Covid-19

Fakta Seputar Varian Delmicron yang Bikin Gempar

Tri Yuniwati Lestari, 28 Des 2021

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Belum selesai varian Omicron, dunia dihebohkan varian Covid baru yang disebut Delmicron. Ketahui lebih lanjut soal Covid Delmicron di sini.

Fakta Seputar Varian Delmicron yang Bikin Gempar

Terjadinya lonjakan kasus varian Omicron di negara-negara Eropa telah menimbulkan kekhawatiran kemungkinan gelombang ketiga COVID-19. Saat ini, para ahli masih meneliti dan memahami sifat varian baru ini. 

Belum habis di situ, kabar kemunculan virus corona baru telah beredar yaitu varian Covid Delmicron

Beberapa ahli meyakini varian tersebut menyebabkan lonjakan kasus COVID-19 di Amerika Serikat dan Eropa. 

1 dari 3

Apa Itu Varian Delmicron?

Kabar soal kemunculan Delmicron pertama kali diumumkan anggota gugus tugas COVID-19 di Maharashtra, sebuah negara bagian di India. 

Anggota gugus tugas Maharashtra, dr. Shashank Joshi, mengatakan varian baru tersebut merupakan penyebab lonjakan kasus di Eropa dan Amerika Serikat. 

Menurutnya, kemunculan varian Delmicron didasari temuan bahwa pasien dapat terinfeksi dua varian berbeda dalam satu waktu. Varian tersebut adalah Delta dan Omicron.

Artikel lainnya: Reaksi Tubuh Saat Terlalu Sering Suntik Vaksin COVID-19

2 dari 3

Gejala yang Muncul

Karena dipercaya sebagai gabungan strain Delta dan Omicron, Delmicron dianggap dapat sangat menular dan mungkin bisa menyebabkan gejala parah. Namun, dibutuhkan penelitian lebih banyak untuk membuktikan hal ini. 

Sejauh ini, infeksi Delmicron dikabarkan cenderung menunjukkan gejala yang kurang lebih sama dengan varian induknya. Tanda-tanda umum meliputi:

Artikel lainnya: Atasi Long COVID pada Anak, Bolehkah Diberi Paracetamol? 

3 dari 3

Keberadaan Delmicron Belum Dibuktikan dengan Pasti

Seorang ahli mengatakan ada kemungkinan varian Delta dan Omicron dapat bertukar gen dan memicu varian baru yang bahkan lebih mematikan. Peristiwa ini secara ilmiah disebut rekombinasi.

Penyebaran varian Delta telah mendominasi dan menginfeksi banyak orang di dunia. Gejalanya juga parah dan bahkan menimbulkan risiko rawat inap lebih besar. 

Sedangkan, pada varian Omicron tidak dilaporkan gejala berat dan tidak memiliki risiko rawat inap seperti Delta. Namun, varian ini dianggap dapat menular cepat. 

Para ahli juga memperingatkan, virus corona Omicron bisa melampaui kekebalan yang diberikan oleh infeksi dan vaksinasi alami.

Adanya strain Delta dan Omicron memang mengkhawatirkan. Begitu juga dengan risiko penggabungannya yang diklaim lebih berbahaya.

Namun, menurut dr. Theresia Rina Yunita, saat ini Anda tidak perlu khawatir mengenai varian Covid Delmicron. Pasalnya, belum ada pernyataan resmi dari WHO tentang keberadaan varian ini.

“Satgas IDI (Ikatan Dokter Indonesia) mengatakan bahwa Delmicron bukan merupakan varian baru dari virus corona, dan juga bukan merupakan perpaduan atau gabungan kedua varian virus yaitu Delta dan Omicron,” jelas dr. Theresia.

Menurutnya, istilah Delmicron hanya digunakan sebagai ilustrasi adanya peningkatan kasus virus corona akibat Omicron dan Delta.

Tetapi, dr. Theresia mengingatkan bahwa virus corona mudah bermutasi. Untuk mencegah penularannya, jangan lengah dalam menerapkan protokol kesehatan.

Jangan ketinggalan update terbaru virus corona di aplikasi KlikDokter. Anda juga bisa konsultasi langsung ke dokter lewat Live Chat.

(FR/JKT)

Referensi:

Hindustan Times. Diakses 2021. ‘Delmicron’ could be driving Covid surge in US, Europe. Know more about it.

Times of India. Diakses 2021. COVID-19 variant: What is Delmicron and how is it different from Omicron?

virus corona
infeksi virus
mutasi virus corona