HomeIbu Dan anakKesehatan BayiInilah Tanda-tanda si Kecil Akan Tumbuh Gigi
Kesehatan Bayi

Inilah Tanda-tanda si Kecil Akan Tumbuh Gigi

drg. Callista Argentina, 03 Sep 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Ada tingkah yang berbeda pada si kecil beberapa hari belakangan? Yuk, periksa rongga mulutnya, bisa jadi si kecil sedang tumbuh gigi. Ini tanda-tandanya.

Inilah Tanda-tanda si Kecil Akan Tumbuh Gigi

Si kecil yang tadinya periang dan sering tertawa tiba-tiba berubah sering rewel, terutama saat memasuki masa MPASI. Coba mama dan papa amati, bisa saja anak menunjukkan tanda bayi tumbuh gigi.

Dalam proses tumbuhnya gigi susu, akan terjadi peradangan di sekitar gigi yang memungkinkan timbulnya tanda-tanda lain. Anak mungkin tidak sadar mengapa terjadi rasa tidak nyaman di area mulutnya, terutama saat bangun tidur. 

Mari cari tahu lebih lanjut tentang pertumbuhan gigi dan ciri bayi tumbuh gigi yang perlu orangtua ketahui!

Pertumbuhan Gigi Bayi

Proses tumbuh gigi atau teething adalah kondisi saat gigi mulai muncul menembus gusi. Ciri bayi mau tumbuh gigi dapat dikenali dengan cara meraba gusi dan dirasakan ada bagian yang keras dan sedikit membesar dibanding gusi sekitarnya. 

Benih gigi susu sebenarnya sudah ada terbentuk di dalam gusi dari sebelum anak lahir, tapi baru akan muncul menembus gusi di usia sekitar 6 bulan. 

Kecepatan pertumbuhan gigi tiap anak juga berbeda-beda. Ada bayi yang baru tumbuh mendekati usia 9 bulan. Hal ini masih tergolong wajar. 

Namun, jika sampai usia 18 bulan belum ada ciri-ciri tumbuh gigi pada bayi, sebaiknya dilakukan foto rontgen dan diperiksakan ke dokter gigi.

Artikel lainnya: Perilaku Ibu Tentukan Kesehatan Gigi Anak

Usia Bayi Tumbuh Gigi

Adapun urutan tahapan pertumbuhan gigi bayi adalah sebagai berikut:

  1. Gigi seri depan bawah: usia 6-10 bulan
  2. Gigi seri depan atas: usia 8-12 bulan
  3. Gigi seri kedua bawah: usia 10-16 bulan
  4. Gigi seri kedua atas: usia 9-13 bulan
  5. Gigi geraham pertama atas: usia 13-19 bulan
  6. Gigi geraham pertama bawah: usia 14-18 bulan
  7. Gigi taring atas: usia 16-22 bulan
  8. Gigi taring bawah: usia 17-23 bulan
  9. Gigi geraham kedua bawah: usia 23-31 bulan
  10. Gigi geraham kedua atas: usia 25-33 bulan

Ciri dan Tanda Bayi Tumbuh Gigi

Lantas, seperti apa sih ciri bayi tumbuh gigi? Beberapa tanda di bawah ini bisa menjadi panduan bagi mama dan papa:

1. Air Ludah Berlebih 

Pertumbuhan gigi merangsang banyak produksi air ludah, sehingga orangtua akan menjumpai baju si kecil yang selalu basah. Gunakan bib atau kain pelapis air ludah supaya si kecil lebih nyaman. 

Selain itu, mama bisa lebih sering menyeka dan membersihkan bagian dagu dengan menggunakan kain lembut.

2. Ruam Akibat Tumbuh Gigi

Bayi yang air ludahnya berlebih saat tumbuh gigi selalu meneteskan ludahnya. Akibatnya, kulit di bagian dagu dan sekitar mulut bisa kemerahan atau bruntusan. 

Untuk mencegahnya, rajinlah mengelapnya dengan kain lembut sehingga mencegah iritasi. Pelembap khusus iritasi kulit bayi juga bisa dioleskan.

3. Batuk atau Refleks Mual Muntah

Berlebihnya produksi air ludah yang terkumpul di dalam mulut bayi terkadang bisa menyebabkan bayi mual atau batuk

Jika bayi tidak disertai dengan gejala pilek, flu, atau alergi, tidak perlu terlalu khawatir. Karena, kondisi ini mungkin menjadi ciri-ciri tumbuh gigi pada bayi.

4. Keinginan Menggigit-gigit

Tekanan dari gigi yang akan menembus gusi menyebabkan si kecil merasakan sesuatu yang tidak nyaman di dalam mulutnya. Rasa tidak nyaman ini dapat diatasi dengan menggigit atau mengunyah. 

Bayi pada masa ini akan mencari apa pun untuk digigit atau dikunyah. Teether, empeng, dot, bahkan puting dan jari mama bisa menjadi objek gigitnya.

5. Menangis dan Rewel

Beberapa bayi merespons dengan merengek, rewel, atau menangis ketika merasa tidak nyaman pada gusinya. Momen yang paling terasa sakit biasanya ketika muncul gigi pertama dan gigi molar pertama, karena ukurannya yang lebih besar. 

Namun, biasanya bayi akan mulai beradaptasi dengan ketidaknyamanan yang ada. Selanjutnya, ia cenderung tidak akan terlalu terganggu dengan proses ini.

6. Mudah Marah

Proses gigi menembus gusi akan membuat anak merasa tidak nyaman dan sakit di dalam mulut selama beberapa jam. Jadi, wajar saja jika ia menjadi mudah marah. Meski demikian, ada juga anak yang tidak merasakan hal tersebut.

7. Menolak Makan

Beberapa bayi yang sangat cranky, biasanya sulit ditenangkan baik dengan botol susu atau minum ASI. Gerakan menyedot susu pun akan menambah rasa tidak nyaman di gusinya. 

Hal itu menyebabkan si kecil sulit menerima makanan terutama makanan yang padat, lalu rasa lapar yang ia rasakan juga memperparah mood-nya. Disarankan para orangtua tetap sabar menghadapinya, ya. 

Jika keadaan ini berlangsung selama beberapa hari, sebaiknya periksa dan konsultasi dengan dokter anak.

8. Suka Menarik Telinga dan Menggaruk Dagu

Kadang ada bayi yang menjadi sering menarik-narik telinganya serta menggaruk pipi dan dagu. Hal ini dikarenakan bagian gusi, telinga, dan pipi mempunyai jalur saraf yang sama. 

Jika ada rasa sakit di gusi kanan karena pertumbuhan gigi molar sebelah kanan, maka biasanya ia akan menarik atau menggaruk di sisi kanan juga. 

Artikel lainnya: Perkembangan Gigi dan Mulut Anak

9. Gangguan Tidur

Australian and New Zealand Journal of Public Health menyatakan, proses tumbuh gigi menjadi salah satu penyebab gangguan tidur pada anak bayi sampai usia 2 tahun. Hal ini biasanya terjadi jika proses tumbuh gigi sudah terjadi 80 persen erupsi.

10. Sakit dan Tidak Nyaman di Gusi

Ciri bayi mau tumbuh gigi lainnya yaitu terdapat rasa sakit atau tidak nyaman di sekitar gigi yang baru tumbuh. Hal ini biasanya terjadi pada usia 6 bulan sampai 3 tahun. 

Untuk mengatasinya, umumnya orangtua akan memberikan teether dingin kepada anak untuk digigit. Tekanan ringan yang dihasilkan akan meringankan keluhannya.

11. Suhu Badan Meningkat

Pada anak yang sedang tumbuh gigi, mungkin saja terjadi sedikit peningkatan suhu badan. Namun, peningkatan suhu ini tidak bisa disebut sebagai demam, karena suhunya masih dibawah 37,5 derajat Celsius.

Sejumlah tanda bayi tumbuh gigi di atas biasanya akan berlangsung sekitar 8 hari untuk kemunculan 1 giginya. Jadi, mama dan papa bisa membedakan apakah perubahan tingkah laku anak merupakan ciri bayi tumbuh gigi atau memang ada penyebab lainnya. 

Untuk menangani ciri-ciri tumbuh gigi pada bayi tersebut, gunakan teether dingin, potongan buah beku, atau gosok gusinya dengan jari yang bersih atau sendok bayi dingin. 

Cara-cara itu dilakukan untuk meredakan rasa tidak nyaman di mulut saat anak tumbuh gigi. Dengan sesuatu yang sejuk, proses pertumbuhan gigi anak dapat dilalui dengan lebih nyaman.

Mama dan papa bisa tanya dokter gigi di aplikasi KlikDokter untuk konsultasi lebih cepat. Di aplikasi, banyak juga tersedia informasi dan tips perawatan gigi anak lengkap!

(FR/JKT)

Referensi:

South African Dental Journal. Diakses 2022. Teething symptoms and management during infancy - A narrative review.

Australian and New Zealand Journal of Public Health. Diakses 2022. Teething and sleep difficulties: findings from the Longitudinal Study of Indigenous Children.

Best Practice Advocacy Centre New Zealand. Diakses 2022. Common issues in paediatric oral health.

Kesehatan AnakTumbuh gigi

Konsultasi Dokter Terkait