaya akan senyawa yang disebut beta-glukan, yang membantu sistem kekebalan tubuh dan melawan peradangan. Selain itu, ikut berperan dalam memerangi diabetes dan obesitas.

Penelitian menunjukkan, beta-glukan dari gandum membantu mengurangi jumlah lemak yang tersimpan di hati pada tikus. Akan tetapi, diperlukan lebih banyak studi klinis untuk mengonfirmasi hal ini.

Artikel Lainnya: Hindari! Ini 8 Makanan yang Buruk untuk Hati

2. Bawang Putih

Tahukah kamu, bawang putih termasuk makanan yang bermanfaat untuk memperbaiki fungsi hati?

Berdasarkan sebuah penelitian, konsumsi bawang putih dapat mengurangi berat badan dan kadar lemak pada orang dengan penyakit hati lemak non-alkoholik atau NAFLD.

Hal ini bermanfaat karena kelebihan berat badan atau obesitas adalah faktor yang berkontribusi terhadap NAFLD.

3. Telur

Hati memiliki peranan penting untuk metabolisme lemak. Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dapat memperberat kerja hati. Namun, tidak dengan konsumsi makanan tinggi lemak baik.

Telur yang mengandung omega-3 merupakan salah satu sumber lemak baik. Karena itu, makan telur dinilai dapat membantu mengatasi peradangan hati. 

4. Buah-buahan Beri

Aneka Buah Berry (Foto: Shutterstock)

Buah-buahan beri seperti blueberry, raspberry, dan cranberry tergolong makanan yang baik untuk hati.

Ini karena buah-buahan beri mengandung antioksidan yang disebut polifenol. Kandungan ini dapat melindungi hati dari kerusakan.

Penelitian dalam World Journal of Gastroenterology mengatakan, konsumsi buah-buahan beri secara teratur juga dapat merangsang sistem kekebalan tubuh.

Artikel Lainnya: Mengapa Alkohol Bisa Merusak Hati?

5. Anggur

Sebuah studi melaporkan, anggur kaya akan antioksidan sehingga dapat mengurangi peradangan pada hati sekaligus mencegah kerusakan hati.

Mengonsumsi anggur utuh adalah cara sederhana untuk menambahkan senyawa antioksidan ke dalam pola makan. Lalu, suplemen ekstrak biji anggur juga dapat memberi antioksidan.

6. Jeruk Bali

Jeruk bali merupakan buah yang baik untuk hati. Penelitian dalam World Journal of Gastroenterology menyebut, jeruk bali mengandung dua antioksidan utama yaitu naringin dan naringenin.

Keduanya membantu melindungi hati dari cedera dengan mengurangi peradangan dan melindungi sel-sel hati.

Senyawa ini juga dapat mengurangi penumpukan lemak di hati dan meningkatkan enzim yang membakar lemak. Jadi, jeruk bali bisa membantu memerangi penyakit hati lemak non-alkoholik.

7. Ikan Berlemak

Salmon vs Kembung, Mana yang Lebih Cocok untuk MPASI?

Ikan berlemak kaya akan asam lemak omega-3 sehingga dapat membantu mengurangi peradangan pada hati. Contoh ikan berlemak meliputi salmon, tuna, kembung, dan sarden.

Lemak tersebut sangat baik untuk hati, karena bisa mencegah penumpukan lemak berlebih dan mempertahankan tingkat enzim di hati.

Para ahli merekomendasikan makan ikan berlemak dua kali atau lebih setiap minggu.

Artikel Lainnya: Penderita Hepatitis B Tak Boleh Makan Jeruk, Mitos atau Fakta?

8. Kacang-kacangan

Umumnya kacang mengandung asam lemak tak jenuh, vitamin E, dan antioksidan. Tak heran bila kacang termasuk makanan yang baik untuk organ hati. 

Makan segenggam kacang – seperti walnut atau almond – setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan hati. Akan tetapi, jangan makan terlalu banyak karena kacang tinggi kalori!

9. Minyak Zaitun

Makan terlalu banyak lemak memang tidak baik untuk hati. Namun, beberapa jenis lemak sehat justru bisa membantu.

Menambahkan minyak zaitun ke makanan dapat mengurangi stres oksidatif dan meningkatkan fungsi hati. Hal ini karena tingginya kandungan asam lemak tak jenuh dalam minyak tersebut.

10. Sayur

Tentunya sayur merupakan makanan yang baik dan dianjurkan untuk kesehatan hati. Kubis, brokoli, dan sawi dikenal mengandung serat yang tinggi. 

Penelitian pada hewan menunjukkan, kubis brussel meningkatkan tingkat enzim detoksifikasi dan melindungi hati dari kerusakan.

Lalu, sebuah studi pada sel hati manusia menemukan bahwa efek ini tetap ada bahkan ketika kubis brussel dimasak. 

11. Jus Bit

Jus buah bit adalah sumber antioksidan dan nitrat yang dikenal dengan nama betalains. Fungsinya sangat bermanfaat untuk organ jantung dan mengurangi adanya kerusakan oksidatif.

Beberapa studi pada tikus meneliti jus buah bit dapat menurunkan jumlah kerusakan oksidatif dan peradangan di hati, serta mendorong enzim detoksifikasi alami.

Artikel Lainnya: Jenis-Jenis Penyakit Hati yang Perlu Anda Ketahui

Itulah beberapa contoh makanan yang baik untuk organ hati. Namun, kamu tidak bisa hanya memakan satu jenis makanan untuk melindungi hati.

Pola makan sehat dan seimbang merupakan kunci kesehatan tubuh. Kamu bisa memasukkan berbagai jenis makanan tersebut ke dalam menu harian agar kesehatan hati selalu terjaga. 

Selain itu, imbangi pula dengan olahraga rutin dan pola hidup sehat lainnya.

Bila ingin konsultasi dengan dokter lebih mudah seputar kesehatan organ hati, kamu bisa menggunakan fitur Tanya Dokter. Untuk #JagaSehatmu, baca artikel kesehatan terbaru dan tepercaya dengan download aplikasi KlikDokter.

[RS]

Makanan Sehat
Kesehatan Hati